×
×

Search in Mata Mata Musik

Kurt Cobain Diyakini Banyak Penggemar Dibunuh, FBI Rilis Berkasnya

Posted on: 05/9/21 at 12:00 pm

Kurt Cobain Diyakini Banyak Penggemar Dibunuh, FBI Rilis Berkas Kasusnya

Biro Penyelidik Federal (FBI) merilis berkas 10 halaman berisi surat dari penggemar yang mendesak penyelidikan kasus kematian pentolan Nirvana, Kurt Cobain. Berkas tersebut dirilis 27 tahun setelah Cobain meninggal. Cobain ditemukan sudah tidak bernyawa di rumahnya di Seattle, Washington, Amerika Serikat (AS) pada 5 April 1994. Usianya ketika itu 27 tahun.

Baca juga: Nirvana: Urutan Peringkat 100 Lagu Dari Terburuk Hingga Terbaik

Ketika itu polisi meyakini Cobain meninggal akibat bunuh diri dengan menembak kepalanya. Polisi juga menemukan sebuah pesan bunuh diri di samping jenazah Cobain. Selama bertahun-tahun, kematian salah satu ikon musik grunge itu memicu berbagai teori konspirasi. Banyak penggemar yang percaya Cobain dibunuh.

Penggemar Desak FBI Selidiki Kematian Kurt Cobain

Salah satu email yang dikirimkan ke FBI pada 2013 menilai kemungkinan ada ketidakadilan dalam penyelidikan kasus kematian rocker tersebut. “Versi resmi kepolisian Seattle menyatakan Kurt Cobain bunuh diri. Namun ada banyak pertanyaan tidak terjawab dan hal tidak konsisten dengan ini,” tulis si pengirim. Menurut doi banyak informasi yang diabaikan dan dikubur oleh kepolisian Seattle dan media.

“Saya menulis ini dengan harapan Anda mendesak penyelidikan kembali kematian Kurt Cobain,” lanjut si pengirim. Doi menambahkan jutaan penggemar mengharapkan ketidakjelasan seputar kematian Cobain terungkap seluruhnya. Sebuah surat lain, yang dikirim ke FBI pada 2007, mengharapkan keadilan dalam kematian Cobain. “Dia Kurt Cobain, anggota band Nirvana dan awalnya dianggap dan sampai saat ini dinyatakan sebagai kebenaran bahwa dia bunuh diri,” tulis penggemar itu.

“Pembunuhnya masih berkeliaran sampai sekarang, karena kinerja polisi yang tergesa-gesa, (si pembunuh) bisa mengancam korban lain,” lanjutnya.

Jawaban FBI

FBI memberi jawaban senada pada surat-surat penggemar yang mendesak penyelidikan ulang kasus Cobain. “Kami menghargai kekhawatiran Anda bahwa Kurt Cobain adalah korban pembunuhan. Namun penyelidikan kasus pembunuhan biasanya ditangani oleh penegak hukum di wilayah setempat,” jawab FBI kepada seorang pengirim email pada 2006.

FBI kemudian menjelaskan, pihaknya akan menangani suatu kasus di daerah jika ada fakta yang menunjukkan pelanggaran undang-undang federal di wilayah kewenangan mereka. Menurut FBI, pada kasus kematian Kurt Cobain tidak ditemukan hal-hal tersebut. “Karena itu kami tidak bisa menyelidiki kasus tersebut,” jawab FBI.

Baca juga: Sebelum ‘Nevermind’ Rilis, Dave Grohl Akui Sempat Takut Dipecat Dari Nirvana

Surat Permohonan Ke Jaksa Agung

Dalam berkas tersebut dilampirkan surat dari seorang penggemar Kurt Cobain kepada Jaksa Agung AS Janet Reno (2000). Berdasarkan jawaban yang diberikan kantor Kejaksaan Agung AS, penulis surat tersebut juga meminta Jaksa Agung mendesak FBI menyelidiki kematian Cobain.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Nirvana Nevermind

    Pakar Hukum Sebut Gugatan Eksploitasi Seksual "Nevermind": Sembrono

    Nevermind (Foto: via DGC Records), Nirvana (Foto: Gutchie Kojima/Shinko Music/Getty Images). Nevermind masih ramai menjadi topik perbincangan publik. Para p

    on Aug 28, 2021
    Toiletsounds

    Toiletsounds Rilis Lagu Penghormatan Terakhir Untuk Steven Kaligis

    Formasi terkini Toiletsounds. (Foto: dok. Toiletsounds). Unit grunge lawas asal Jakarta, ToiletSounds akhirnya kembali setelah sekian lama tidak terdengar k

    on Aug 26, 2021
    Nirvana

    Nirvana Digugat Perihal Eksploitasi Seksual Anak Di Album "Nevermind"

    Sampul Album Nevermind. Spencer Elden adalah sosok yang dikenal sebagai bayi yang tertampang di sampul album bertajuk Nevermind milik ikon alternative rock

    on Aug 25, 2021
    Rock

    Rock Sudah Mati? Kecuali BTS, 10 Best Selling Album 2021 Adalah Rock!

    Lunchbox Records di Charlotte, North Carolina, AS, 29 Juli 2018 (Foto: Luke Taylor/MPR). Rock is dead? Rock sudah mati? Jadi ingat pernyataan Gene Simmons t

    on Jul 28, 2021