×
×

Search in Mata Mata Musik

Mike Shinoda (Linkin Park): Sebelum Ada Nu-Metal, Metal Terlalu “Kulit Putih”

Posted on: 10/22/20 at 10:30 am

Mike Shinoda (Linkin Park): Sebelum Ada Nu-Metal, Metal Terlalu "Kulit Putih"
Mike Shinoda. (Foto: Greg Doherty, Getty Images).

Nu-metal adalah mikro-genre dari heavy metal yang merupakan hasil dari hibrida berbagai elemen musik dari pop, hip hop, punk hingga alternative rock yang melebur bersama raungan heavy metal. Dan nu-metal telah menuai banyak kritik selama bertahun-tahun sejak masa kejayaannya pada akhir era 1990-an dan pertengahan 2000-an. Salah satu musisi dari band pengusungnya, Mike Shinoda dari Linkin Park justru memuji gerakan musik tersebut karena membawa keragaman budaya ke dalam kancah heavy metal. Seperti yang dicetuskan oleh rapper Linkin Park ini, metal terkesan “terlalu putih” sebelum munculnya nu-metal.

Baca juga: Mike Shinoda Umumkan Album Baru Yang Dibuat di Twitch Bersama Fans

Saat berbicara dengan Metal Hammer, Mike Shinoda membahas musik yang doi dengarkan saat tumbuh dewasa, dan menyentuh topik keragaman dalam musik metal. “Gue mendengarkan musik rap 90 persen,” kata Mike Shinoda. “Kemudian gue melihat banyak band rock dan gue merasa, ‘Ada sesuatu yang terlalu putih’ (dari musik itu). Itu adalah salah satu hal yang membuat gue mati rasa, terutama (band-band) ‘hair metal'”.

Doi melanjutkan, “Hair metal terasa seperti musik yang sangat ‘putih’ dan gue tumbuh di kota yang sangat beragam jadi gue nggak tertarik pada musik itu. Itu nggak sesuai dengan gue. Dan ini bukan hanya soal ras. Maksud gue bukan soal warna kulit. Maksud gue budaya itu. Ketika nu-metal dimulai di awal, itu adalah tempat yang sangat beragam”.

Vokalis Linkin Park ini kemudian membela nu-metal dari para kritikusnya. “Ada saatnya istilah itu nu-metal, dan artinya, sebenarnya cukup keren,” ujarnya. “Hampir nggak mungkin untuk dibayangkan! Gue ingat ketika Korn pertama kali keluar dan ketika beberapa album pertama Deftones keluar, dan apa pun pendapat lo tentang band seperti Limp Bizkit, album pertama mereka benar-benar cadas”.

Doi menambahkan, “Ada sih band-band seperti Snot dan Hed PE, dan itu bukanlah musik yang cerdas, tetapi ada sesuatu yang sangat mendalam dan pencampuran budaya yang penting”.

Mike Shinoda juga berbicara tentang album debut bersertifikat multi-Platinum milik Linkin Park, Hybrid Theory, dan bagaimana hal itu terkait dengan keberagaman dalam metal: “Pada saat itu, jika lo bertanya kepada seseorang apa musik yang mereka dengarkan, mereka akan bilang…Rock. Gue mendengarkan hip hop. Gue mendengarkan jazz. Nggak sampai lima tahun kemudian mereka akan bilang, ‘semua musik’. Hybrid Theory sukses melakukan beberapa hasil karya tersebut. Itu adalah bagian dari kemajuan untuk mendobrak batasan antara gaya musik”.

Hybrid Theory berusia 20 tahun pada tanggal 24 Oktober, dan Linkin Park menandai kesempatan tersebut dengan box set album deluxe yang baru-baru ini dirilis. Koleksinya, yang tersedia di sini, menampilkan lagu-lagu yang belum pernah dirilis sebelumnya, termasuk “Picture Book” yang telah lama hilang dari pasaran, dan banyak benda langka lainnya.

Baca juga: Chino Moreno (Deftones): Nggak Usah Malu Kalau Lo Suka Nu-Metal Walau Itu Bodoh!

Sementara itu, pentolan Deftones, Chino Moreno, baru-baru ini ditanyai tentang nu-metal setelah menjauhkan diri dari mikro genre tersebut selama dua dekade terakhir. Vokalis itu mengatakan bahwa meskipun sebagian besar musik nu-metal “bodoh” dan “tolol”, para penggemar nggak boleh merasa malu untuk menyukai nu-metal sekarang ini, karena mereka nggak malu untuk menyukainya saat nu-metal berada di puncak kejayaannya.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Band Korea

    Mau Dengar Musik Korea Selain K-Pop? Inilah 10 Rekomendasi Band Keren!

    Mungkin sebagian dari kita, terutama kalian para milenial mengenal musik dan artis Korea melalui invansi K-pop ke seluruh dunia. Dengan terus meningkatnya kesu

    on Mar 13, 2021
    Kobe

    Jawara Nu-Metal KOBE Telah Bangkit Via Single ‘Tangguh’ Yang Mengo...

    Kobe. (Foto: dok. Logis Music). Para pecinta musik rock Indonesia tentu masih ingat Kobe. Band pengusung genre nu-metal yang namanya sangat berkibar pada aw

    on Feb 9, 2021
    Album Rock & Metal Paling Diantisipasi 2021

    30 Album Hard Rock & Heavy Metal Paling Diantisipasi Di Tahun 2021

    Tahun 2020 enggak cuma meluluh-lantakkan industri musik, melainkan semua lini kehidupan di dunia. Sementara ini kita memang masih berada di masa pandemi Co

    on Jan 31, 2021
    Linkin Park

    Linkin Park Rilis Versi Demo 'In The End' Dari 20th Anniversary Hybrid...

    Boleh dibilang Linkin Park adalah band nu-metal/alternative rock yang berhasil menguasai blantika musik rock di era awal millenium alias pada tahun 2000. A

    on Oct 2, 2020