×
×

Search in Mata Mata Musik

Mark Greenway Sebut Album Baru Napalm Death Akan Bernuansa ‘Noise-Rock’

Posted on: 07/16/20 at 10:00 am

Aksi panggung Mark “Barney” Greenway. (Foto: Gary Wolstenholme/Redferns).

Pelopor grindcore asal Inggris Napalm Death akan merilis album studio baru mereka, Throes Of Joy In The Jaws Of Defeatism, pada 18 September mendatang melalui Century Media Records. Susulan dari album Apex Predator – Easy Meat (2015) itu sekali lagi akan direkam bersama produser lama mereka, Russ Russell dan menampilkan cover artwork oleh Frode Sylthe.

Baca juga: Napalm Death Umumkan ‘Throes Of Joy In The Jaws Of Defeatism’, Album Barunya

Vokalis Napalm Death, Mark “Barney” Greenway memberi tahu majalah Inggris Kerrang! mengenai album mendatangnya itu: “Gue pasti telah melakukan beberapa hal di album ini yang secara vokal belum pernah gue lakukan sampai tingkat ini sebelumnya. Kami pelan-pelan sedang menuju ke sound yang lebih noise-rock. Swans, My Bloody Valentine, The Young Gods – kami sedang menuju ke sound semacam itu. Tetapi ada beberapa hal yang lebih tradisional, ngebut, dan chaotic juga. Sekali lagi, selama itu agresif, konfrontatif, abrasif, bahkan ketika itu kurang ngebut, ini akan selalu menjadi Napalm Death”.

Mengenai judul dan cover artwork album Throes Of Joy In The Jaws Of Defeatism, vokalis itu sebelumnya mengatakan: “Frasa itu (mulai) melekat di pikiran gue ketika gue mulai berpikir kalau arahan lirik untuk album ini adalah ‘yang lain’. Lo bisa mengenalinya pada saat itu bahwa ada rasa takut yang berkembang pesat dan paranoia yang dihasilkan tentang semua orang, dari orang yang bermigrasi hingga orang-orang dengan seksualitas yang fleksibel dan ini mulai memanifestasikan dirinya dalam reaksi yang sangat antagonis yang lo rasa hampir mendekati kekerasan. Tentu saja nggak semua orang bereaksi seperti itu, tetapi bahkan kurangnya pemahaman dasar dapat menjadi beracun dari waktu ke waktu. Gue nggak mengatakan bahwa ini adalah fenomena yang sama sekali baru, tetapi telah terpicu dalam sejarah belakangan ini oleh beberapa orang yang lebih berpikiran ofensif di lingkaran politik dan, seperti biasa, gue merasa bahwa itu akan menjadi penangkal alami untuk mendukung dasar-dasar kemanusiaan dan solidaritas dengan semuanya”.

Artwork ini secara khusus menggunakan merpati putih sebagai pusat perhatian, yang tentu saja merupakan simbol perdamaian dan kerja sama yang diakui secara umum. Merpati telah dianiaya secara sangat keras oleh pihak-pihak yang mensterilkan dan dalam kematian tampak sangat rusak dan berdarah. Namun, melalui kekerasan lo bisa melihat simbol kesetaraan dalam darah di dada burung merpati, yang mungkin menunjukkan – setidaknya secara visual – bahwa kesetaraan akan menang pada akhirnya. Suatu hal positif di tengah-tengah banyaknya hal negatif, seperti judul album itu sendiri yang terasa sedikit bodoh dan bernuansa paradoks – suatu perayaan umat manusia bahkan dalam lingkungan negatif yang mulai berkobar”.

Baca juga: Napalm Death Kembali Dengan EP Baru ‘Logic Ravaged By Brute Force’

Single pertama dari album Throes Of Joy In The Jaws Of Defeatism akan dirilis pada 24 Juli bersamaan dengan pre-order awal album. Detail lebih lanjut dan berbagai format albumnya akan segera diumumkan.

Napalm Death "Throes Of Joy In The Jaws Of Defeatism"

Daftar lagu album Throes of Joy in the Jaws of Defeatism bisa lo cek di bawah ini:

1. F**k the Factoid
2. Backlash Just Because
3. That Curse of Being in Thrall
4. Contagion
5. Joie De Ne Pas Vivre
6. Invigorating Clutch
7. Zero Gravitas Chamber
8. Fluxing of the Muscle
9. Amoral
10. Throes of Joy in the Jaws of Defeatism
11. Acting in Gouged Faith
12. A Bellyful of Salt and Spleen

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    TERRORIZER

    Terrorizer Kembali Bergabung Dengan Earache Records Setelah 32 Tahun

    Pose Terrorizer circa 2018 (Foto: dok. Terrorizer). Terrorizer, nama yang melegenda di scene ekstrem metal internasional, tidak terkecuali di Indonesia. Sel

    on Aug 9, 2021
    Extreme Decay

    Extreme Decay Kembali Menggerinda Via 'Kolaps' Soroti Isu Ekologi

    Extreme Decay, yang merupakan dedengkot grindcore kelahiran kota Malang kembali dengan single anyar bertema ekologi berjudul 'Kolaps'. Masih beringas seper

    on Jul 7, 2021
    Extreme Hate

    Jelang EP Awal 2021 Extreme Hate, Trio Grindcore Ini Rilis Dua Single ...

    Mengawali tahun 2021 ini, trio grindcore Extreme Hate kembali masuk studio rekaman untuk beberapa lagu baru, dua lagu di antaranya yang dijadikan rangkaian

    on Feb 12, 2021
    Album Hard Rock & Heavy Metal Terbaik

    MataMata Musik: Top 20 Album Hard Rock & Heavy Metal Terbaik Tahun 202...

    Meski 2020 merupakan tahun paling bangsat bagi 99% populasi manusia di Bumi (1% lagi yang nggak kena dampak kehancuran, yang berpesta di atas penderitaan j

    on Dec 31, 2020