×
×

Search in Mata Mata Musik

LL Cool J Secara Emosional Nge-Rap Tentang Rasisme dan Kematian George Floyd

Posted on: 06/3/20 at 6:30 am

LL Cool J, January 2020.
LL Cool J, January 2020. (Foto: Jon Kopaloff/FilmMagic).

LL Cool J memiliki banyak hal untuk dikatakan tentang situasi yang sedang berlangsung di seluruh Amerika Serikat (AS), dan satu cuitan/tweet tidak akan cukup baginya. Rapper/aktor pemenang dua piala Grammy itu membawakan aksi nge-rap penuh jiwa yang melacak kembali persoalan ras, perpecahan, dan terlalu banyaknya pembunuhan pria dan wanita kulit hitam tidak bersenjata oleh petugas penegak hukum.

Melihat lurus ke bawah kamera, veteran hip-hop itu nge-rap: “For 400 years you had your knees on our necks / A garden of evil with no seeds of respect / In America’s mirror all she sees is regret / Instead of letting blood live they begging for blood let“.

Tidak ada beat-nya, tidak ada musik yang terdengar. Hanya murni repetan amarah dari LL Cool J.

Revenge is a dish that’s served on platelets / Transfusion, a confusion, abusing our intellect / I can’t be bought with a $1,200 check even though $1,200 can make a meal stretch/ mama wasn’t rich but she earned my respect / She made a little bit a money for a lot of blood, tears and sweat,” lanjut rapper asal New York, AS itu.

Baca juga: LL Cool J Bernostalgia Pada Waktu Kobe Bryant Hampir Merilis Album Rap Gengster

Aksi nge-rap berapi-api LL Cool J itu muncul ketika protes sedang terjadi di seluruh AS, dan beberapa negara lainnya. Sejumlah kota tidak boleh keluar pada jam malam tertentu pada akhir pekannya ketika ribuan orang telah turun ke jalan untuk mengekspresikan kemarahan mereka atas kematian George Floyd, yang saat-saat terakhirnya yang tragis saat lehernya dicekik lutut seorang petugas polisi Minneapolis yang tertangkap kamera dan telah dilihat oleh jutaan orang di seluruh dunia.

Jumping up and down on police cars and vex / After Chauvin killed George Floyd we got next / Molotov cocktails anarchy on the set / The rich took the loot so now we loot s— / Feeling like a caged tiger that’s whipped to do tricks / That’s why I started fires and yelled and threw bricks / They tried to run me over and arrest me and s— / Tazed, pepper spray and a gaze with the kid,” lanjut LL Cool J.

Rasanya menjadi orang berkulit hitam di AS, katanya, “seperti menggulung sepasang dadu. Tetapi taruhannya jauh lebih tinggi, kamu taruhan dengan hidupku”.

LL Cool J mengakhiri sesi curhat melalui rap-nya itu dengan kalimat terpenting: “Black lives matter (hidup orang kulit hitam itu penting)”.

Lihat saja videonya di bawah ini.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Raggil Suliza

Rapper Malang Raggil Suliza Rilis Anthem Untuk Komunitas Kreatifnya, '...

Raggil Suliza nampak "on fire". Rapper, Produser & DJ multi talenta asal kota Malang ini nggak mau berlama-lama untuk melahirkan karya terbarunya. Kali

on Dec 1, 2020
toRa rapper

Rapper 'Lara Ati' Tora Kembali Rayakan Kegalauan Via 'Special', Single...

toRa. Setelah hiatus selama pandemi, rapper "baper" spesialis lagu patah hati toRa merilis single terbaru berjudul 'Special' yang kembali mer

on Nov 24, 2020
Ayuenstar

Mantan Idol 2018, Ayuenstar Jadi Diri Sendiri Via 'Swagger', Single Hi...

Ayuenstar. Banyak penyanyi hebat Indonesia lahir dari berbagai ajang pencarian bakat di televisi. Mereka hadir dengan talenta dan ciri khas mereka masing-ma

on Nov 18, 2020
King Von

Rapper Muda King Von Terbunuh Setelah Tertembak Dalam Pertikaian Antar...

King Von. (Foto: Darrius Jones for XXL). Berita menggemparkan tentang rapper yang lahir dan besar di Chicago, Amerika Serikat (AS), King Von alias Dayvon Be

on Nov 9, 2020