×
×

Search in Mata Mata Musik

Live Nation Donasikan US$ 10 Juta Demi Bantu Kru Touring Selama Wabah Covid-19

Posted on: 04/2/20 at 9:30 am

Live Nation logo.
Live Nation Logo. (PRNewsFoto/Live Nation).

Seperti yang dapat disimpulkan oleh siapa pun yang pernah menghadiri konser, musisi bukanlah satu-satunya profesi yang menderita dari dampak pandemi Covid-19 atau virus Corona dalam industri musik live. Nasib ekonomi dari para kru touring, teknisi, keamanan, dan banyak lagi pekerja konser lainnya telah sangat dipengaruhi oleh ditundanya hampir setiap tur dan konser di seluruh dunia.

Live Nation, perusahaan live-entertainment terbesar di dunia, telah berinisiatif dengan mendirikan Crew Nation, sebuah organisasi dana amal yang telah mendonasikan sumbangan awal sebesar US$ 5 juta (Rp 83 miliar) untuk membantu mendukung para kru konser di seluruh dunia. Organisasi dana amal itu kemudian akan mengumpulkan US$ 5 juta lagi dari berbagai donasi dan amal yang diberikan oleh para artis, penggemar dan karyawan, dolar demi dolar.

Crew Nation didukung oleh Music Forward Foundation, sebuah organisasi amal nirlaba yang akan mengelola dana tersebut. Sumbangan ini dapat Anda lakukan melalui PayPal.

“Musik live telah menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia, tetapi konser yang kita semua nikmati tidak akan mungkin terjadi tanpa anggota kru yang tak terhitung jumlahnya yang telah bekerja di belakang layar. Ketika wabah Covid-19 telah menghentikan agenda konser, kami ingin mengulurkan tangan untuk membantu para kru tur dan venue yang bergantung pada konser-konser yang tertunda ini untuk mencari nafkah,” ujar perusahaan itu dalam sebuah pernyataan. “Crew Nation diciptakan untuk melakukan hal itu”.

Live Nation akan mendaftar para pekerja yang memenuhi syarat sebagai “semua staf di belakang panggung yang membantu menghidupkan konser termasuk: manajer tur, manajer produksi, riggers, teknisi suara, teknisi backline, direktur/desainer pencahayaan, tim VFX, tukang kayu, dan banyak lagi”.

“Para anggota kru adalah tulang punggung industri musik live, dan kami harap Anda akan bergabung dengan kami dalam mendukung mereka melalui jeda sementara ini sampai kami sekali lagi dapat menyatukan jutaan orang di seluruh dunia melalui kekuatan musik live. Terima kasih atas dukungan Anda, dan kami berharap dapat melihat Anda kembali dalam sebuah acara segera”.

Ketua/CEO Live Nation, Michael Rapino, mengatakan dalam sebuah postingan di media sosial bahwa keluarganya akan secara pribadi menyumbang US$ 250 ribu (Rp 4,1 miliar).

Perusahaan itu mengatakan bahwa mereka akan menghubungi anggota kru yang pendapatannya telah terkena dampak karena pembatalan atau penjadwalan kembali berbagai acara Live Nation. Music Forward Foundation akan memilih penerima dananya berdasarkan penentuan kebutuhan. Selain itu, perusahaan akan merilis aplikasi khusus untuk para kru dalam beberapa minggu mendatang.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Eric Clapton ogah tampil konser kalau penonton wajib divaksin

    Eric Clapton Ogah Tampil Konser Jika Penonton Diwajibkan Paspor Vaksin

    Eric Clapton mengumumkan pada hari Rabu, 21 Juli lalu bahwa doi enggak akan tampil konser di semua venue yang memerlukan bukti vaksinasi Covid-19 supaya pe

    on Jul 22, 2021
    Lollapalooza

    Lollapalooza Festival Sediakan 1.200 Tiket Gratis Bagi Yang Mau Divaks...

    Crowdsurfing di Lollapalooza 2019 (Foto: Erika Goldring/FilmMagic). Lollapalooza, salah satu festival musik dan seni terbesar di Amerika Serikat (AS) sedang

    on Jun 12, 2021
    Konser Punk

    Konser Punk Di AS Jual Tiket $18 Buat Tervaksinasi, $1000 Yang Belum

    Crowd di sebuah Punk Rock Show (Foto: Melinda Oswandel). Konser punk yang satu ini termasuk hal yang baru. Seorang promotor konser di Florida, Amerika Serik

    on May 30, 2021
    Eric Clapton

    Eric Clapton Tangannya Mati Rasa 2 Minggu Pasca Divaksin AstraZeneca

    Eric Clapton (Foto: via Facebook). Eric Clapton belum lama ini dikabarkan gusar dengan vaksin Covid-19. Gitaris legendaris ini merinci pengalaman saat keseh

    on May 16, 2021