×
×

Search in Mata Mata Musik

Michael Sweet (Stryper) Nggak Sabar Menunggu Spotify Akhirnya Musnah

Posted on: 08/14/20 at 8:00 am

Michael Sweet (Stryper) Nggak Sabar Tunggu Spotify Akhirnya Musnah
Michael Sweet (Stryper).

Pentolan Stryper, Michael Sweet adalah musisi terbaru yang mempermasalahkan saran CEO Spotify Daniel Ek yang mengatakan bahwa artis harus lebih produktif di era layanan musik streaming.

Selama bertahun-tahun, Spotify telah dikritik karena menawarkan pembayaran royalti yang pelit kepada para musisi dan penulis lagu, dengan beberapa di antara merka mengklaim bahwa layanan tersebut memberikan keuntungan yang nggak adil kepada artis major label melalui penempatan playlist dan berbagai metode promosi lainnya.

Baca juga: CEO Spotify Kembali Tuai Kecaman Karena Tolak Tingkatkan Jumlah Royalti Musisi

Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan bulan lalu, CEO Spotify itu mengatakan kepada Music Ally: “Bahkan hari ini di pasar kami sekarang, secara harfiah ada lebih dari jutaan artis. Yang cenderung dilaporkan adalah orang-orang yang nggak bahagia, tetapi kami sangat jarang melihat siapa pun yang berbicara tentang… Dari seluruh keberadaan (Spotify), saya rasa saya belum pernah melihat satu artis pun yang mengatakan, ‘Saya senang dengan semua uang yang saya terima dari streaming’, dan menyatakan itu secara publik. Secara pribadi, mereka telah melakukan itu berkali-kali, tapi di depan umum, mereka nggak punya insentif untuk melakukannya. Tapi yang jelas, menurut data, semakin banyak artis yang bisa mendapatkan penghasilan dari hasil (keuntungan) streaming itu sendiri”.

“Ada kekeliruan naratif di sini, dikombinasikan dengan fakta bahwa, jelas, beberapa artis yang sempat sukses di masa lalu mungkin nggak berhasil dengan baik di lanskap masa depan ini, di mana kalian nggak bisa merekam musik hanya setiap tiga hingga empat tahun sekali dan berpikir bahwa itu sudah cukup,” lanjutnya. “Para artis zaman sekarang yang telah sukses menyadari bahwa ini adalah tentang menciptakan keterlibatan berkelanjutan dengan penggemar mereka. Ini tentang bekerja keras, tentang menceritakan tema-tema seputar album, dan tentang menjaga dialog berkelanjutan dengan penggemar kalian”.

“Saya merasa, sungguh, orang-orang yang nggak sukses dalam hal streaming sebagian besar adalah orang yang ingin merilis musik dengan metode seperti dulu,” tambahnya.

Sejumlah artis terkenal sejak itu membalas dendam kepada Daniel Ek atas sarannya bahwa artis perlu menghasilkan lebih banyak konten jika mereka ingin mendapatkan uang yang sama seperti dulu. Di antara sekian banyak artis di komunitas musik, termasuk pentolan Twisted Sister Dee Snider, mantan pentolan Skid Row Sebastian Bach dan mantan dramer Dream Theater Mike Portnoy, yang sama-sama mengatakan bahwa itu bukan lah cara kerja proses kreatif yang sebenarnya.

Dalam sebuah wawancara baru dengan Sonic Perspectives, Michael Sweet ditanya tentang pendapatnya terhadap komentar Daniel Ek, ​​dan vokalis Stryper itu kemudian mengatakan: “Gue rasa para artis seharusnya bisa melakukan apa pun yang mereka rasa harus dilakukan. Dan jika itu (artinya merekam lagu) setiap tahun atau mau itu setiap 10 tahun pun, itu bukan hak (Daniel Ek) untuk memberi tahu para artis apa yang harus mereka lakukan. Dan, sayangnya, dia sekarang ada dalam posisi di mana dia adalah kapten kapalnya”.

“Spotify adalah cara utama bagi musik untuk didengar dan di-streaming, dan para artis, seperti yang lo tahu, menghasilkan sangat sedikit uang dari semua (hasil keuntungan) streaming. Label menghasilkan sedikit lebih banyak uang, tetapi orang ini (Daniel Ek) malah semakin kaya, sampai menjadi multi-miliarder, jika bukan triliuner. Dan kemudian dia memberi tahu para artis bagaimana cara melakukan sesuatu dan apa yang perlu mereka lakukan. Itu agak munafik dan lucu saja”.

“Gue nggak sabar menunggu sampai hari itu tiba (saat) Spotify sudah musnah,” tambah Michael Sweet. “Gue pengen banget melihat itu terjadi. Gue ingin melihat musik streaming musnah, dan mengembalikannya ke bentuk rekaman fisik, entah itu vinyl atau CD lagi. Karena itulah cara yang adil untuk melakukan banyak hal. Saat itulah artis yang bekerja sangat keras untuk menciptakan musik mampu diberikan kompensasi yang sesuai”.

Baca juga: CEO Spotify Daniel Ek Dikecam Karena Dinilai Tidak Manusiawi Terhadap Artis

Bulan lalu, Spotify mengumumkan hasil finansialnya untuk kuartal kedua tahun ini, menunjukkan pendapatan sebanyak US$ 2,2 miliar (Rp 32,6 triliun), naik 13% dari tahun ke tahun. Dari total US$ 2,2 miliar dolar itu, US$ 154 juta (Rp 2,2 triliun) berasal dari penghasilan iklan sedangkan sisanya berasal dari subscriber. Meskipun pendapatan mereka meningkat, Spotify mencatat kerugian yang cukup besar sebesar US$ 419 juta (Rp 6,2 triliun) selama kuartal tersebut. Pada kuartal terakhir, Spotify mencapai 299 juta pengguna aktif bulanan, 138 juta di antaranya membayar paket langganan mereka melalui paket premium Spotify.

ONLY PHYSICAL RECORDS ARE REAL!!!

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Asisten Penerjemah: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Gitar Frankenstrat Eddie Van Halen

Gitar Frankenstrat Eddie Van Halen Akan Dilelang Di Icons & Idols: Roc...

Gitar Frankenstrat Eddie Van Halen. Dua gitar listrik yang menjadi senjata andalan sang 'guitar god' Eddie Van Halen akan dilelang. Gitar frankenstrat Eddie

on Oct 20, 2020
Kuasa

Selain Eksplorasi Secara Massif, Album KAUSA "Una In Perpetuum" Bertam...

Sebagai band yang berbasis heavy metal dan punk rock, KAUSA termasuk band yang gemar berpetualang secara musikal. Dan kini mereka menganalogikan diri merek

on Oct 13, 2020
Eddie Van Halen

Anekdot Keren Kontribusi Eddie Van Halen Di Lagu Michael Jackson 'Beat...

Eddie Van Halen tampil sepanggung bersama Michael Jackson membawakan lagu 'Beat It' dalam salah satu konser Victory Tour 1983. (Foto: Getty Images). Segala

on Oct 10, 2020
Eddie Van Halen

10 Momentum Riff Terbaik Eddie Van Halen Di Sepanjang Karier Sang Guit...

Flying n' shredding bersama Eddie Van Halen. (Foto: Ebet Roberts, Redferns). Tanggal 6 Oktober 2020 menjadi hari yang suram bagi seluruh umat rock di planet

on Oct 8, 2020