×
×

Search in Mata Mata Musik

Lagu ‘In The Air Tonight’ Phil Collins Kembali Nge-Hit Berkat Duo YouTuber Kocak

Posted on: 08/12/20 at 7:30 am

Lagu ‘In The Air Tonight’ Phil Collins Kembali Nge-Hit Berkat Duo YouTuber Kocak
Si kembar Tim dan Fred Williams bereaksi lagu Phil Collins.

Lagu dari penyanyi kawakan Phil Collins, ‘In the Air Tonight’ secara resmi kembali jadi lagu hit setelah 39 tahun silam pertama kali dirilis, berkat sepasang YouTuber kembar bernama Tim dan Fred Williams dari Gary, Indiana, Amerika Serikat (AS) yang reaksi spontannya terhadap jeda dram yang nggak terduga dalam lagu balada Phil Collins itu telah menyebabkannya menjadi lagu paling sering dibuat meme selama awal bulan Agustus 2020.

Lagu ‘In the Air Tonight’ saat ini duduk di posisi No. 3 pada chart iTunes Song Sales, hanya kalah oleh lagu baru Cardi B yang menampilkan Megan Thee Stallion, ‘WAP’ dan lagu ‘Beers and Sunshine’ oleh Darius Rucker.

Ini juga bukan hanya fenomena satu hari yang hanya sekilas. Angka yang disediakan oleh Data Alpha menunjukkan bahwa ‘In the Air Tonight’ adalah lagu dengan angka penjualan terbesar keempat selama pekan yang berakhir pada 8 Agustus, naik dari No. 185 pada pekan sebelumnya.

Lagu lawas Phil Collins itu mungkin tidak membuat percikan yang sama di tangga musik secara keseluruhan, karena jumlah streaming-nya tetap berada di luar kategori yang dinikmati oleh artis-artis Top saat ini. Fakta bahwa hal itu lebih berdampak pada penjualan daripada streaming mungkin menunjukkan bahwa hal itu menarik bagi pemirsa dengan umur lebih tua yang menemukan kembali kecintaan mereka pada lagu tersebut lebih dari bagaimana lagu itu mencapai audiens yang baru yang, sama seperti si kembar kocak ini, baru mendengarkannya untuk pertama kali.

Tapi, tentu saja, tidak satu pun dari chart ini yang memperhitungkan jumlah pendengar yang didapat ‘In the Air Tonight’ hanya dari pemirsa yang terpesona yang menikmati video reaksi Tim dan Fred Williams – yang, saat artikel ini ditulis, sudah mencapai 3,4 juta views.

Dua bersaudara berusia 22 tahun ini pastinya nge-hit bagi diri mereka sendiri, karena para netizen yang terpesona dan terhibur oleh reaksi mereka terhadap lagu Phil Collins, yang diposting pada 27 Juli lalu, mengunjungi kanal YouTube mereka untuk melihat ratusan video reaksi yang mereka telah posting sebelumnya.

Komentar mereka tentang lagu tersebut dimulai dengan cover artwork lagunya yang menampilkan muka close-up Phil Collins sendiri. “Doi kelihatannya seperti sedang menatap jiwa gue secara langsung. Gue jadi takut. Gue nggak bisa melihat dia, bro,” canda Fred Williams.

Begitu bagian dramnya muncul, apresiasi lembut dari kedua pemuda ini berubah menjadi kejutan yang bikin mereka heboh dan keasyikan.

“Doi (Phil Collins) seolah-olah ngomong begini, ‘Gue rasa lo semua ketiduran ya, gue bikin bangun lo semua!’”.

“Cara doi melakukan itu keren banget, gue nggak akan bohong nih, doi bikin gue kagum banget”.

“Gue belum pernah lihat ada orang yang memulai beat lagunya setelah tiga menit!”.

“Mati gue, bro”.

Video mereka yang serupa saat bereaksi terhadap lagu ‘Jolene’ milik Dolly Parton menerima status meme yang lebih rendah, dengan Dolly Parton sendiri men-tweet tentang hal itu pada 7 Agustus lalu, menulis, “Tidak ada gunanya mengemis ya… ‘Jolene’ sudah mencuri (hati) mereka berdua”. (Sejauh ini Phil Collins belum menanggapi sensasi si kembar ini secara publik).

TwinsthenewTrend“, nama kanal YouTube resmi si kembar yang berusia sekitar satu tahun ini sekarang memiliki 350.000 subscribers. Mereka memberi tahu CNN bahwa mereka awalnya terjebak dalam membuat video reaksi hip-hop, kemudian mengambil saran untuk mencoba lagu-lagu Frank Sinatra, dan telah mempelajari berbagai genre sejak itu. Mereka telah bereaksi terhadap bermacam-macam genre mulai dari ‘Dust in the Wind’ oleh Kansas hingga Pantera, Lauryn Hill, Rage Against The Machine, The Carpenters, A-ha, Allman Brothers Band, Marvin Gaye, dan Queens of the Stone Age.

“Karena kami berkulit hitam,” ujar Fred Williams kepada CNN tentang popularitas video mereka, “dan mereka nggak mengharapkan kami untuk mendengarkan jenis musik seperti itu”. Tim Williams kemudian menambahkan, “Jaman sekarang rasanya sangat jarang untuk bisa melihat orang berpikiran terbuka. Orang nggak terbuka untuk keluar dari zona nyaman mereka dan berani bereaksi terhadap musik yang nggak mereka kenal”.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Asisten Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter