×
×

Search in Mata Mata Musik

Live Nation Berencana Gelar Konser Drive-in dan Konser Tanpa Penonton

Posted on: 05/10/20 at 6:30 am

Michael Rapino, President dan CEO Live Nation Entertainment. (Foto: Paul A. Hebert/Invision/AP/REX/Shutterstock).

Dengan hampir seluruh konser secara global ditunda selama dua bulan terakhir karena pandemi Covid-19 atau virus Corona yang sedang berlangsung, Live Nation Entertainment pada hari Kamis lalu melaporkan penurunan 21% dalam pendapatan untuk kuartal pertamanya, dengan pendapatan konsernya yang turun 25% dan pendapatan tiket turun 16% per tahunnya. Saham Live Nation – yang juga merupakan pemilik perusahaan Ticketmaster – telah turun sekitar 48% sejak pertengahan Februari.

Sementara itu, perusahaan konser raksasa ini juga mengalami kontroversi baru-baru ini mengenai kebijakan refund atau pengembalian dana di tengah pandemi, yang kemudian menciptakan program rencana pengurusan tiket untuk memungkinkan penggemar mendapatkan refund jika acara yang dijadwalkan ulang belum mendapatkan tanggal baru dalam 60 hari setelah penundaan, Live Nation mengatakan bahwa 90% pembeli tiket memilih untuk menyimpan tiket mereka dan menunggu jadwal konser baru daripada mendapatkan uang mereka kembali.

Baca Juga: Ticketmaster dan Live Nation Siap Refund Tiket Konser Dengan Rencana Baru

Pada data pendapatan investor Live Nation, Sang Presiden dan CEO Michael Rapino mengatakan bahwa perusahaannya akan menguji acara yang ditayangkan tanpa penonton bersama dengan konser drive-in dan pengurangan festival musik berkapasitas selama musim panas 2020. “Mau itu di Arkansas, Amerika Serikat (AS) atau negara bagian yang aman, tentram dan secara politis baik-baik saja untuk melanjutkan, kami akan menggabungkan konser tanpa penggemar dengan livestream, kami akan mencoba melakukan acara dengan kapasitas yang dikurangi karena kami dapat membuat hitungan matematikanya bekerja,” ujar Rapino. “Ada banyak artis hebat yang bisa menjual habis tiket arena, tetapi mereka juga bisa menjual habis tiket 10 teater atau klub kecil dengan keuntungan lebih tinggi. Kami melihat banyak artis yang tidak sabar untuk kembali konser setelah semuanya sudah aman”.

Rapino juga mengatakan bahwa eksperimen berpotensial itu juga bisa terjadi di negara lain yang bernasib lebih baik selama krisis kesehatan ini. Setiap percobaannya, kata Rapino, akan terjadi ketika semuanya sudah aman dan fase pembukaan kembali telah dimulai.

“Kamu akan melihat kami di berbagai negara, apakah itu Finlandia, apakah itu Asia, Hong Kong – pasar tertentunya juga akan mendatang – kami rasa selama musim panas akan ada banyak percobaan yang terjadi,” ujar Rapino.

Dia kemudian menambahkan: “Jadi itu penting bagi kami untuk terus melakukan konser drive-in, yang akan kami uji dan luncurkan, yang sejauh ini telah beberapa kali sukses, konser tanpa penggemar yang memiliki peluang siaran yang bagus, konser festival berkapasitas lebih kecil, yang bisa terjadi di luar ruangan, bisa di teater, bisa di lantai stadion besar di mana ada cukup ruang untuk berjaga jarak. Kami memiliki semua rencana ini tergantung pada pasar dan di mana kota lokal yang dapat dituju dalam fase pembukaan kembali”.

Live Nation sebelumnya telah mengumumkan serangkaian langkah-langkah pemotongan biaya untuk mengurangi kerugian yang termasuk pemotongan sisa gaji sang CEO Michael Rapino sebesar US$ 3 juta (Rp 44 miliar), dengan eksekutif lainnya yang dikurangi gajinya sebesar 50%. Perusahaan juga mulai memberlakukan pembekuan cuti dan pekerja non-esensial serta membuka pinjaman kredit bergulir senilai US$ 120 juta (Rp 1,8 triliun). Perusahaan sekarang menargetkan langkah pemotongan biaya US$ 600 juta (Rp 9 triliun) untuk tahun 2020.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Industri Hiburan

    Surat Terbuka Untuk Presiden Jokowi Tentang Lumpuhnya Industri Hiburan

    JogjaROCKarta Festival, salah satu ikon industri hiburan kota Yogyakarta. (Foto: dok. Rajawali Indonesia). Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Setahun

    on Mar 3, 2021
    Live Nation

    Saham Live Nation Capai Titik Tertinggi Saat Pendapatannya Capai Titik...

    Live Nation Entertainment baru-baru ini mempublikasikan hasil laporan finansial tutup tahun 2020 mereka. Pendapatannya menurun 92% pada kuartal keempat dib

    on Feb 26, 2021
    Konser

    Uji Konser Tanpa Social Distancing Primavera Sound Hasilkan 0% Terinfe...

    PRIMA-CoV. (Foto: via Primavera Sound). Pakar penyakit menular Dr. Anthony Fauci berharap konser di Amerika Serikat (AS) bisa kembali digelar pada musim gug

    on Jan 19, 2021
    Konser

    Pakar Penyakit Menular Dr. Fauci Optimis Konser Kembali Digelar Pada T...

    Dr. Fauci. (Foto: dok. Consequence of Sound). Pada konferensi virtual yang diselenggarakan oleh Association of Performing Arts Professionals, Dr. Anthony Fa

    on Jan 12, 2021