×
×

Search in Mata Mata Musik

Kesha Divonis Seorang Hakim Atas Kasus Pencemaran Nama Baik Dr Luke

Posted on: 02/10/20 at 11:20 am

KESHA & DR LUKE
Kesha (kiri), Dr Luke (kanan) (Foto: NBC Connecticut)

Seorang hakim telah memutuskan bahwa Kesha telah memfitnah sang produser musik Dr Luke ketika dia mengirim SMS ke Lady Gaga dengan mengklaim bahwa dia telah memperkosa Katy Perry. Produser musik itu menggugat Kesha pada tahun 2017, dengan mengklaim bahwa dia mengarang tuduhan pemerkosaan Katy Perry untuk memperkuat kasusnya sendiri.

Kesha telah diperintahkan oleh seorang hakim untuk membayar sang produser musik, Lukasz “Dr Luke” Gottwald, sebesar US$ 374.000 (Rp. 5,1 miliar) selama sidang mereka di Mahkamah Agung New York. Bintang pop itu, yang bernama lengkap Kesha Rose Sebert, mulai terkenal pada tahun 2009 dengan lagu-lagu hit yang diproduksi oleh Dr Luke seperti ‘Tik Tok’ dan ‘We R Who We R’.

Namun kemudian sebuah perang sidang dimulai di antara Kesha dan Dr Luke pada tahun 2014 ketika Kesha menuduh Dr Luke telah melakukan kekerasan seksual dan melecehkannya secara emosional.

Dr Luke kemudian menggugat Kesha pada tahun 2017 atas kasus pencemaran nama baik dan pelanggaran kontrak, mengklaim bahwa Kesha telah menuduh Dr Luke pernah memperkosa Katy Perry untuk memperkuat kasusnya sendiri dan keluar dari kewajiban kontrak.

Dalam sebuah deposisi pada tahun 2017, Katy Perry membantah bahwa dia telah diserang oleh Dr Luke.

Sang hakim Jennifer G. Schecter mengatakan bahwa kesaksian ini dan kurangnya bukti membawanya pada kesimpulan bahwa Kesha telah memfitnah Dr Luke.

Hakim itu berkata bahwa: “Katy Perry dengan tegas bersaksi bahwa Dr Luke tidak melakukan itu. Sebagai tanggapan, Kesha belum mengangkat masalah yang dapat dipersidangkan. Tidak ada bukti apa pun bahwa Dr Luke pernah memperkosa Katy Perry atau bahwa Katy Perry, yang kesaksiannya disumpah, tidak boleh dipercaya. Kesha tidak dapat mengalahkan penilaian yang sekilas dengan spekulasi belaka”.

Kesha telah diperintahkan untuk membayar bunga sebesar US$374.000 (Rp. 5,1 miliar) untuk membayar biaya keterlambatan sebesar US$1,3 juta (Rp. 17,8 miliar) dari royalti (hasil keuntungan) yang Kesha harus bayar kepada label rekaman milik Dr Luke, KMI.

Pengacara Dr Luke, Christine Lepera, mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Dr Luke sedang memperjuangkan gugatan ini untuk mencari ganti rugi atas kerusakan serius yang diakibatkan oleh tuduhan palsu Kesha tentang kasus pemerkosaan yang telah berdampak pada Dr Luke, keluarga, dan bisnis miliknya”.

Kasus pencemaran nama baik lainnya yang lebih besar terkait dengan klaim Kesha bahwa Dr Luke telah membius dan memperkosanya masih bisa diadili.

Pernyataan dari pengacara Dr Luke, Christine Lepera mengatakan: “Dr Luke menanti persidangan kasusnya di mana ia akan membuktikan bahwa pernyataan palsu Kesha lainnya tentang dirinya adalah sama-sama salah dan merupakan pencemaran nama baik”.

Pengacara Kesha mengatakan bahwa mereka akan mengajukan banding atas keputusan pengadilan tersebut.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Metallica

Metal Up Yer Ass! Metallica 'S&M2' Kalahkan Katy Perry 'Smile' Menurut...

Katy Perry Smile Versus Metallica S&M2. Pada 28 Agustus lalu, Metallica merilis album live kolaborasi kedua mereka dengan San Francisco Symphony berjudu

on Sep 8, 2020
Katy Perry

Katy Perry Resmi Rilis ‘Smile’, Album Barunya Yang Back To Basic: ...

Katy Perry mengenakan kostum dari Yasmin Julie Bergmann dan Moschino untuk sesi pemotretan cover album Smile. Album baru Katy Perry, Smile akhirnya diluncur

on Aug 29, 2020
Katy Perry

Pasangan Serasi Katy Perry dan Orlando Bloom Telah Dikaruniai Bayi Per...

Katy Perry dan Orlando Bloom. (Foto: Axelle/Bauer-Griffin, Getty Images). Pasangan kekasih selebriti yang serasi, Katy Perry dan Orlando Bloom telah dikarun

on Aug 28, 2020
Katy Perry & David Guetta

Katy Perry Ungkap Alasan Dia Tolak Ajakan Kolab David Guetta di Lagu ...

Katy Perry / David Guetta. (Foto: YouTube). Katy Perry telah membeberkan cerita yang mengejutkan dalam konferensi pers festival musik elektronik raksasa Tom

on Jul 29, 2020