×
×

Search in Mata Mata Musik

Konser Musik “Indoor” New Normal Pertama di Inggris Bikin Bangkrut!

Posted on: 08/2/20 at 6:30 am

Konser Musik “Indoor” New Normal Pertama di Inggris Bikin Bangkrut!
Frank Turner saat tampil live. (Foto: Philip Cosores).

Bukan hanya Amerika Serikat (AS) yang menghadapi tantangan besar dengan konser ala social distancing. Hari Selasa lalu, musisi folk punk asal Inggris, Frank Turner memainkan konser indoor (dalam ruangan) pertama yang mematuhi aturan social distancing di Inggris di depan banyak orang, tetapi para penyelenggara acara tersebut sayangnya menyatakan bahwa konser itu “tidak berhasil”, menurut laporan BBC. Apanya yang tidak berhasil? Baca terus.

Baca Juga: Berkultur “Black”, Beyoncé Rilis MV ‘Already’ Fitur Major Lazer dan Shatta Wale

Konser itu berlangsung di Clapham Grand di London sebagai bagian dari program percontohan yang didukung pemerintah. Hanya 200 orang yang menghadiri venue berkapasitas 1.250 orang itu dan semua orang mengikuti pedoman keselamatan: tiba di lokasi secara selang-seling, menerima pemeriksaan suhu tubuh, mematuhi rute jalur satu arah venue, dan menonton konser dari kursi yang berjarak. Namun, konser itu tidak menghasilkan uang yang cukup untuk menutupi biaya operasional venue, dan itu bahkan sebelum dikurangi anggaran untuk membayar fee artis.

Manajer venue itu, Ally Wolf mengatakan, meski Frank Turner telah menampilkan performa yang “hebat”, konser percobaan itu sendiri “bukanlah model finansial yang bisa diandalkan industri musik untuk bertahan lama” dan secara sah dapat merugikan berbagai venue yang lebih kecil karena kehilangan pendapatan. “Ini bukan masa depan untuk musik live,” tambah Ally Wolf. “Ini bukan masa depan untuk venue“.

Dan untuk Frank Turner, dia mengatakan bahwa seluruh pengalaman itu terasa seperti “malam yang aneh dan emosional”. Meski dia sangat ingin tampil live lagi, Frank Turner menjelaskan bahwa dia menerima tawaran itu hanya untuk menunjukkan bahwa “baik performer mau pun penonton bisa berhasil mematuhi batasan yang diajukan oleh pemerintah”. Namun, musisi itu mengetahui bahwa ada kemungkinan jika “pengaturan khusus ini tidak akan sukses”.

“Ini bukan awal dari serangkaian acara semacam ini, ini akan membuat semua orang yang terlibat jadi bangkrut,” tulis Frank Turner dalam sebuah pernyataan. “Tapi itu ya, seperti yang aku katakan, merupakan tanda kerja sama, upaya untuk merasakan situasi dengan harapan untuk mengambil langkah-langkah ini ke arah yang lebih baik. Tapi yang terpenting itu adalah sebuah KONSER. Aku sangat merindukan itu, pastinya. Ternyata ya, musik live itu sangat, sangatlah penting”.

“Aku merasa sangat bersyukur telah menghadiri konser yang pasti akan menjadi legendaris,” ujar seorang penggemar yang hadir. “Aku berharap pemerintah akan melonggarkan pembatasan dan mendukung berbagai venue independen secara finansial sehingga lebih banyak orang dapat kembali menikmati musik live lagi”.

Konser Frank Turner dan program percontohan ini secara keseluruhan dijadwalkan untuk mengantisipasi tanggal 1 Agustus, waktu ketika konser indoor akhirnya diizinkan di Inggris. Akan menarik untuk melihat perubahan pembatasan social distancing apa yang akan dilakukan oleh pemerintah setelah uji coba awal ini.

Secara teknis percobaan ini masih sangat awal dalam pandemi virus Corona saat ini, yang menjelaskan mengapa belum ada standar universal untuk mengadakan sebuah konser, walaupun, beberapa ilmuwan sedang mencari solusinya. Ilmuwan pro-WHO, hehehe.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Industri Hiburan

    Surat Terbuka Untuk Presiden Jokowi Tentang Lumpuhnya Industri Hiburan

    JogjaROCKarta Festival, salah satu ikon industri hiburan kota Yogyakarta. (Foto: dok. Rajawali Indonesia). Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Setahun

    on Mar 3, 2021
    Live Nation

    Saham Live Nation Capai Titik Tertinggi Saat Pendapatannya Capai Titik...

    Live Nation Entertainment baru-baru ini mempublikasikan hasil laporan finansial tutup tahun 2020 mereka. Pendapatannya menurun 92% pada kuartal keempat dib

    on Feb 26, 2021
    Konser

    Uji Konser Tanpa Social Distancing Primavera Sound Hasilkan 0% Terinfe...

    PRIMA-CoV. (Foto: via Primavera Sound). Pakar penyakit menular Dr. Anthony Fauci berharap konser di Amerika Serikat (AS) bisa kembali digelar pada musim gug

    on Jan 19, 2021
    Hammersonic Slipknot

    Hammersonic Festival Resmi Dijadwal Ulang Ke Maret 2022 & Dijamin Tida...

    Hammersonic Festival adalah event musik akbar yang paling ditunggu tiap tahunnya oleh para penggemar musik rock dan heavy metal di Indonesia dan negara-neg

    on Dec 28, 2020