×
×

Search in Mata Mata Musik

Mary Wilson, Anggota Terlama Dan Pendiri The Supremes Tutup Usia

Posted on: 02/9/21 at 12:00 pm

Mary Wilson, Anggota Terlama Dan Pendiri The Supremes Tutup Usia
Mary Wilson (The Supremes).

Mary Wilson, anggota dan pendiri grup penyanyi wanita keluaran Motown yang sukses, The Supremes, telah meninggal pada usia 76 tahun.

Baca juga: Perayaan 60 Tahun Motown Akan Hadirkan Koleksi Greatest Hits!

Menurut humasnya, Wilson meninggal mendadak pada Senin malam, 8 Februari di rumahnya di Henderson, Nevada. Penyebab kematian tidak segera diungkapkan.

Pada tahun 1959, Wilson mengikuti audisi dan diterima di grup vokal bernama The Primettes, berpasangan dengan tiga vokalis lain yang saat itu belum dikenal: Florence Ballard, Diana Ross, dan Betty McGlown. Pada tahun 1962, formasi grup tersebut telah dirampingkan menjadi trio (McGlown hengkang karena menikah), kemudian menandatangani kontrak dengan Motown Records, dan mengubah nama mereka menjadi The Supremes. Dalam setahun, mereka mencetak hit No. 1 pertama mereka dengan ‘Where Did Our Love Go’.

Antara tahun 1964 dan 1969, The Supremes meraih total 12 single No. 1, suatu rekor untuk lagu-lagu yang paling banyak menduduki puncak tangga lagu di antara grup-grup Amerika dengan hits mereka yang paling terkenal: ‘Baby Love’, ‘Come See About Me’, ‘Stop! Atas Nama Cinta’, ‘Kembali ke Pelukanku Lagi’, dan ‘Kamu Tidak Bisa Memburu Cinta’.

Dengan lebih seringnya muncul wajah Diana Ross yang membayangi grup tersebut, pada tahun 1967 presiden Motown Records Berry Gordy memutuskan untuk mengubah nama The Supremes menjadi Diana Ross and the Supremes, dan mengeluarkan Florence Ballard dari formasinya demi merekrut Cindy Birdsong. Ternyata formasi yang dikonfigurasi ulang gagal mencapai kesuksesan yang sama dengan The Supremes yang asli, bagaimanapun, dan pada awal 1970, Ross telah meninggalkan grup untuk mengejar karie solo. Wilson tetap bersama The Supremes hingga 1977, menjadikannya anggota dengan masa jabatan terlama di grup.

Wilson kemudian menulis buku novel yang jadi best seller tentang masa kariernya di grup tersebut berjudul Dreamgirl: My Life as a Supreme, dan menjadi artis reguler di sirkuit hiburan Las Vegas. Doi juga terlibat dalam serangkaian perselisihan hukum dengan Motown atas penggunaan nama The Supremes, yang akhirnya membawanya ke undang-undang yang melarang penggunaan nama grup musik itu kecuali jika anggota asli grup terlibat, atau grup itu memiliki lisensi yang sesuai oleh orang terakhir yang memegang hak atas nama grup.

Pada tahun 1988, Wilson, Ross, dan Ballard (yang meninggal pada tahun 1976) dilantik ke dalam Rock and Roll Hall of Fame.

Pada tahun 2000, Ross, Wilson, dan Birdsong secara singkat membuat penggemarnya terkejut dengan kabar tur reuni, tetapi negosiasinya gagal dan Ross malah melakukan tur dengan anggota sekunder The Supremes. Sementara itu, Wilson terus merilis album sebagai artis solo, menulis tiga buku lagi, dan dinobatkan sebagai “duta penghubung budaya” untuk Departemen Luar Negeri AS.

“Saya sangat terkejut dan sedih mendengar meninggalnya anggota utama keluarga Motown, Mary Wilson dari The Supremes,” kata pendiri Motown Records Berry Gordy dalam suatu pernyataan. “The Supremes selalu dikenal sebagai ‘sweethearts of Motown’. Mary, bersama dengan Diana Ross dan Florence Ballard, datang ke Motown di awal 1960-an. Setelah serangkaian hit No. 1 yang belum pernah terjadi sebelumnya, booking pertunjukan untuk televisi dan klub malam, mereka membuka pintu untuk diri mereka sendiri, artis Motown lainnya, dan banyak lagi lainnya”.

“Saya selalu bangga pada Mary,” tambah Gordy. “Dia benar-benar seorang bintang dan selama bertahun-tahun terus bekerja keras untuk meningkatkan warisan The Supremes. Mary Wilson sangat istimewa bagi saya. Dia adalah seorang perintis, diva dan akan sangat dirindukan”.

Baca juga: 26 Maret Resmi Dinyatakan Sebagai ‘Diana Ross Day’ di LA

Mari kita mengenang Mary Wilson dan anggota The Supremes lainnya yang telah pergi dengan mendengarkan tembang-tembang lawasnya.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Capitol Records.

    Industri Musik AS Unjuk Solidaritas Terhadap Komunitas Kulit Hitam

    Capitol Records, raksasa perusahaan rekaman. (Foto: Paul Buck/EPA/REX/Shutterstock). Kemarahan dari hampir seluruh warga dunia khususnya masyarakat Amerika

    on May 31, 2020
    lauryn hill

    Lauryn Hill Segera Rilis Lagu Solo Pertama dalam 5 Tahun

    Lagu baru Lauryn Hill akan muncul di soundtrack Queen & Slim, film baru karya Melina Matsoukas dan Lena Waithe. Hill—mantan anggota trio hip-hop ’90

    on Oct 16, 2019
    The Jackson 5

    Koleksi Greatest Hits The Jackson 5 Kembali dalam Format Quad Mix

    Kompilasi ini pertama kali dirilis pada 27 Desember 1971 dan merangkum 18 bulan pertama dari masa kesuksesan grup yang luar biasa ini. Baca Juga: Kisah Rumi

    on Sep 7, 2019
    Stevie Wonder Produseri Debut Mantan Istri Pertamanya, Syreeta Wright

    Stevie Wonder Produseri Debut Mantan Istri Pertamanya, Syreeta Wright

    Keduanya sudah bersama-sama menulis hits untuk Stevie dan artis lainnya sebelum Stevie ikut membantu pembuatan album pertama Syreeta untuk label MoWest. Sia

    on Jul 31, 2019