×
×

Search in Mata Mata Musik

Metallica Raih Lebih Dari 1 Miliar Stream 99 Juta Jam Spotify Selama Tahun 2020

Posted on: 01/5/21 at 9:00 am

Metallica Raih Lebih Dari 1 Miliar Stream 99 Juta Jam Spotify Selama Tahun 2020
Metallica. (Foto: via Revolver).

Saat Metallica memasuki tahun ke-40 eksistensi mereka di blantika musik, raksasa heavy metal ini tetap menjadi pembangkit tenaga listrik genre bertegangan tinggi yang mereka usung dan berikan pengaruh besarnya ke seluruh dunia. You know what, di tengah pandemi pun Metallica terus mendulang pundi-pundi kemakmuran. Mereka terhitung meraih lebih dari 1 miliar streaming di Spotify pada tahun 2020 saja.

Baca juga: Darkness Imprisoning Me…Absolute LITTLE KRUTA! Album Tribute Metallica Terbaik

Metallica membagikan ke Instagram feed mereka, sebuah grafik yang mencantumkan statistik Spotify tahun 2020 mereka dengan 1,1 miliar streaming, 99,3 juta jam, 53,3 juta pendengar unik, dan 92 negara berbeda.
“Menurut kami angka tahun lalu gila,” tulis band ini. “Kalian telah mengalahkan diri kalian sendiri! 99,3 juta jam?! Itu seperti jika seseorang mulai mendengarkan pada 27 Oktober 9318 SM (Sebelum Masehi) dan nggak pernah berhenti. Adakah yang bisa menebak lagu apa yang paling banyak diputar tahun ini, dengan 128,6 juta streaming?? Kalian tetap menjadi penggemar paling berdedikasi di dunia, terima kasih telah menghabiskan banyak waktu bersama kami!”.

Dua lagu yang paling banyak diputar kemungkinan besar adalah ‘Nothing Else Matters’ atau ‘Enter Sandman’, keduanya dari “Black Album” yang merupakan album multi platinum Metallica. Masing-masing telah mencapai total setengah miliar streaming sejak musik Metallica pertama kali mencapai Spotify, jauh di atas lagu urutan ke-3, ‘Master of Puppets’, yang memiliki 300.000 streaming.

Dua puluh tahun lalu, Metallica nggak begitu senang dengan pendengar yang mengunduh musik mereka secara online. Pada 2000, Lars Ulrich dan member band lainnya terlibat dalam perselisihan hukum yang terkenal kejam melawan Napster, yang saat itu merupakan layanan file-sharing peer-to-peer, karena masalah pelanggaran hak cipta membagikan gratis lagu-lagu Metallica tanpa izin. Metallica akan menang, yang pada akhirnya mengarah pada matinya bisnis Napster. Bertahun-tahun kemudian, Napster diluncurkan kembali sebagai layanan streaming legal.

Selain streaming musik, para penggemar dapat menunjukkan kecintaan mereka pada semua hal tentang Metallica dengan membeli merchandise yang baru diluncurkan, hasil dari kemitraan band ini dengan perusahaan pakaian Puck Hcky. Di antara pilihan item-nya adalah kaos hoki Kill ‘Em All dan Master of Puppets yang keren. Dan kalau itu belum cukup keren, Metallica telah bekerja sama dengan Walmart untuk edisi vinyl berwarna eksklusif dari lima album pertama mereka, ditambah Hardwired… To Self-Destruct tahun 2016. Aseek… pundi-pundi terus mengalir deras.

Baca juga: Bintang R&B Zaria Buktikan Doi Fan Sejati Metallica Setelah Diremehkan Di TikTok

Selain itu, nampaknya bakalan ada musik Metallica baru yang diluncurkan. Band ini sedang mengerjakan album baru, pasalnya, Lars Ulrich sempat bercanda mengatakan kepada majalah Classic Rock. Dalam edisi terbarunya, sang dramer menjanjikan album susulan dari Hardwired … To Self Destruct tahun 2016 akan menjadi album terbaik yang pernah mereka buat. “Itu hal yang tercadas, yang paling keren,” kata Lars Ulrich. “Bercanda ding, (tapi) jika bukan karena kami mengira album terbaik masih di depan kita, lalu mengapa (kami) terus melakukannya? Di Metallica kami menyukai proses kreatif, dan sulit bagi gue untuk membayangkan bahwa kami akan berhenti membuat album”.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Musisi Alih Profesi

10 Musisi Rock Yang Meninggalkan Musik Demi Mengejar Karier Lain

Ki-ka: Dave Rowntree (Blur), Greg Graffin (Bad Religion), Dan Spitz (eks-Anthrax)/insert foto, Terry Chimes (eks-The Clash). Mengejar atau meniti karier mus

on Jan 17, 2021
Marco Hietala

Jengah Dengan Industri Musik, Marko Hietala Hengkang Dari Nightwish

Nightwish circa 2020. (Foto: dok. Nuclear Blast). Bassis yang sudah lama berpetualang dalam dunia heavy metal bersama Nightwish, Marko Hietala telah resmi m

on Jan 12, 2021
Phil Labonte dan John Cooper

Phil Labonte & John Cooper Kritik Keras Pemblokiran Akun Media Sosial ...

Phil Labonte (All That Remains) dan Skillet's John Cooper (Skillet). Vokalis All That Remains Phil Labonte dan vokalis Skillet John Cooper kompak mengutuk p

on Jan 12, 2021
Marsha Zazula

Marsha Zazula, Co-Founder Megaforce Yang Berjasa ‘Menemukan’ Metal...

Marsha Zazula circa 1980-an. (Foto: via Facebook). Marsha Zazula, yang turut mendirikan (co-founder) Megaforce Records bersama suaminya, Jon Zazula (alias J

on Jan 11, 2021