×
×

Search in Mata Mata Musik

Lamb Of God Akan Kerjakan Album Baru Musim Semi Ini

Posted on: 03/22/19 at 12:15 pm

Mereka akan masuk ke studio sebelum dan sesudah tur di Eropa

Oleh: Robert Pasbani. (Metal Injection)

Lamb of God siap masuk ke studio untuk mengerjakan materi baru. Itulah indikasi yang diberikan gitaris Mark Morton dalam sebuah wawancara belum lama ini. Mark Morton sempat berbincang dengan The Metal Teddy Bear Experience di WMSC-90.3, dan mengatakan mereka sedang menulis musik baru dan telah menjadwalkan waktu ke studio.

Mark Morton, gitaris Lamb of God ceritakan kalau mereka sedang menulis beberapa materi untuk album barunya.

“Kami juga sedang menulis. Kami punya banyak materi baru, ide-ide lagu baru yang sedang kami pilah. Kami sudah sangat jauh dalam proses penulisan lagu untuk album baru—belum rampung, tetapi sudah sangat jauh. Tur akan segera tiba, kami memulai tur bersama Slayer di bulan Mei dan kemudian kami pergi ke Eropa di bulan Juni dan Juli dan kemudian kami akan berada di studio sebelum dan sesudahnya, jadi sangat padat.”

Baca Juga: Broken Social Scene Umumkan Let’s Try the After Vol. 2

Morton mengatakan bandnya sudah punya beberapa demo, meskipun mereka belum memiliki jadwal pasti kapan album barunya akan dirilis. Ini akan menjadi salah satu rilisan yang paling diantisipasi di 2019.

Bulan Oktober lalu, drumer Chris Adler menelepon ke Metal Injection Livecast, dan mengungkapkan banyak informasi tentang proses penulisan pada saat itu. Dengarkan di sini

“Saya bertemu dengan Josh [Wilbur, produser] beberapa minggu yang lalu, dan baru saja mendokumentasikan beberapa hal yang mereka [Wilbur dan gitaris Willie Adler dan Mark Morton] punya di perpustakaan terkait apa yang mereka lakukan. Josh akan datang ke sini di akhir November, agar saya dan dia bisa memilahnya dan menemukan hal yang ideal, yang kami berdua anggap keren dan kami memasukkan drum ke dalamnya. Bukan berarti saya semacam pengawas apa pun, tetapi dengan cara kami biasanya melakukan sesuatu, kami akan berkumpul berlima di ruang latihan. Tetapi mereka ingin berkesempatan mendokumentasikan beberapa hal sebelum proses itu. Jadi, saya melakukan hal yang sama dengan Josh. Jadi kami akan masuk ke ruangan itu, mungkin, saya rasa, awal tahun depan untuk mengambil bagian terbaik dari itu dan memulai proses mencela satu sama lain [tertawa] di ruangan sambil menampilkan ide-ide.”

Saat ditanya apakah mereka tidak terburu-buru untuk memulai rekaman, Adler menjawab, “Saya tidak akan bilang kami tidak terburu-buru. Ada semacam desakan kreatif. Musik terakhir yang kami kerjakan sedikit – itu sudah sangat lama. Tak ada hal lain yang kami sukai – tur ini menyebalkan – tetapi proses kreatifnya adalah bagian terbaik dari semua ini. Dan sudah lama sekali sejak kami bisa melakukan itu. Dan saya tidak mengatakan kami bisa saja memilih tidak melakukan [tur] itu, tetapi kami bisa mendapatkan penawaran ini untuk tur yang seperti tur terakhir. Seperti, ‘hai, apa kalian bisa mendukung Slayer untuk sisa tur dunia mereka di tur terakhir mereka,’ maksud saya siapa yang bisa menolak itu?” lanjut Adler. “Ini sulit dipercaya. Apa saya ingin pergi ke Eropa dan tampil di beberapa klub dan makan mayones… tidak! [tertawa] Tetapi kalau kami bisa mendukung Slayer sampai akhir, apa kalian bercanda? Jadi kami sementara menunda proses kreatifnya, tetapi semuanya sangat bersemangat dan siap.”

“Ada kelimpahan. Josh bilang ke saya kalau Willie datang ke proses di mana mereka punya sesi gitar ini di mana mereka hanya mendokumentasikan hal-hal di mana Josh bisa mengatakan itu riff yang keren atau apa pun, hanya supaya kami tidak melupakannya. Jadi, Willie datang dengan home-base-nya – Willie punya studionya sendiri, Mark punya studionya sendiri. Jadi mereka berdua datang dengan sesuatu, secara kreatif, ketimbang menciptakan kreativitas di tempat. Namun, Willie membawa satu file yang berisi riff sepanjang lebih dari empat jam. Itu bahkan tidak terpisah, seperti ini adalah lagu atau apa pun itu. Dan Josh seperti ‘Apa-apaan? Kami akan duduk di sini selama empat setengah jam dan mendengarkan hal ini?’ Ini gila. Jadi, embernya sudah terlalu penuh.”

Pada saat itu, Adler mengatakan dia berharap albumnya akan keluar “untuk hadiah Natal untuk kalian semua.”

Keterangan Foto Utama: Lamb of God. (Foto: Travis Shinn)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Lamb of God

Akhirnya Penantian Lima Tahun Album Baru Lamb Of God Telah Usai

Lamb of God. (Foto: Travis Shinn). Jawara metal kelahiran Richmond, Virginia, Amerika Serikat (AS), Lamb of God akhirnya memuntahkan album studio baru perta

on Jun 21, 2020
Protokol Baru Industri Musik

Protokol Baru Industri Musik: Moshing Dilarang Dalam Konser! Randy Bly...

Fans saat asyik crowd surfing di festival Warped Tour di Merriweather Post Pavilion, Columbia, Amerika Serikat. (Foto: Josh Sisk/The Washington Post). Banya

on May 14, 2020
Lamb Of God

Jadwal Rilis Album Baru Lamb Of God Terpaksa Diundur Demi Situasi Kond...

Lamb Of God, 2020. (Foto: Nuclear Blast). Padahal hanya menunggu sekitar dua minggu sejak diumumkannya berita keputusan ini, seharusnya album baru Lamb Of G

on Apr 22, 2020
Film Dokumenter

10 Film Dokumenter Musik Revolusioner Yang Oke Ditonton Selama Social ...

Jimi (The Upstairs), Randy (Lamb Of God), Gaahl (Gorgoroth). (Foto: Kolase). Selama masa pandemi Covid-19 alias virus Corona dengan mengkarantina diri #diru

on Apr 2, 2020