×
×

Search in Mata Mata Musik

Konser Hologram Whitney Houston Menuai Reaksi Pro Dan Kontra Dari Fans

Posted on: 02/28/20 at 10:17 am

“An Evening With Whitney: The Whitney Houston Hologram Tour” tayang perdana pada Selasa (25 Februari) lalu. Tapi menilai dari reaksi heboh dari para penggemar, mayoritas berpendapat bahwa konser hologram dari sang penyanyi legendaris, almarhum Whitney Houston, terasa kontroversial .

Konser hologram Whitney Houston itu, yang dimulai di Sheffield, Inggris, menampilkan reinkarnasi digital dari seorang Whitney Houston, bersama dengan musisi dan penari live, ketika kembaran holografiknya bernyanyi dan beraksi melalui beberapa lagu terbesarnya, termasuk lagu tahun 1985 ‘How Will I Know’, lagu tahun 1986 ‘Greatest Love of All’ dan lagu tahun 1987 ‘I Wanna Dance With Somebody’.

Setelah konser hologram tersebut berakhir, salah satu penonton perdananya – yang memiliki akun Twitter @alicebogdanska – menyatakan rasa kebingungan tentang apa yang baru saja dia saksikan, mengatakan bahwa dia “tidak percaya aku baru saja melihat hologram dari Whitney Houston, betapa gilanya ini”.

Seorang kritikus musik menyatakan bahwa konser itu adalah sebuah metode eksploitasi yang sangat kasar.

“Dalam kehidupannya, Whitney Houston dieksploitasi oleh semua orang di sekitarnya,” tulis sang kritikus asal Inggris, Alun Palmer. “Jadi, mengapa dengan meninggalkan bumi ini dapat membuat perbedaan ketika masih ada uang yang dihasilkan?” Dia juga menambahkan bahwa “seperti yang biasa diceritakan oleh para penggemar film horor kepada Anda, menghidupkan kembali orang mati tidak pernah berhasil dengan baik” dan kemudian menyarankan bahwa “mungkin yang terbaik adalah membiarkan bintang-bintang yang tidur tetap beristirahat”.

Tapi, konser hologram itu juga memiliki para pembela yang mengira bahwa itu adalah sebuah ajang penghormatan yang terbesar dari semuanya.

“WOW… Jadi #AnEveningWithWhitney ternyata luar biasa!” tweet seorang penggemar yang hadir, yang mencatat bahwa “satu-satunya” lagu yang diva digital berbentuk hologram itu tidak nyanyikan adalah single tahun 1988 Whitney Houston ‘One Moment in Time’.

Bahkan sebelum konser hologram Whitney Houston ditayangkan secara perdana, penggemar percaya bahwa itu adalah salah satu momen yang layak untuk dihindari. Seorang komentator dari Twitter baru-baru ini menyarankan bahwa tur itu “berbau seperti perampokan keuntungan yang putus asa” dan menambahkan bahwa “pewaris aset properti Whitney Houston harusnya merasa malu,” sementara yang lain memanfaatkan tagar #disrespectful dan bertanya-tanya, “Berani-beraninya orang mendapat keuntungan dari omong kosong seperti itu!”.

Pemuja Whitney Houston lainnya berkata, “Konser hologram Whitney Houston hanya membuat saya benar-benar sedih & merasa seperti dia sedang dieksploitasi lagi”. Dan situs LGBTQ NewNowNext menyarankan pada Senin bahwa itu bisa menjadi “kesalahan terbesar dari segalanya”.

Konser perdana di Inggris adalah yang pertama dari dua lusin jadwal konser hologram lainnya di luar negeri yang saat ini telah dijadwalkan; tur ini diharapkan akan melanda Amerika Utara pada musim gugur mendatang.

Sepupu Whitney Houston sendiri, sang penyanyi Dionne Warwick, baru-baru ini membahas acara itu, mengatakan bahwa dia “sangat kesal” tentang hal itu dan bahwa dia telah berbicara dengan produser legendaris Clive Davis – yang pertama kali menandatangani Whitney Houston ke Arista Records pada tahun 1983 – dan “dia cukup marah tentang hal itu”. (Ibu dari Whitney Houston, Cissy Houston, adalah bibi Warwick.)

“Itu tidak mungkin terjadi. Itu tidak bisa,” kata Warwick, dan menambahkan, “Bahkan jika saya ada hubungannya dengan (konser hologram) itu. Saya sedang dalam proses… mereka TIDAK akan tur dengannya”.

Tur An Evening With Whitney diciptakan dalam kemitraan dengan pewaris aset properti Whitney Houston oleh Base Hologram, yang sebelumnya meluncurkan produksi dengan penampilan digital oleh sang pelopor rock Roy Orbison dan Buddy Holly. Pada hari Sabtu, klon holografik dari sang legenda musik opera Maria Callas menghiasi panggung – bersama dengan band orkestra penuh – di Orpheum Theatre di Vancouver, British Columbia, Kanada, sebuah pertunjukan yang disebut oleh Globe And Mail dari Toronto sebagai “tontonan yang keren tapi aneh”.

Pencarian tiket yang tersedia di Ticketmaster menunjukkan bahwa pertunjukan pada malam pembukaannya tidak terjual habis pada Selasa sore.

Tetapi saudara ipar perempuan Whitney Houston, Pat Houston, mendukung konser penghormatan itu. “Dengan semangat Whitney, saya tahu kita melakukan semua hal yang benar sekarang. Ini adalah sesuatu yang dia ingin lakukan,” katanya tentang Whitney Houston, yang kematiannya pada usia 48 tahun terjadi pada 11 Februari 2012, menjelang seremoni Grammy Awards pada tahun itu. “Saya menjadi sangat emosional saat menonton ini, karena ini begitu sangat dekat dengan apa yang dia inginkan”.

Dan sutradara acara itu, Fatima Robinson, melihatnya sebagai penghormatan kepada seorang legenda, bisa dibandingkan dengan membuat sebuah video pertunjukan mengenai masa lalu Whitney Houston.

“Bagi saya, ini adalah tentang mengingat keindahan karya Whitney Houston, dan itu seperti memainkan DVD penampilannya dan menikmatinya – kecuali dengan ini Anda benar-benar merasa seperti dia kembali ke panggung di depan Anda,” katanya kepada Fast Company.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Rock & Roll Hall of Fame.

Seremoni Pelantikan Rock and Roll Hall of Fame Dijadwal Ulang Pada 7 N...

Nine Inch Nails (Foto: Lior Phillips), Depeche Mode (Foto: Philip Cosores), Whitney Houston (Foto: Getty Images). Rock and Roll Hall of Fame telah menjadwal

on Mar 25, 2020
Nick Gordon

Mantan pasangan Bobbi Kristina Brown, Nick Gordon, meninggal

22 Oktober 2012 ini, Bobbi Kristina Brown dan Nick Gordon menghadiri pesta perdana untuk "The Houstons On Our Own" di hotel Tribeca Grand di New York. (Foto: D

on Jan 3, 2020
Musik Terlaris

Artis Musik Terlaris Tahun 1969-1996: Dari The Beatles Hingga Madonna

Ketenaran, kekayaan dan fans yang setia—ini sering kali adalah mimpi yang jadi kenyataan bagi para artis musik paling populer di dunia. Berkat keahlian kr

on Nov 12, 2019
Kygo

Kygo Tembus Shazam Ibiza Dance Chart!

Lagu Kygo bersama Whitney Houston berjudul “Higher Love” masuk di posisi kesembilan Shazam Ibiza Dance Chart. Baca Juga: Kygo Rilis “Think About You”

on Sep 16, 2019