×
×

Search in Mata Mata Musik

Kraftwerk Menangkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta dari 20 Tahun Lalu

Posted on: 08/5/19 at 11:17 am

Keputusan ini bisa memengaruhi banyak musisi Uni Eropa.

Kraftwerk, band electronic-pop legendaris yang berbasis di Jerman, baru saja memenangkan gugatan yang berlangsung selama 20 tahun atas penggunaan tanpa izin sample sepanjang dua detik dari salah satu lagu mereka.

Gugatan ini jelas merupakan proses yang sangat panjang bagi Kraftwerk, dan belum lagi melibatkan berbagai pengacara, hakim, dan terdakwa Moses Pelham dan Martin Haas. Kraftwerk menuduh, dua detik di lagu “Metall auf Metall” di-“sample”—atau diambil dan digunakan kembali dengan sedikit perubahan—dalam “Nur mir.”

Singkatnya, Mahkamah Hukum Uni Eropa memutuskan bahwa pengambilan sample tanpa izin merupakan pelanggaran hak cipta jika suara yang menjadi bahan sample masih bisa dikenali. Dalam kasus ini, suara yang di-sample, meskipun sangat pendek, dapat dikenali.

Meskipun gugatan ini kemungkinan tidak akan berdampak besar terhadap penggugat dan terdakwa, keputusan ini mungkin mendatangkan efek mendalam pada cara artis mengambil sample—dan mengajukan kasus pelanggaran hak cipta—di negara-negara Uni Eropa.

Implikasi ini bisa dijelaskan secara singkat sebagai berikut: Sementara penggunaan bagian lagu selama dua detik tanpa izin bisa diklasifikasikan sebagai pelanggaran hak cipta (atau tuntutan yang lebih rendah terkait penggunaan kekayaan intelektual orang lain), pengambilan sample yang mencakup banyak perubahan tidak dapat dikatakan sebagai penggunaan tanpa izin atau pelanggaran hak cipta.

Bisa dibayangkan, jika seorang musisi melakukan sample lagu musisi lain dan cukup banyak mengedit bagian yang dipilih melalui komputer, dia dapat terbebas dari gugatan.

Dan sebagai catatan tambahan, dapat dipastikan bahwa apabila para terdakwa mengetahui berapa lama proses ini akan memakan waktu, mereka mungkin justru akan menghilangkan sample selama dua detik itu. Sebagai referensi, vokalis Kraftwerk, Ralf Hutter, saat ini sudah berusia 72 tahun; anggota pendiri Kraftwerk lainnya pun sudah meninggalkan band.

Mungkin saja dalam waktu dekat akan ada aturan tambahan berdasarkan keputusan ini, dan tidak ada yang tahu bagaimana artis, sound mixer, editor, dan profesional musik lainnya akan mengubah kebiasaan kerja mereka sebagai dampak dari hal ini.

Keterangan Foto Utama: Kraftwerk menangkan kasus pelanggaran hak ciptanya 20 tahun lalu. (Foto via Boston Hassle)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Florian Schneider.

Salah Satu Pendiri Kraftwerk, Florian Schneider Meninggal Dunia

Florian Schneider. (Foto: Getty Images). Florian Schneider dari band elektronik asal Jerman, Kraftwerk, telah meninggal dunia di usia 73 tahun, menurut lapo

on May 7, 2020
Katy Pery

Katy Perry Menangkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta Lagu ‘Dark Horse’

Katy Perry dalam video klip 'Dark Horse' (Foto: YouTube). Seorang hakim federal bernama Christina A. Snyder telah memberikan kemenangan telak kepada popstar

on Mar 19, 2020
Poppy

Poppy "I Disagree": Muara Identitas Sebagai Pop Metal

Cover album 'I Disagree' oleh Poppy. (Gambar: Sumerian Records). POPPYI Disagree(2020, Sumerian) Oleh Dharma Samyayogi Fakta: Kamu bisa menjadi apa sa

on Jan 26, 2020

Genius Tuntut Ganti Rugi Rp 700 M ke Google atas Penjiplakan Lirik Lag...

Bulan Juni lalu, Genius - perusahaan media digital yang terkenal menyediakan lirik lagu - menuding Google menjiplak basis data liriknya. Sekarang, Genius menja

on Dec 11, 2019