×
×

Search in Mata Mata Musik

Mengenang Rama Aiphama, Penyanyi Berpenampilan Nyentrik Era 90-an

Posted on: 03/11/20 at 12:00 pm

Rama Aiphama.
Rama Aiphama, penyanyi kawakan Indonesia meninggal di usia 36 tahun (Foto: YouTube).

Dunia musik Indonesia kembali berduka karena penyanyi kawakan Rama Aiphama meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020). Pelantun lagu ‘Dinda Bestari’ ini meninggal dunia pada usia 63 tahun.

Kabar meninggalnya penyanyi yang memiliki nama asli Sayyid Muhammad bin Syagab Al-Idrus ini pertama kali muncul dari keluarganya. Saat ini jenazah Rama Aiphama disemayamkan di rumah duka di kawasan Condet, Jakarta Timur dan rencananya akan dimakamkan setelah shalat Ashar di TPU Al Muchtar Cimanggis.

Rama Aiphama lahir pada 17 September 1956 di Gorontalo. Semasa hidupnya dia dikenal sebagai penyanyi dengan dandanan yang khas dan nyentrik.

Dia kerap mengenakan pakaian berwarna mencolok menjuntai serta topi bulat khas ala penyanyi reggae. Penampilan ini dilengkapi dengan kacamata hitam yang menjadi identitas Rama Aiphama.

Dia kerap mengenakan pakaian berwarna mencolok menjuntai serta topi bulat khas ala penyanyi reggae. Penampilan ini dilengkapi dengan kacamata hitam yang menjadi identitas Rama Aiphama.

Penyanyi berdarah Arab-Gorontalo ini mengusung genre musik Melayu, dangdut, dan keroncong. Puncak kariernya adalah pada era 90-an, dengan lagu daur ulang Dinda Bestari.

Dia juga pernah masuk nominasi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik di Anugerah Musik Indonesia pada 2014 lewat lagu Kyai Deng Pendeta Baku Sayang. Selama kariernya sejak 1981 hingga 2003, Rama telah menghasilkan 9 album musik.

Rama Aiphama memiliki tiga orang anak dari pernikahannya dengan Euis Kartika Sari yang telah bercerai darinya tahun 2009.

Sempat lama tak terdengar kabarnya, Rama Aiphama muncul menyuarakan dukungannya pada pemilihan Presiden 2014. Selamat jalan Rama Aiphama, karya dan gaya khasmu akan selalu dikenang.

Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter