×
×

Search in Mata Mata Musik

Matt Helders, Anggota Arctic Monkeys Terkeren?

Posted on: 10/9/18 at 4:00 pm

Matt Helders sedang merencanakan album solo terbarunya dan ini adalah alasan mengapa hal tersebut menjadi kabar yang menyenangkan!

Oleh: Jordan Bassett. (NME)

Alex Turner adalah personil Arctic Monkey terbaik, ‘kan? Yah, mungkin saja – dia penulis lagu utama yang sangat berbakat untuk band ini, dan pria yang tetap terlihat ganteng dengan kepala plontos. Tetapi dia jelas bukan personil terkeren. sebutan itu lebih pas diberikan ke sang drumer Matt Helders, yang kontribusi besarnya kepada band ini mungkin tidak selalu sepenuhnya diketahui. Saat ini dia sedang di tahap awal pengerjaan album solonya, yang mungkin bisa semakin menunjukan kemampuannya di dunia musik. Sementara kita menunggu hasil dari upaya luar biasa raksasa musik ini, mari kita rayakan seorang Matt Helders!

Matt Helders sedang bersenang-senang di salah satu panggungnya. (Foto: Andy Willsher/NME)

Kalau Helders dan Turner tidak bertemu saat bersekolah di Sheffield ketika mereka baru berumur tujuh tahun, mereka tidak akan memiliki dentuman drum yang luar biasa yang memulai album debut mereka di 2006, What People Say I Am, That’s What I’m Not, atau perkusi keren yang terinspirasi musik hip-hop yang mengiringi single mereka yang seksi dan menggoda di 2013, “Why’d You Only Call Me When You’re High?” Dan dunia macam apa itu? Pastinya bukan dunia yang ingin saya hidupi.

Terlepas dari gaya main drumnya yang khas dan luar biasa, Helders adalah Monyet Kutub Utara terkeren. Personil dengan gaya pakaian terbaik, yang paling menarik dalam setiap wawancara, dengan hobi yang paling menarik – dia adalah fotografer amatir yang giat, hal ini akan lebih dibahas nanti – dan tangan kanan Turner. Pemain gitar dan pemain bas, Jamie Cook dan Nick O’Malley jarang dilibatkan dalam wawancara, tetapi Helders selalu siap menjawab pertanyaan. Bahkan, dia menggunakan profil pertama Arctic Monkeys di NME, di tahun 2005 lalu, untuk mengkritik Ricky Wilson dari The Kaiser Chiefs. Ada lelucon lama tentang orang-orang di lingkungan kerja Helders yang berbunyi, “Apa yang digunakan drumer sebagai alat kontrasepsi? Kepribadian mereka!”, tapi yang satu ini sangat santai.

Helders juga tampak seperti Monyet Kutub Utara yang paling rendah hati. Ada video dari Pitchfork yang menampilkan Helders dan Turner memainkan permainan khas situs web tersebut bernama ‘Under/Over’ – di mana para musisi harus memutuskan apakah konsep acak yang disebutkan kurang dipandang atau justru dianggap berlebihan – dan permainan itu sangat menunjukkan dinamika mereka. Turner berbicara dengan aksen Amerikanya yang aneh yang diadopsinya sekitar tahun 2013, namun Helders terdengar seperti dia sedang mengobrol di The Dog and Duck di Sheffield. Ada bagian luar biasa di mana dia berkomentar tentang orang yang didefinisikan karena rambut wajah mereka: “Kalau kamu ingin punya [rambut wajah], silakan, tapi jangan biarkan itu menjadi hal utamamu. Miliki bakat lainnya – mungkin seperti trik sulap.” Dia mengucapkan hal tersebut dengan waktu yang sangat pas bahkan sampai Turner pun ikut tertawa.

 

 

Dan kemudian ada hobinya yang terus berkembang sebagai seorang fotografer. Kalau kamu belum mengikuti @cautioushorse di Instagram dan menikmati foto-foto gurun dan kaktus yang berseni, maka bersiaplah untuk dimanjakan, karena dia punya banyak foto-foto itu. Musisi ini juga jago dalam hal memberi caption (keterangan gambar) untuk foto-fotonya dengan detail peralatan kamera keren yang digunakannya untuk menangkap foto tersebut. Kami masih menanti sampul album Arctic Monkeys yang menggunakan gambar yang diambilnya. Sekarang giliranmu, Helders.

View this post on Instagram

Green Thumbs // Leica M6 // #portra400 #35mm

A post shared by Matt Helders (@matthelders) on

 

Turner memiliki bakat idiosinkrasi yang besar, dan dua personil lainnya… biasa saja, namun Helders adalah jantung dari Arctic Monkeys, pria yang ingin kamu ajak berteman, yang pesta pernikahan ala Italianya yang indah ingin kamu datangi, yang jas rapinya ingin sedikit kamu acak-acak. Bisa bayangkan betapa liarnya Turner tanpa teman yang tetap membuatnya anteng? Jadi, sementara kita sabar menunggu perilisan Tranquility Base Hotel & Casino, mari bersulang untuk teman kita semua, Matt Helders, ‘Monkey’ terkeren di antara lainnya.

 

Keterangan foto utama: Matt Helders bersama Arctic Monkeys tampil di O2, London. (Foto: Jenn Five/NME)

Sumber:  https://www.nme.com/blogs/nme-blogs/matt-helders-is-the-coolest-arctic-monkey-dont-me-2283921
Posted on Oct 9, 2018

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Des Kensel Resmi Tinggalkan High On Fire

Des Kensel Resmi Tinggalkan High On Fire!

Setelah 21 tahun berkarier bersama, drummer Des Kensel memutuskan untuk hengkang dari High on Fire. Setelah 21 tahun bersama High On Fire, sepertinya Des Ke

on Jul 28, 2019
Arctic Monkeys

Mantan Bassist Arctic Monkeys Lanjut Bermusik sebagai Goldteeth

Mantan bassist Arctic Monkeys, Andy Nicholson, kembali dengan proyek solo debutnya sebagai Goldteeth. “Doin Better”. Baca Juga: Arctic Monkeys ‘Tersand

on Jun 17, 2019
Keterangan Foto Utama: M2M (kredit foto: @adefsyh)

Mata Mata Musik Playlist: Road Trip Playlist Dari Monkey to Millionai...

10 track pilihan dari duo rock Monkey to Millionaire. Memasuki musim libur lebaran kali ini, Mata Mata Musik menodong duo rock Monkey to Millionaire, Aghan

on Jun 10, 2019
Good Cop Bad Cop, Sampingan Baru Matt Helders!

Good Cop Bad Cop, Sampingan Baru Matt Helders!

Sementara Alex Turner disibukan dengan banyak proyek di luar Arctic Monkey, Matt Helders juga unjuk gigi dengan proyek barunya. Oleh: Redaksi Short List.&nb

on Feb 3, 2019