×
×

Search in Mata Mata Musik

M. Shadows (Avenged Sevenfold) Ungkap Alasan Dia Dukung ‘Black Lives Matter’

Posted on: 06/4/20 at 10:30 am

M. Shadows (Avenged Sevenfold).
M. Shadows (Avenged Sevenfold), waktu plontos. (Foto: Jeff Forney).

Vokalis Avenged Sevenfold, Mamat Shadows…hehe, M. Shadows juga turut mengungkapkan keprihatinannya terhadap tragedi yang memicu lahirnya gerakan Black Lives Matter. Dia curahkan semua isi hatinya saat berbicara kepada Revolver. Dalam kesempatan ini dia sekaligus mengajak seluruh orang di komunitas rock dan metal untuk bergandengan tangan melawan rasisme. Mari kita baca secara seksama apa yang dituturkan oleh pentolan band heavy metal generasi millenial ini.

Baca juga: J Balvin Ajak Komunitas Latino Untuk Ikut Mendukung ‘Black Lives Matter’

“Untuk setiap manusia di planet ini, akan ada banyak persimpangan yang muncul di jalur kehidupan singkat mereka. Hari ini, kita dihadapkan dengan kesempatan untuk mengubah sesuatu yang telah dirayakan selama 400 tahun di negara (Amerika Serikat) ini: rasisme, baik secara individu maupun institusi, terhadap saudara-saudari kita yang keturunan Afrika-Amerika. Aku harap kita bisa jujur ​​dengan diri kita sendiri; mengambil langkah mundur dan memilih antara benar dan salah dan menolak hiperbola politik. Aku tidak tertarik mengirim untuk pesan netral yang menyatakan ‘kerusuhan bukanlah jawaban’ atau ‘menyakiti orang yang tidak bersalah tidak membantu tujuan kita’. Kita semua tahu itu, dan jika itu satu-satunya pesan yang kalian fokuskan selama masa yang mengerikan ini maka aku meminta kalian untuk menggali lebih dalam”.

“Ada keretakan yang masif di negara ini dan sesama warga AS kami terluka dan telah lama terluka. Protes damai itu hasilnya nol. Jeritan (kita) hanya jatuh ke telinga yang tuli. Colin Kaepernick berlutut dan setengah negara menjadi heboh karena itu adalah ‘jenis protes yang salah’. Apa sebenarnya sih jenis protes yang ‘benar’? Protes di mana KAMU tidak perlu melihat atau mendengar tentang ide-ide yang tidak kamu sukai? Pandangan itu tampaknya telah mengalahkan tujuannya, dalam pandanganku. Banyak yang mengklaim sikap Colin Kaepernick sebagai ‘tidak sopan kepada orang-orang yang telah melayani negara’, tetapi aku percaya ini adalah semacam kebebasan yang banyak orang telah perjuangkan hidup mereka untuk melindunginya. Aku menghormati dan menghargai para veteran kami sambil juga sepenuhnya berdiri di belakang hak Colin Kaepernick dan orang lain atas kebebasan berekspresi. Jika kita sebelumnya memperhatikan protes yang mengakibatkan ini dengan pikiran terbuka dan hati terbuka, kita mungkin berada di kondisi yang berbeda dari yang kita rasakan sekarang. Seandainya kita secara kolektif menuntut reformasi sebelum begitu banyak orang yang mencapai titik puncak mereka, maka kita mungkin sekarang bisa berbagi ide dan bukan berperang karena perbedaan kita. Kenyataannya adalah, ini bukan ‘masalah orang hitam’, – ini adalah masalah Amerika. Sampai kita mengatasinya, situasinya akan tetap sama”.

“Sahabatku selama satu dekade terakhir ini adalah orang Afrika-Amerika. Adik ipar dan keponakan aku adalah orang Amerika keturunan Afrika. Anggota kru kami, rekan kerja, kenalan kami… ini adalah manusia yang sangat aku cintai yang hanya menjalani pengalaman yang berbeda dari aku karena penampilan luar mereka. Komentar tidak sopan yang aku dengar di balik punggung mereka seharusnya membuat orang yang baik pasti muak. Tatapan mata sinis, bergumam, ejekan dari mobil yang berjalan. Ini hanya bagian dari kehidupan sehari-hari mereka, dan entah bagaimana, mereka tetap bersabar dan melanjutkan (hidupnya). Itu normal bagi mereka. Kepada teman-teman kulit putih aku, dapatkah kalian membayangkan hidup seperti itu sebentar saja? Mengerikan dan tidak adil. Sial, aku membawa saudara iparku ke konser Slipknot beberapa tahun yang lalu (band favoritnya) dan ketegangan yang disebabkan seorang pria kulit hitam yang berada di kerumunan itu tampak jelas. Yang mana membawaku kembali kepada maksudku”.

“Jika kamu berkulit putih dan hanya duduk menonton situasi ini, kami ingin kamu ikut berdiri. Berdiri demi sesama warga Amerika kami tidak berarti kamu mendukung para perusuh kok. Ini berarti kamu mendengarkan dan ingin membantu. Jika kamu memposting hal yang menentang kerusuhan namun sebelumnya diam tentang kematian Ahmaud Arbery, George Floyd dan Breonna Taylor, di antara terlalu banyak lainnya, tanyakan kepada diri kamu sendiri, mengapa? Sudah waktunya untuk menunjukkan kepada sesama warga Amerika bahwa kita mendengar mereka dan merasakan kepedihan mereka. Ini tidak bisa menjadi tentang aliansi politik kamu. Ini bukan tentang apa yang akan dipikirkan teman atau keluarga kamu tentang kamu. Ini bukan pertarungan yang harus dilalui sesama orang Amerika sendirian. Jika seseorang berkata, ‘Black Lives Matter’, dan respons kamu adalah ‘All Lives Matter’ maka cobalah lihat inti dari reaksi itu. Setiap kehidupan itu berharga – itu memang sebuah pemberian – tetapi saat ini kehidupan orang-orang yang tertindas membutuhkan perhatian kita yang tidak terbagi. Ya, polisi memiliki pekerjaan yang sangat menakutkan, dan banyak yang menjunjung tinggi integritas posisi mereka, tetapi jika itu adalah pendapat kamu, maka aku katakan LAGI: kehidupan orang-orang yang tertindas membutuhkan perhatian penuh kita sekarang”.

Baca juga: Cewek 10 Tahun Cover Lagu Rage Against The Machine Dukung ‘Black Lives Matter’

“Aku mengerti bahwa fanbase Avenged Sevenfold terdiri dari sangat sedikit orang Amerika berkulit hitam. Itulah sebabnya aku merasa lebih terdorong untuk menulis ini kepada kamu. Kita, yang ada di komunitas rock dan metal, dapat menjadi orang-orang yang menjangkau dan menunjukkan belas kasih yang aku tahu ada di dalam kita semua untuk membantu membangkitkan sesama manusia. Aku, misalnya, menikmati budaya kulit hitam Amerika. Musik, seni, film, pakaian, olahraga, makanan. Semua itu telah membuat hidup aku lebih baik. Aku tidak ragu kita adalah negara yang lebih baik karena pengaruh dari orang Amerika kulit hitam. Sial, Chuck Berry adalah Bapaknya Rock and Roll! Berdiri melawan ketidaksetaraan dan rasisme sistemik adalah upaya paling minimal yang kita semua bisa lakukan”.

“Aku sadar bahwa di masa lalu Avenged Sevenfold telah dimusuhi karena beberapa lirik dan citra kami. Kami juga telah menggunakan bendera konfederasi dalam artwork kami sambil memberikan penghormatan kepada artis yang kami idolakan atau hanya mencoba untuk memulai kontroversi. Aku yakin kita akan dikritik, dan memang seharusnya begitu, oleh orang-orang yang membaca ini. Tidak ada alasan. Tetapi setiap orang akan semakin dewasa pada titik tertentu, dan aku merasa bersyukur bahwa kita memiliki audiens yang memungkinkan kita untuk berkembang bersama mereka. Aku hanya bisa berharap bahwa komunitas rock dan metal, dan komunitas kulit putih pada umumnya, dapat bergerak maju dengan pikiran terbuka dan bersatu untuk membantu sesama warga Amerika di masa yang menyedihkan ini”.

-M”.

AYO IKUT SERTA DALAM MELAWAN RASIALISME:

TAUTAN DONASI:
Black Lives Matter
Reclaim the Block
NAACP Legal Defense Fund
American Civil Liberties Union
National Bail Fund Network
National Police Accountability Project
Campaign Zero
Official George Floyd Memorial Fund
I Run With Maud

Temukan daftar lengkap untuk berbagai halaman donasi para korbannya di situs web Black Lives Matter.

TANDA TANGAN PETISI DI SINI:
#JusticeforFloyd
Justice for George Floyd
Justice for Breonna Taylor
Fight for Breonna

DIDIK DIRI KALIAN SENDIRI DAN YANG LAINNYA:
“Bagaimana cara untuk secara aktif menjadi anti-rasis”
Sumber Daya Anti-Rasis

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Terbaik

12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Secara Social Distancing Terbaik

Tahun 2020 memang penuh tragedi dan menyebalkan tentunya, terutama sejak dimulainya pandemi Covid-19 alias Kopad-Kopid Kagak Jelas ini, di mana seluruh sek

on Nov 23, 2020
Saturia

Terinspirasi Dari Mimpi, Saturia Lepas Single 'Lucid' Yang Lebih Melan...

Saturia. Bagi pembaca lama MataMata Musik, pasti belum lupa ingatan dengan Saturia, band rock asal Yogyakarta yang menjadi juara Turnamen 32 Lagu Rock Indon

on Nov 23, 2020
Tirant

Unit Rock Malang Tirant Berbagi Sudut Pandang Lewat Album Perdana “A...

Band rock kelahiran kota Malang, Tirant, berhasil merilis album perdana mereka pada 13 November 2020. Selama lebih dari setahun eksis di scene musik kota M

on Nov 17, 2020
Paraya band

Duo Arek Malang Paraya Bahas Soal 'Tahu Diri' Di Single Slow Rock 'MUN...

Tahun 2020 merupakan tahun yang kelam bagi seluruh orang yang ada di Indonesia. Namun dengan sedikit sisi kreatif, kelamnya tahun 2020 dapat dijadikan unit

on Nov 15, 2020