×
×

Search in Mata Mata Musik

Lollapalooza, Festival Musik Terbesar Euforia Pasca Pandemi Covid-19

Posted on: 08/4/21 at 10:00 am

Lollapalooza, Festival Musik Terbesar Eufora Pasca Pandemi
Kerumunan padat penonton Lollapalooza 2021 diprotret dari udara menggunakan drone.

Lollapalooza merupakan festival musik tahunan yang ikonik di Chicago, Illinois, Amerika Serikat (AS). Setelah resesi total karena pandemi selama lebih dari satu tahun, akhirnya festival akbar tersebut kembali digelar tahun ini. Digelar selama empat hari, dari tanggal 29 Juli hingga 1 Agustus 2021 di Grant Park, sebuah outdoor venue terkenal di kota Chicago. Terlebih lagi, helatan tahun ini bertepatan dengan peringatan 30 tahun Lollapalooza. Walhasil, jumlah penontonnya paling membludak dalam sejarahnya, diperkirakan lebih dari 350.000 orang yang euforia pasca pandemi. Line-up pengisi festival legendaris tersebut bisa lo pelototin di poster berikut.

Baca juga: Lollapalooza Festival Sediakan 1.200 Tiket Gratis Bagi Yang Mau Divaksin!

Kritikan Terhadap Lollapalooza

Sejak diumumkan perizinan konser sudah kembali dibuka pasca-pandemi, Lollapalooza menjadi salah satu yang menjadi sorotan internasional. Sebelum dan sesudah festival tersebut, muncul sentimen di masyarakat Chicago yang lebih ambivalen. Kabar tentang vaksinasi Covid-19 yang melamban dan munculnya varian Delta yang berbahaya membuat kritikus musik lokal terkemuka menyebut festival tersebut sebagai ajang cluster virus yang potensial.

Jim DeRogatis dari Sound Opinions bahkan meminta pembatalan Lollapalooza. “Mereka tidak bisa mengendalikan gerbang mereka sendiri,” kata DeRogatis kepada WTTW Chicago. “Mengapa kita harus percaya bahwa mereka akan rajin memeriksa vaksinasi?”

Banyak yang mengkritik para pemimpin Chicago karena mengizinkan festival tersebut. Mereka khawatir itu bisa berubah menjadi acara penyebar yang super karena varian Delta telah mendorong gelombang lain kasus virus Corona di seluruh AS. Tingkat kasus dan tingkat kepositifan Chicago telah meningkat, sehingga Dr. Allison Arwady, kepala departemen kesehatan memantau pelaksanaan Lollapalooza.

Secara keseluruhan, setidaknya ada 385.000 orang yang hadir, meskipun kehadiran resminya masih dihitung, kata seorang pejabat polisi pada konferensi pers Senin pagi, 2 Agustus. Ada 19 orang ditangkap, tujuh orang ditandai dan sedikitnya 102 orang dibawa ke rumah sakit dari festival tersebut.

“Itu adalah salah satu Lollapalooza teraman yang kami adakan dalam beberapa tahun terakhir,” ucap Wakil Pertama Supt. Eric Carter. “Tidak ada insiden besar di dalam taman atau di luar taman”.

Prokes (protokol kesehatan) Lollapalooza

Hari pertama Lollapalooza, 29 Juli 2021 (Foto: Robert Chiarito/AFP via Getty Images).

Rencana mitigasi Covid-19 Lollapalooza yang komprehensif sudah terencana. Bagian Kesehatan dan Keselamatan situs web festival tersebut menetapkan prosedur masuk secara multi-tahapan, yang mengharuskan pengunjung festival untuk memberikan bukti vaksinasi atau hasil tes Covid-19 negatif dari tes PCR yang dilakukan dalam 72 jam terakhir. Itu juga mencakup persyaratan pemakaian masker untuk semua penonton yang belum divaksinasi. Dan Ikrar Kesehatan Penggemar meminta penggemar dengan gejala atau paparan Covid-19 baru-baru ini agar sama sekali menghindari datang ke festival. Penggemar yang terpaksa melewatkan festival karena Covid-19 juga akan memenuhi syarat untuk mendapatkan pengembalian uang atas biaya tiket masuk mereka.

Terakhir, festival ini menjanjikan masker gratis, penambahan jumlah stasiun pembersih tangan, dan pembersihan ekstra di area yang disebut “high touch”.

Pemandangan yang hampir sama seperti Festival 2019

Tyler Clark dari Consequence melaporkan pengalamannya saat menghadiri Lollapalooza. Clark berangkat ke Grant Park pada siang hari naik kereta Red Line CTA. Baik di peron maupun di kereta itu sendiri, penonton Lollapalooza mudah dikenali karena kurangnya pemakaian masker. Meskipun banyak pengumuman yang menyebutkan bahwa penutup wajah tetap wajib dipakai di transportasi umum.

Situasinya tidak banyak berubah saat Clark masuk ke jalur pemeriksaan tiket di gerbang utama festival. Tingkat pemakaian masker di sini sedikit lebih tinggi, tetapi doi masih bisa menghitung jumlah penutup wajah di sekitarnya dengan dua jari tangan.

Festival tahun ini membagi proses masuk area menjadi tiga bagian, yakni: satu pemeriksaan untuk gelang, satu pemeriksaan untuk vaksinasi, dan satu pemeriksaan untuk tas. Pemeriksaan protokol Covid-19 adalah bagian terlama dari proses. Seorang pemuda di depan Clark dihentikan selama hampir satu menit penuh ketika anggota keamanan memverifikasi status vaksinnya. Di samping, ada staf festival yang tampak bosan menawarkan masker gratis kepada penonton. Ketika giliran Clark tiba, doi menunjukkan kartu vaksinnya, dan lancar jaya. Setelah pemeriksaan lima detik, doi masuk.

Di dalam festival, terdapat beberapa kendi pembersih tangan dan beberapa stasiun masker gratis tambahan. Selebihnya, festival ini terlihat dan terasa sama seperti yang terjadi pada tahun 2019. Doi melihat lebih banyak orang yang memakai t-shirt NBA daripada pakai masker.

Baca juga: Eric Clapton Ogah Tampil Konser Jika Penonton Diwajibkan Paspor Vaksin

Kepercayaan Penuh Walikota Chicago

Walikota Chicago Lori Lightfoot mengatakan pekan lalu Lollapalooza akan menjadi festival terbesar di dunia tahun ini.

Festival yang berlangsung Kamis hingga Minggu ini digelar di tengah ketika para ahli kesehatan membunyikan lonceng alarm tentang penyebaran varian Delta Covid-19. Chicago harus mengembalikan rekomendasi pemakaian masker untuk indoor pada hari Jum’at karena kota itu melihat transmisi komunitas yang substansial.

Foto-foto kerumunan besar dan padat di festival tersebut yang dibagikan secara online, menjadi bahan bakar penyulut kekhawatiran masyarakat.

Lightfoot membela festival itu dalam konferensi pers hari Minggu yang jarang terjadi di tengah meningkatnya kritik.

“Saya mengerti daya tarik Lollapalooza, tetapi faktanya, di kota ini, kami bisa membuka tetapi melakukannya dengan hati-hati karena vaksinasi,” kata Lightfoot.

Hanya sekitar 52 persen dari semua warga Chicago yang sepenuhnya divaksinasi, menurut data kota.

Perlu beberapa waktu untuk melihat apakah festival tersebut dapat dikaitkan dengan lonjakan jumlah virus Corona Chicago. Karena virus tersebut dapat diinkubasi pada seseorang selama 2 hingga 14 hari, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit alias Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Walikota itu mengatakan beberapa festival jalanan telah diadakan dan pertandingan bisbol digelar di Sox Park dan Wrigley Field berlangsung aman tanpa berubah menjadi acara penyebaran virus yang super.

Silakan menyaksikan salah satu aksi penampilan paling panas di Lollapalooza, Limp Bizkit di tautan ini.

Penulis, Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Nicki Minaj

    Nicki Minaj Menolak Undangan Met Gala Karena Wajibkan Sertifikat Vaksi...

    Nicki Minaj (Foto: Frazer Harrison/Getty Images). Nicki Minaj, si ratu bokong "geal-geol", kembali menyentak kancah musik arus utama. Menyusul acara prestis

    on Sep 15, 2021
    Jonathan Davis

    Jonathan Davis Melanjutkan Tur Korn Pasca Isoman Penyembuhan Covid

    Jonathan Davis lebih banyak duduk di kursi selama konser berlangsung. Sebelumnya dikabarkan secara resmi oleh pihak Korn bahwa Jonathan Davis positif mengid

    on Aug 31, 2021
    Eric Clapton dan Brian May

    Brian May Sebut Eric Clapton dan Para Anti-Vaksin Lainnya 'Gila'

    Eric Clapton (Foto: Gareth Cattermole/Getty Images) / Brian May (Foto: Cole Bennetts/Getty Images). Brian May, sang gitaris Queen telah mengomentari pengumu

    on Aug 8, 2021
    Madball

    Madball Menolak Konser Di Mana Pun Yang Wajibkan Paspor Vaksin

    Madball circa 2018 (Foto: Gatorfood). Madball adalah salah satu dari artis dan band yang lantang bersikap berseberangan dengan arus mayoritas dunia. Veteran

    on Aug 6, 2021