×
×

Search in Mata Mata Musik

Lacuna Coil & 100 Artis Italia Gelar Konser “Diam Bak Patung” Untuk Unjuk Rasa

Posted on: 03/2/21 at 9:00 am

Lacuna Coil “Silent Strike”. (Foto: via YouTube).

Lacuna Coil dan lebih dari 100 artis musik Italia lainnya melakukan unjuk rasa dengan aksi mogok tanpa performa apa pun dalam acara konser live streaming pada hari Sabtu, 27 Februari, yang sangat mengejutkan pemirsa yang menonton pertunjukan tersebut.

Baca juga: Lacuna Coil dan Vulvodynia Batal Tampil Di Hammersonic, Who’s Next?

Setelah video menunjukkan Lacuna Coil bersiap-siap untuk “pertunjukan”, band ini naik ke panggung dengan kostum putih. Alih-alih menggeber lagu-lagu melodic metal khas mereka yang gahar sekaligus indah, mereka justru hanya berdiri dengan tenang, diam bak patung. Walhasil, aksi tersebut menuai kemarahan netizen, terutama para penggemar Lacuna Coil.

Setelah melaksanakan aksinya, Lacuna Coil menjelaskan, “Kalian mengharapkan untuk melihat pertunjukan live sementara kami hanya berdiri dengan diam. Ini bukan lelucon yang buruk. Ini adalah situasi klub pertunjukan live di Italia. Venue-venue di mana kami bisa bertemu banyak orang seperti kalian. Dengan rasa pahit di mulut kami inilah kami meminta dukungan kalian. Bagi mereka pertunjukan live tanpa musik bukanlah pertunjukan live. Klub pertunjukan live yang senyap bukanlah klub pertunjukan live“.

Aksi diam itu membuat frustrasi orang-orang yang berharap untuk mendengarkan musik, tetapi seperti yang dijelaskan sang vokalis Lacuna Coil Cristina Scabbia lebih lanjut dalam video Instagram-nya, pemogokan itu memiliki alasan yang baik, yaitu untuk meningkatkan kesadaran terhadap semua venue konser di Italia yang sedang kesulitan.

“Gue tahu bahwa banyak dari kalian yang terhubung ke situs web ultimoconcerto.it mengharapkan konser live yang enggak pernah terjadi,” kata Scabbia dalam postingan Instagram-nya. “Apa yang kalian lihat adalah video kami memasuki venue Alcatraz di Milano dan berdiri diam di atas panggung, sambil melihat sebuah klub yang kosong. Apa yang kami lakukan merupakan partisipasi kami dalam aksi pemogokan di Italia”.

Inisiatif ini dikenal sebagai “L’Ultimo Concerto?” dan membantu menyoroti industri musik live yang sedang berjuang yang menderita selama pandemi di seluruh dunia. Termasuk Lacuna Coil, sekitar 130 artis musik di Italia difilmkan berdiri dalam keheningan di venue yang berbeda untuk menandakan peringatan satu tahun sejak semua venue konser di Italia ditutup.

Sebagian besar reaksi dari netizen diarahkan kepada Lacuna Coil, salah satu artis terpopuler dalam daftar artis tersebut.

“Tentu saja, kami enggak bisa berkata apa-apa, karena tujuannya untuk membuat kegaduhan,” lanjut Scabbia. “Jadi gue benar-benar memahami frustrasi kalian, gue benar-benar memahami kemarahan kalian, dan percayalah, kami semua (di) Lacuna Coil ingin berada di atas panggung itu untuk memainkan konser yang nyata untuk kalian …Jadi poin dari pemogokan di Italia yang terjadi kemarin adalah untuk memberi perhatian pada fakta bahwa klub pertunjukan telah ditutup selama setahun karena pandemi, dan kami enggak tahu kapan mereka akan dibuka kembali. Jadi gue ingin berterima kasih kepada kalian, karena bahkan dengan pesan penuh kemarahan kalian, bahkan dengan kekecewaan kalian, kalian membantu kami berteriak lebih keras”.

Scabbia lanjut menambahkan: “(Kami) berharap melihat kalian di klub yang nyata, dalam pertunjukan yang nyata, segera. Dan terima kasih atas pengertiannya. (Kami) mencintai kalian”.

Kampanye “L’Ultimo Concerto?” diselenggarakan oleh KeepOn Live, Arci, Assomusica, dan Live DMA. Kampanye itu diumumkan bulan lalu sebagai tanggapan atas postingan dari venue-venue yang kesulitan dan khawatir penutupan sementara mereka selama pandemi akan menjadi permanen. Diperkirakan 300.000 orang Italia kehilangan pekerjaan di industri hiburan selama pandemi.

Baca juga: Komik Serial DC “Dark Nights: Death Metal” Tampilkan 7 Band Metal Top Dunia

Silakan tonton video Lacuna Coil dari acara live streaming tersebut. Pertunjukan “bisu” dari artis lainnya bisa ditonton di sini, bray.

Penulis & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Industri Hiburan

    Surat Terbuka Untuk Presiden Jokowi Tentang Lumpuhnya Industri Hiburan

    JogjaROCKarta Festival, salah satu ikon industri hiburan kota Yogyakarta. (Foto: dok. Rajawali Indonesia). Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Setahun

    on Mar 3, 2021
    Live Nation

    Saham Live Nation Capai Titik Tertinggi Saat Pendapatannya Capai Titik...

    Live Nation Entertainment baru-baru ini mempublikasikan hasil laporan finansial tutup tahun 2020 mereka. Pendapatannya menurun 92% pada kuartal keempat dib

    on Feb 26, 2021
    Dark Nights: Death Metal DC Comics

    Komik Serial DC "Dark Nights: Death Metal" Tampilkan 7 Band Metal Top ...

    Sampul komik seri edisi band Dark Nights: Death Metal. (Gambar: via DC Comics). DC Comics telah mengumumkan seri baru yang diberi nama Dark Nights: Death Me

    on Feb 2, 2021
    Konser

    Uji Konser Tanpa Social Distancing Primavera Sound Hasilkan 0% Terinfe...

    PRIMA-CoV. (Foto: via Primavera Sound). Pakar penyakit menular Dr. Anthony Fauci berharap konser di Amerika Serikat (AS) bisa kembali digelar pada musim gug

    on Jan 19, 2021