×
×

Search in Mata Mata Musik

Madonna Didenda Rp 14 Miliar Oleh Pemerintah Rusia Karena Dukung LGBTQ+

Posted on: 07/22/20 at 10:30 am

Madonna Didenda Rp 14 Miliar Oleh Pemerintah Rusia Karena Dukung LGBTQ+
Madonna saat tampil di Pride Island – WorldPride NYC 2019. (Foto: Kevin Mazur/Getty Imges).

Madonna mengatakan bahwa dia didenda US$ 1 juta (sekitar Rp 14 miliar lebih) oleh pemerintah Rusia karena secara terbuka mendukung hak-hak komunitas LGBTQ + selama penampilan konsernya di kota St. Petersburg, Rusia.

Baca juga: Madonna Diserang Netizen Setelah Cuitan Tribute Untuk George Floyd Secara Aneh

Sang Queen of Pop ini menyampaikan pidato yang emosional saat tampil di kota tersebut sebagai bagian dari tur MDNA pada tahun 2012 silam, membandingkan perjuangan untuk hak-hak komunitas LGBTQ + dengan gerakan hak-hak sipil tahun 1960-an.

Laporan awalnya pada saat itu menunjukkan bahwa Madonna dikenakan denda sebesar US$ 17 ribu (sekitar Rp 249 juta) atas insiden tersebut, tetapi superstar itu sendiri mengungkapkan di media sosial pada tanggal 20 Juli lalu bahwa dia menghadapi jumlah denda yang jauh lebih berat.

Saat mengunggah cuplikan video pidatonya, Madonna menulis: “Aku menyampaikan pidato ini di sebuah konser di St. Petersburg 8 tahun yang lalu. Aku didenda 1 juta dolar oleh pemerintah mereka karena mendukung komunitas Gay”.

“Aku tidak pernah membayar (dendanya),” tambah Madonna, di samping tagar “#freedomofspeech #powertothepeople #mdna”.

Dalam pidatonya tahun 2012-nya itu, Madonna mengatakan kepada kerumunan penonton bahwa: “Aku di sini untuk mengatakan bahwa komunitas gay, dan orang-orang gay, di sini dan di seluruh dunia, memiliki hak yang sama (seperti orang lain)… hak yang sama untuk diperlakukan dengan bermartabat , dengan hormat, dengan toleransi, dengan kasih sayang, dengan cinta”.

Madonna telah mendukung komunitas LGBTQ+ sepanjang kariernya yang panjang umur, dan dianugerahi dengan piala GLAAD Advocate for Change Award tahun lalu sebagai pengakuan atas kegiatan aktivisme yang berinisiatif tinggi.

Baca juga: Madonna Klaim Bahwa Dia Memiliki Antibodi Covid-19 Dalam Tubuhnya

Bulan lalu, Madonna menghadiri protes gerakan anti-rasisme Black Lives Matter di London, Inggris sambil menggunakan penopang kaki. Ribuan orang berkumpul di kota itu untuk berbaris di Parliament Square, menuntut keadilan bagi George Floyd dan semua orang kulit hitam yang tewas akibat kebrutalan polisi.

Foto-foto Madonna saat di kerumunan orang dibagikan oleh para penggemarnya di Twitter, dan menunjukkan bahwa dia berjalan menggunakan penopang kaki. Madonna terpaksa membatalkan sejumlah konser di tur terbarunya, Madame X awal tahun ini karena cedera lutut.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Pop 1980an & Heavy Metal

    Studi Baru: Pop 1980an & Heavy Metal Mampu Menurunkan Tekanan Darah & ...

    Pet Shop Boys (Foto: via CoS), Megadeth (Foto: David Brendan Hall). Kalau lo sedang mengalami stres, mungkin salah satu cara ampuh untuk menghilangkannya at

    on Feb 19, 2021
    Ridh

    Darah Muda Pop Ridh Buktikan Potensinya Via EP Perdana "When It's Over...

    Ridh. (Foto: dok. Ridh). Kita harus terus berbangga dengan talenta musik dalam negeri. Setiap tahun, kita selalu mencetak musisi-musisi baru yang bisa menar

    on Feb 15, 2021
    Hanafi Bersaudara

    Hanafi Bersaudara Ungkap Ketegaran Di Titik Nadir Via 'Hujan', Single ...

    Hanafi Bersaudara. (Foto: dok. Hanafi Bersaudara). Hanafi Bersaudara adalah grup musik duo kakak beradik yang terdiri dari Falah Akbar dan Tsaqib, keduanya

    on Feb 4, 2021
    Michael Aldi

    Michael Aldi Tuangkan Cerita Dari Hati Yang Perasa Ke EP "Written For ...

    Michael Aldi. (Foto: dok. Michael Aldi). Setelah tiga tahun berkecimpung secara profesional di dunia musik, Michael Aldi Kurniawan yang merupakan musisi sek

    on Jan 30, 2021