×
×

Search in Mata Mata Musik

Megan Thee Stallion Mengaku dan Pastikan Tory Lanez Sebagai Penembak Kakinya

Posted on: 08/23/20 at 6:30 am

Megan Thee Stallion Mengaku dan Pastikan Tory Lanez Sebagai Penembak Kakinya
Tory Lanez dan Megan Thee Stallion. (Fot: Getty Images).

Pada bulan Juli lalu, nama musisi hip hop Megan Thee Stallion terlihat hilir-mudik di beranda media sosial oleh berbagai media infotainment yang memberitakan rapper cewek ini tertembak peluru dua kali di bagian kakinya saat berada di wilayah Hollywood Hills, Los Angeles, Amerika Serikat (AS).

TMZ melaporkan bahwa Megan Thee Stallion berada di dalam sebuah mobil SUV bersama penyanyi/rapper Tory Lanez ketika penembakan itu terjadi. Setelah insiden tersebut, rapper asal Houston, AS itu menghindar dari menyebutkan nama penyerangnya atau pun membahas secara spesifik seputar insiden tersebut.

Baca Juga: Jelang LP ‘Torn Arteries’, Carcass Muntahkan EP ‘Despicable’ Oktober Mendatang

Namun dalam sebuah sesi Instagram Live pada hari Kamis malam lalu, Megan Thee Stallion akhirnya dengan jelas menyebut Tory Lanez sebagai orang yang menembak kakinya dan mengungkapkan alasan kenapa doi selama ini hanya diam saja. Ooooh… jadi Tory “nembak” Megan, terus ditolak Megan, wkwkwk, kagak ding, tetapi menembak dengan pistol berisi peluru sungguhan bukan peluru cinta, haiah! Atau mungkin gara-gara ditolak, Megan ditembak kakinya, udah ah, anjirr, wkwkwk.

“Lo menembak gue. Gue nggak luka karena (tergores) beling (dari kaca mobil), tapi biar gue jelaskan nih kenapa orang-orang bilang begitu,” ujar Megan Thee Stallion di awal video. “Saat polisi datang, karena ada tetangga yang menelepon polisi, ini nggak terjadi di rumah Kylie Jenner, ini terjadi di dekat rumah tempat gue tinggal. Gue hanya mencoba untuk pulang. Kami berada hanya lima menit dari rumah gue. Polisi kemudian muncul. Gue takut. Dengan semua kekacauan yang sedang terjadi dengan polisi. Polisi akan menembak siapa saja untuk alasan apa pun. Polisi (belakangan ini) benar-benar membunuh orang kulit hitam tanpa alasan. Kemudian polisi itu memberi tahu kami semua untuk ‘keluar dari mobil’. Polisinya sangat agresif. Menurut lo, apakah gue akan memberi tahu polisi itu bahwa kami orang-orang kulit hitam punya senjata pistol di dalam mobil? Lo ingin gue memberi tahu para penegak hukum itu bahwa kami memiliki senjata di dalam mobil agar mereka bisa menembak kami semua?”.

Dalam video tersebut, Megan Thee Stallion juga menjelaskan kenapa doi akhirnya angkat suara. “Ya, Tory (Lanez), si bajingan ini menembak gue. Lo menembak gue ya nyet, dan lo menyuruh juru bicara lo dan orang-orang (dari tim) lo untuk melaporkan kebohongan kepada blog-blog ini,” tuturnya penuh emosi. “Berhentilah berbohong. Kenapa harus berbohong? Gue nggak mengerti lho. Gue mencoba untuk menjaga (rincian tentang) situasi ini jauh dari internet, tetapi lo malah menyeretnya ke sini”.

Megan Thee Stallion mengatakan bahwa ketika doi tiba di rumah sakit, seorang petugas polisi memberitahunya bahwa doi telah ditahan. Meskipun doi sedang mengalami pendarahan, Megan Thee Stallion masih nggak menjelaskan kepada penegak hukum bagaimana doi bisa terluka. Ketika doi diperiksa menggunakan sinar-X alias X-ray, dokter memberi tahu rapper itu bahwa di dalam kaki doi terdapat sebuah peluru dan beberapa serpihan kaca.

Pada hari Rabu lalu, Megan membagikan sebuah foto yang telah dihapus di Instagram yang menampilkan luka peluru di kakinya sebagai tanggapan terhadap orang-orang yang mengklaim bahwa doi berbokong…eh…berbohong (efek nonton video klip ‘WAP’-nya Cardi B fitur Megan) dan sebenarnya nggak pernah terluka. Kemudian di sesi Instagram Live-nya, rapper partner duonya Cardi B itu mengklarifikasi tentang kenapa doi nggak langsung memberi tahu penegak hukum bahwa Tory Lanez telah menembaknya. “Jika lo benar-benar ingin gue untuk mengatakan yang sebenarnya, ya gue mencoba untuk menyelamatkan doi (Tory Lanez). Meskipun doi menembak gue, gue berusaha untuk menyelamatkannya. Dan kalian semua nggak malah menyalahkan gue. Gila banget nggak sih,” lanjutnya.

“Gue mencoba untuk menyelamatkan doi dan kalian di internet malah mengoceh tentang ‘Oh, lo sebenarnya nggak tertembak ‘kan. Oh, ayo bebaskan Tory’. Doi nggak di penjara. Doi nggak di penjara, karena gue nggak memberi tahu polisi apa yang sebenarnya terjadi sesaat setelah (insidennya) baru saja terjadi dan gue seharusnya ngomong apa adanya saja. Gue tahu gue pintar kok. Gue seharusnya nggak perlu mengampuni doi. Gue nggak perlu mengampuni siapa pun, tetapi ya gue sudah melakukan itu dan gue sudah capek”.

Sabar bu, sabar… WAP-WAP dulu yuk. Oh iya, simak Instagram Live bu Megan di bawah ini.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Penulis, Asisten Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Mobile Legends Hip Hop

    Dycal Siahaan & 4 Rapper Asia Bersatu Dalam Remix Hip Hop Anthem Mobil...

    Talenta-talenta dari Asia terus meningkat, menunjukkan bahwa mereka lebih dari sekadar penulis lagu dan performer, tetapi artis yang selalu bersemangat ter

    on Jan 17, 2021
    Dr. Dre

    Dilarikan Ke RS, Dr. Dre Masuk ICU Karena Menderita Aneurisma Otak

    Dr Dre. (Foto: dok. Dr Dre). Dr. Dre dilarikan ke RS dan masuk ke ruang ICU pada hari Senin, 4 Januari 2021 setelah terdiagnosa menderita aneurisma otak dan

    on Jan 6, 2021
    MF DOOM

    Rapper & Produser Penuh Teka-Teki, MF DOOM, Meninggal Dunia Di Usia 49...

    MF DOOM (Foto: dok. MF DOOM). MF DOOM, rapper dan produser kelahiran Inggris yang dikenal dengan persona "penjahat super" yang gemar mengenakan topeng, seor

    on Jan 1, 2021
    John Fletcher

    John 'Ecstasy' Fletcher, Pionir Hip Hop dan Pendiri Grup Whodini Menin...

    John Fletcher. (Foto: Gilbert Carrasquillo/Getty Images). John Fletcher, salah satu pendiri grup pionir hip-hop Whodini, meninggal dunia pada usia 56 tahun.

    on Dec 25, 2020