×
×

Search in Mata Mata Musik

Korn “The Nothing”: Non-Stop Groove Dan Emosional

Posted on: 12/23/19 at 11:30 am

Korn - The Nothing.
Cover album ‘The Nothing’ oleh Korn. (Gambar: Roadrunner Records).

KORN
The Nothing
(2019, Roadrunner/Elektra)

Oleh Dharma Samyayogi

Fakta: Sejak merilis debut self-titled mereka pada tahun 1994, Korn telah mengalami level tertinggi dan terendah di antara yang rendah. Sepanjang 25 tahun kariernya, para pionir Nu-Metal ini tetap menjadi salah satu band yang paling populer di kancah musik cadas mainstream. Sekarang, mereka kembali dengan album studio ke-13 mereka, The Nothing, menawarkan instrumentasi yang kuat, vokal yang mengesankan dan lirik yang menyayat hati.

Kelebihan: Sejak kembalinya gitaris Brian “Head” Welch, telah ada revitalisasi yang luar biasa dalam musik Korn. Seiring dengan geberan ritem yang selalu menampar dan groovy, Korn telah meningkatkan porsi penggunaan melodi mereka, membawa semangat tambahan pada materi mereka. The Nothing sarat dengan berbagai musikalitas, menyuguhkan kombinasi aliran yang agresif dan aura yang jauh dari nuansa ceria.

Lagu ‘Cold’ dan single utama ‘You’ll Never Find Me’ berada di tengah jalan yang mulus antara cadas dan catchy, yang merupakan kualitas yang terdengar di seluruh album. The Nothing menawarkan lagu-lagu yang membuat pendengar tetap berada dalam alur yang menarik, non-stop headbanging, sekaligus menempatkannya ke dalam ruang emosional, yang terkadang kedua atmosfer itu saling terjalin. ‘The Ringmaster’ adalah contoh yang bagus dari perpaduan ini, bermain dengan ritem yang menerkam dan menginjeksikan “darah hitam kegelapan” ke dalam bagian chorus-nya.

Di sektor vokal, Jonathan Davis membawakan presentasi yang kuat untuk The Nothing, seperti yang dibuktikan lewat lagu ‘Gravity of Discomfort’, di mana perubahan nada suara yang bervariasi tidak main-main, karena menyiratkan kemarahan dan kegelisahan di lagu tersebut.

Baca juga: Jonathan Davis Ungkap Detail Album Baru Korn!

Setelah kematian tragis istri Jonathan Davis yang terasing tahun lalu, lirik yang dibuat sang vokalis menjadi bersifat katarsis dan introspektif. Sakit hati dan emosi terlihat jelas pada ‘The Darkness is Revealing’ ketika dia menyanyikan, “Bagaimana seseorang memulai penyembuhan? / Kegelapan mengungkapkan / Kenyataan pahit dan manis, bahwa ini adalah bantuan yang saya butuhkan”.

Kekurangan: The Nothing adalah karya yang dominan kuat menginfeksi telinga, tetapi lagu ‘Finally Free’ terdengar agak generik, tidak menawarkan banyak hal baru dalam hal instrumentasi. Selain itu, lagu selingan ‘The Seduction of Indulgence’ terdengar aneh hanya terdiri dari vokal, bass dan dram, dan saya rasa tidak perlu dimasukkan ke dalam album.

Kesimpulan: Pada akhirnya, The Nothing menjadi karya solid lainnya dalam diskografi Korn yang panjang. Korn telah kembali ke “frame” yang benar. Ada saat-saat yang sangat emosional sepanjang album, semua lagunya benar-benar mendorong kemarahan dan kesedihan. Meski beberapa lagu tidak memiliki kedalaman dan tidak cocok dengan yang lain, tetapi, secara keseluruhan, The Nothing tetap menjadi pengalaman yang kuat secara emosional dan yang pasti akan dinikmati para fans lama Korn.

Verdict: 8,5/10

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Mike Shinoda

Mike Shinoda (Linkin Park): Sebelum Ada Nu-Metal, Metal Terlalu "Kulit...

Mike Shinoda. (Foto: Greg Doherty, Getty Images). Nu-metal adalah mikro-genre dari heavy metal yang merupakan hasil dari hibrida berbagai elemen musik dari

on Oct 22, 2020
Linkin Park

Linkin Park Rilis Versi Demo 'In The End' Dari 20th Anniversary Hybrid...

Boleh dibilang Linkin Park adalah band nu-metal/alternative rock yang berhasil menguasai blantika musik rock di era awal millenium alias pada tahun 2000. A

on Oct 2, 2020
Rekaman Termahal

10 Album Rock & Metal Dengan Anggaran Rekaman Termahal Dalam Sejarah

Sebagai seorang seniman musik alias musisi, tentu lo memiliki ambisi dan impian yang besar terhadap karya dan karier solo lo atau band lo. Sebelum masuk st

on Sep 24, 2020
Linkin Park

Dalam Box Set ‘Hybrid Theory 20th Anniversary’, Linkin Park Memili...

Linkin Park. Linkin Park menandakan perayaan ulang tahun ke-20 dari mahakarya debutnya, Hybrid Theory dengan merilis ulang album tersebut dalam format box s

on Aug 14, 2020