×
×

Search in Mata Mata Musik

Matthew Healy Dari The 1975 Minta Maaf!

Posted on: 12/6/18 at 3:00 pm

Matthew Healy berkomentar dan meminta maaf atas komentar-komentarnya yang mengindikasikan Misogini. 

Oleh: Matthew Strauss (Pitchfork)

Vokalis The 1975, Matty Healy, meminta maaf atas komentar-komentar yang “meremehkan, kurang informasi, dan reduktif” yang dibuatnya tentang dugaan penggunaan narkoba dan kebencian terhadap wanita (misogini) dalam ranah hip-hop di sebuah wawancara dengan Larry Fitzmaurice untuk FADER

Dalam wawancara tersebut, Fitzmaurice menyinggung tentang “Love It If We Made It” dan menanyakan Healy, “Apa pandanganmu tentang narkoba di industri musik saat ini?”

Baca Juga: Ben&Ben, NIKI, Charlie Lim, Phum Viphurit Masuk Best of 2018: Editor’s Pick Versi Apple Music!

Sebagaimana dirilis FADER, beginilah jawaban Healy:

Salah satu yang menjadi masalah adalah kaum muda hip-hop. Saat ini, dengan adanya rap SoundCloud, ini lebih seperti kompetisi penggunaan narkoba, dan ini pernah terjadi di rock’n’roll. Semakin lama hal-hal itu ada, hal-hal itupun menjadi tersingkirkan. Alasan mengapa misogini tidak lagi ada di rock’n’roll adalah karena misogini ini menjadi kata yang sudah ada sejak lama sehingga akhirnya tersingkirkan. Misogini masih ada di ranah hip-hop karena [genrenya] masih sangat muda, tapi masalah ini akan berhenti. Itulah mengapa kita punya momen ini dengan pria kulit hitam muda—pria seumuran Kanye juga—yang berbicara tentang hubungan mereka dengan diri sendiri, yang merupakan kemajuan besar buat hip-hop. Drake, misalnya. Tapi kemudian mereka akan berlagak seperti, “Tapi saya masih punya cewek-cewek nakal ini.” Hubungan ranah ini dengan wanita masih belum setara dengan level hubungannya dengan diri sendiri, tapi itu adalah sesuatu yang akan terjadi.

Saya tidak tahu apa “industri” yang dimaksud, tapi industri ini tampaknya sangat didominasi oleh hip-hop sekarang ini, yang mempromosikan gagasan menjadi tidak fokus karena sedang melewati momen psikedelik. Salah satu alasan mengapa saya sangat takut ketahuan menggunakan heroin adalah karena hal itu bisa membuat saya menjadi klise yang besar. Kalian sudah cukup mengenal saya untuk memahami kalau saya ingin menghindari melakukan hal-hal yang merupakan klise rock’n’roll yang sebenarnya. Kami belum ingin memiliki klise penggunaan Xanax. Ini menakutkan. Asalan mengapa saya paham betul dengan kondisi [Lil] Peep adalah karena dia meninggal sewaktu saya berada di rehab. Dia 10 tahun lebih muda dari saya.

Dalam wawancara itu juga, Healy mengatakan dirinya terinspirasi oleh artis-artis hip-hop dan R&B seperti SZA, Kendrick Lamar, dan BROCKHAMPTON.

Dalam permintaan maafnya, yang disebarkan lewat akun Twitter-nya, Healy menulis bahwa terjadi sedikit kesalahpahaman. “Apa yang saya katakan tidak benar. Dan tidak semua salah kutipan. Hanya untuk menjelaskan, saya mengatakan kalau misogini tidak DIPERBOLEHKAN dalam rock’n’roll seperti halnya dalam hip hop saat ini – saya tidak mengatakan hal tersebut tidak ada, mungkin itu hanya kesalahan kutipan karena saya menyadari Misogini ada di Rock ‘n Roll… Saya tidak akan pernah menyangkal misogini yang merajalela yang ada di Rock ‘n Roll. Misogini ada di mana-mana dan anehnya telah menjadi bagian yang dimaklumi sejak awal.”

Baca Juga: Wu-Tang Clan di Tiny Desk Concert NPR!

Healy kemudian menuliskan, “Hanya untuk mengklarifikasi, saya tidak meminta maaf karena telah mengatakan musik Rock terbebas dari Misogini. Saya tidak pernah mengatakan itu. Siapa pun yang mengatakan itu tidak hanya sangat bodoh, mereka kemungkinan besar juga tidak punya mata. Itu adalah hal terbodoh yang pernah saya dengar. Saya meminta maaf karena kata-kata saya bisa mengindikasikan bahwa Misogini dalam budaya dan musik adalah isu yang eksklusif ada di hip hop (masyarakat kulit hitam). Saya tidak percaya itu. Yang saya percaya adalah saya tidak cukup berpendidikan untuk berbicara tentang hal itu dengan benar dan sebagian besarnya adalah karena saya orang kulit putih.”

Baca Juga: Björk & Disclosure Masuk Nominasi Grammy Awards 2019!

Healy sebelumnya membahas lirik “Love It If We Made It” yang berbunyi “Rest in Peace, Lil Peep” dalam sebuah wawancara dengan Zane Lowe di bulan Juli saat “Love It If We Made It” perdana diputar di Beats 1. Lowe menanyakan, “Apakah kalian merujuk pada isu obat-obatan yang dianjurkan, atau ada sesuatu yang lebih spesifik?” Healy menjawab:

Tidak, sama sekali bukan begitu. Saya mengatakan “Rest in Peace, Lil Peep.” Itu sangat tepat, terlepas dari apa yang kalian pikirkan tentang mereka sebagai artis atau orang biasa. Dengan [XXXTentacion] dan dengan Lil Peep, hal yang terjadi dalam gerakan itu, terlepas dari apa yang kalian pikir tentang gerakan itu secara musik, saya merasa itu menjadi hal yang sangat mirip dengan punk untuk generasi ini saat ini. Itu pasti terasa penting, apa pun itu. Dan kedua orang itu sudah mati sekarang. Hanya semudah itu. Mati. Dan, saya mengatakan, “Rest in Peace, Lil Peep.” Kalau kamu ingin membahas tentang perusahaan farmasi besar dan pemberian resep obat yang berlebihan, ya, tentu saja. Tentunya itu menjadi bagian dari isu ini, tapi itu bukan yang saya katakan. Saya membahasnya di bagian lain lagu ini.

Keterangan Foto Utama: Matty Healy The 1975, Desember 2018 (Foto: Dave J Hogan/Getty Images for Spotify)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

A$AP Rocky

A$AP Rocky Sebut Pertikaian dengan Travis Scott ‘Sangat Basi’

A$AP Rocky menyatakan rumor pertikaiannya dengan Travis Scott sudah “sangat basi” dan meminta penggemarnya untuk berhenti ambil pusing. Baca juga: A$A

on Oct 18, 2019
ice-t

Ice-T Bahas Keputusannya Mundur dari Panggung Rap

Menurut Ice-T, generasi lama hip-hop tidak akan pernah masuk rotasi lagi. Ketika diskusi tentang daftar rapper terbaik beredar di media sosial, banyak yang

on Oct 17, 2019
lauryn hill

Lauryn Hill Segera Rilis Lagu Solo Pertama dalam 5 Tahun

Lagu baru Lauryn Hill akan muncul di soundtrack Queen & Slim, film baru karya Melina Matsoukas dan Lena Waithe. Hill—mantan anggota trio hip-hop ’90

on Oct 16, 2019
Zico

Zico Mengaku Pernah Alami Rambut Rontok Karena Stres

Zico buka-bukaan tentang musik dan kekhawatirannya saat menjadi tamu di acara Kim Shin Young‘s Hope Song At Noon pada 8 Oktober kemarin. Baca juga: Crush

on Oct 10, 2019