×
×

Search in Mata Mata Musik

Mantan Vokalis Primal Scream dan New Order, Denise Johnson, Tutup Usia

Posted on: 07/28/20 at 7:30 am

Mantan Vokalis Primal Scream dan New Order, Denise Johnson, Tutup Usia
Denise Johnson (Foto: via Trashed TV).

Denise Johnson, penyanyi veteran yang pernah menjabat sebagai vokalis band rock Primal Scream, New Order, Pet Shop Boys, dan banyak band lainnya, telah meninggal dunia pada hari Senin lalu. Vokalis itu mengembuskan napas terakhirnya pada usia 56 tahun.

Teman dan keluarga dari Denise Johnson mengkonfirmasi berita itu di Twitter. Meskipun tidak ada penyebab kematian yang secara resmi diungkapkan, sebuah pernyataan dari keluarga penyanyi itu mengkonfirmasi bahwa Denise Johnson telah sakit sepekan sebelumnya dan tubuhnya ditemukan saat sedang memegang inhalernya (alat bantuan napas bagi pengidap Asma).

Dilahirkan di Manchester, Inggris dan dibesarkan di pinggiran wilayah Hulme, Denise Johnson tumbuh dalam lingkungan rumah tangga yang sangat musikal. Setelah tampil dengan band-band cover sepanjang tahun 1980-an, Denise Johnson akhirnya bergabung dengan grup musik soul Fifth of Heaven dan mulai menarik perhatian.

Salah satu perhatian yang dia dapatkan adalah dari Tony Martin dari grup Hypnotone, yang merekomendasikan Denise Johnson ke band rock asal Skotlandia, Primal Scream untuk album studio ketiga mereka, Screamadelica dari tahun 1991. Denise Johnson kemudian terus bernyanyi di lagu ‘Higher Than the Sun’ dan ‘Don’t Fight It, Feel It’.

Primal Scream awalnya dibentuk pada tahun 1982 di Glasgow oleh Bobby Gillespie (vokal) dan Jim Beattie. Line-up band saat ini terdiri dari Gillespie, Andrew Innes (gitar), Martin Duffy (kibord), Simone Butler (bass), dan Darrin Mooney (dram). Barrie Cadogan telah melakukan tur dan rekaman dengan band ini sejak 2006 sebagai pengganti setelah kepergian gitaris Robert “Throb” Young.

Primal Scream telah tampil live dari 1982 hingga 1984, tetapi karier mereka tidak lepas landas sampai Gillespie meninggalkan posisinya sebagai dramer The Jesus and Mary Chain. Band ini adalah bagian penting dari scene pop indie pertengahan 1980-an, tetapi akhirnya menjauh dari sound unik mereka, mengambil lebih banyak pengaruh psychedelic dan garage rock, sebelum memasukkan elemen musik dance ke sound mereka dengan album 1991 mereka, Screamadelica, yang menggiring mereka tembus ke mainstream. Album terbaru mereka Chaosmosis dirilis pada 18 Maret 2016.

Merekam lagu bersama Primal Scream secara alami membuka banyak peluang bagi Denise Johnson, dan dia mengumpulkan banyak sekali pengalaman untuk portofolionya, bekerja dengan Johnny Marr and Bernard Sumner’s Electronic, Pet Shop Boys, New Order, dan A Certain Ratio.

Denise Johnson sebentar lagi seharusnya merilis album studio debutnya, Where Do It Go, pada tanggal 25 September mendatang. Album yang sebagian besar bernuansa akustik itu akan menampilkan berbagai lagu orisinil dan cover dari artis-artis terbesar asal Manchester seperti New Order dan The Smiths. Masih belum diketahui apakah album debutnya itu akan ditunda atau tidak.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    King Gizzard & The Lizard Wizard

    King Gizzard & The Lizard Wizard Siap Rilis Album Ke-18, "Butterfly 30...

    King Gizzard & The Lizard Wizard (Foto: Jason Galea). King Gizzard & The Lizard Wizard. Yoi Australia punya nih. Setelah Tame Impala, gaya rock retr

    on May 12, 2021
    God Bless

    God Bless Ungkap Arti Rayakan 48 Tahun Karier Via Lagu 'Mulai Hari Ini...

    Tonggak awal bagi legenda hidup rock Indonesia God Bless dimulai pada tanggal 4 dan 5 Mei 1973. Pada 5 Mei, nama God Bless disepakati oleh para personelnya

    on May 5, 2021
    Greta Van Fleet

    Greta Van Fleet Patahkan Tudingan 'Rock Sudah Mati' Gene Simmons

    Greta Van Fleet / Gene Simmons (Foto: Kevin RC Wilson). Bagi para pecinta musik generasi millenial dan Z, Greta Van Fleet selama ini dielu-elukan sebagai ro

    on Apr 28, 2021
    Hubert Henry

    Hubert Henry, Bassis & Pendiri Boomerang Meninggal Setelah Kritis

    Hubert Henry Limahelu (Foto: Instagram/Boomerang_official). Kabar duka kembali menyelimuti kancah musik Tanah Air. Bassis sekaligus pendiri band hard rock l

    on Apr 24, 2021