×
×

Search in Mata Mata Musik

Lee Kerslake, Dramer Klasik Ozzy Osbourne dan Uriah Heep, Tutup Usia

Posted on: 09/21/20 at 7:00 am

Lee Kerslake, Dramer Klasik Ozzy Osbourne dan Uriah Heep, Tutup Usia
Lee Kerslake. (Foto: via LeeKerslake.com).

Lee Kerslake, dramer yang tampil di album-album solo klasik Ozzy Osbourne dan anggota lawas Uriah Heep, telah meninggal dunia pada hari Sabtu, 19 September di usia 73 tahun. Musisi veteran itu akhirnya tutup usia setelah lama berjuang melawan penyakit kanker prostat.

Baca juga: Ozzy Osbourne Sama Sekali “Nggak Tertarik” Reuni Lagi Dengan Black Sabbath

Kematian Lee Kerslake dilaporkan oleh Ken Hensley, mantan rekan bandnya di Uriah Heep. “Dengan berat hati gue harus mengabarkan kalian bahwa Lee Kerslake, teman gue selama 55 tahun dan dramer terbaik yang pernah main (musik) bareng gue, kalah dalam pertempuran melawan kanker pada pukul 03:30 pagi ini,” tulis Ken Hensley. “Dia mati dengan damai, puji Tuhan, tapi dia pasti akan sangat dirindukan”.

Mantan gitaris Uriah Heep itu kemudian mengatakan, “Gue tahu banyak dari kalian berdoa agar dia nggak menderita dan gue berterima kasih untuk itu, dan sekarang karena Lee sudah dalam keadaan damai, harapan dan doa kita harus ditujukan kepada istrinya, Sue yang akan membutuhkan semua dukungan yang bisa dia terima pada saat ini”.

Sebelum bergabung dengan Uriah Heep, Lee Kerslake bermain di band rock Inggris akhir tahun 1960-an, The Gods, yang formasi bandnya terkadang juga menampilkan Ken Hensley, gitaris Rolling Stones Mick Taylor, dan Greg Lake dari Emerson, Lake & Palmer.

Lee Kerslake bergabung dengan Uriah Heep tepat pada saat band rock legendaris itu menggarap album klasik tahun 1972 mereka, Demons and Wizards. Doi rajin berkontribusi dalam album Uriah Heep yang lainnya juga, dengan menjadi anggota band hingga tahun 2007, kecuali selama periode beberapa tahun tertentu di mana doi sempat berpisah untuk bergabung dengan band solo Ozzy Osbourne dari tahun 1979 hingga 1981.

Meski masa kiprahnya dengan band solo Ozzy Osbourne hanya singkat, nama Lee tetap tercatat karena telah menjadi bagian dari sejarah penting dalam penggarapan dua album solo pertama prince of darkness, Blizzard of Ozz yang ikonik dan album lanjutannya yang kembali menuai kesuksean, Diary of a Madman. Pada tahun-tahun berikutnya, Lee Kerslake dan bassis Bob Daisley terlibat dalam perselisihan hukum dengan Ozzy dan Sharon Osbourne mengenai hitungan royalti dan kredit penulisan lagu yang berkaitan dengan dua album tersebut.

Pada tahun 2018, Lee Kerslake mengumumkan bahwa doi sedang berjuang melawan kanker dan bahwa doi memiliki waktu “sekitar delapan bulan untuk hidup” pada saat itu. Bersamaan dengan kabar buruk tersebut, dramer kelahiran Inggris itu mengungkapkan bahwa salah satu keinginannya sebelum meninggal adalah untuk bisa menerima penghargaan album platinumnya dari Ozzy dan Sharon atas kontribusinya di album Blizzard of Ozz dan Diary of a Madman.

Hanya sebulan kemudian, Ozzy mengirim penghargaan platinum album itu kepada Lee, dan mengunggah foto sang dramer memegang plakat prestasi tersebut. “Gue sangat senang Lee Kerslake bisa menikmati (penghargaan) album platinum Blizzard dan Diary-nya,” tulis Ozzy pada saat itu. “Gue harap lo merasa lebih baik ya. Love, Ozzy”.

Kematian Lee Kerslake terjadi pada akhir pekan yang sama saat Ozzy memperingati ulang tahun ke-40 album Blizzard of Ozz, yang rilis pada tanggal 20 September 1980.

Baca juga: Menurut Sharon, Ozzy Osbourne Sudah Membaik dan Siap Kerjakan Album Baru

Belasungkawa kami sampaikan kepada keluarga, teman, dan rekan band Lee Kerslake selama masa sulit ini. Di bawah ini, lo bisa menonton pidato penerimaan Lee Kerslake di Hall of Heavy Metal History tahun lalu di Anaheim, dan dengarkan kembali beberapa karya musik terbaik doi selama kariernya.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    The Warning - evolve

    THE WARNING, 3 Rocker Cantik Lagi-Lagi Sukses Meninggalkan Impresi

    Horeee… The Warning nongol lagi!Horeee… tidak banyak "PAUSE" walau masih trauma dengan pemblokiran video akibat penerapan perlindungan copyright yang b

    on Oct 23, 2021
    Lovebites

    LOVEBITES - Holy War (Live at Zepp DiverCity Tokyo 2020) GO-KILL!

    LOVEBITES, salah satu dari deretan band heavy metal Jepang terbaik yang semua anggotanya cewek. Tetapi penampilan mereka yang anggun bak tuan putri hanyala

    on Oct 19, 2021
    Max Portnoy

    Max Portnoy, Putra Mike Portnoy, Menjadi Dramer Baru Code Orange

    Foto: Max Portnoy (via Instagram). Max Portnoy, putra kandung dramer metal legendaris Mike Portnoy, sekarang resmi menjabat sebagai dramer Code Orange. Band

    on Oct 17, 2021
    Burgerkill

    Burgerkill Ft. Ahmad Dhani 'Satu Sisi', Kolaborasi Terepik Sepanjang M...

    Kenapa bisa dibilang kolaborasi paling epik? Yang pertama, karena kolaborasi ini menampilkan mesin metal nomor wahid Indonesia BURGERKILL (BK) dan salah sa

    on Oct 15, 2021