×
×

Search in Mata Mata Musik

Motley Crue Ungkap Alasan Kenapa Mereka Ingin Reuni Setelah Bubar Pada 2015 lalu

Posted on: 06/15/20 at 7:30 am

Motley Crue stadium tour 2020.
Motley Crue saat mengumumkan Reunion Stadium Tour 2020 pada Desember 2019. (Foto: YouTube).

Tommy Lee mengatakan bahwa kesempatan bagi band hard rock Motley Crue untuk menjalankan tur stadion Amerika Serikat (AS) adalah alasan utama band heavy metal ini memutuskan untuk membatalkan masa pensiunnya.

Baca Juga: Fitur Post Malone, Tyla Yaweh Rilis Lagu Baru Tentang Tommy Lee (Motley Crue)

Para penggemar Motley Crue yang menyaksikan serangkaian konser selama tur “perpisahan” band ini pada periode 2014-2015 itu dituntun untuk percaya bahwa band idola mereka ini tidak akan pernah reuni setelah memainkan konser terakhirnya pada Desember 2015 di Staples Center di Los Angeles (LA). Band ini menggembar-gemborkan penandatanganan perjanjian “penghentian tur” pra-tur sebagai penggabungan fakta bahwa itu benar-benar merupakan akhir dari kehidupan tur Motley Crue.

Berbicara kepada Debatable SiriusXM tentang keputusan Motley Crue untuk bersatu kembali untuk tur stadion musim panas ini bersama Def Leppard dan Poison, Tommy Lee mengatakan:

“(Sejauh yang kami ketahui) itu saja. 2016, aku tidak akan pernah melupakannya. Aku pikir itu adalah Malam Tahun Baru. Staples Center (di) LA. Itu dia. Kami semua mengucapkan selamat tinggal. Itu adalah 32 tahun yang paling indah dalam 33 tahun kami. Kami keluar. Ini adalah cara terbaik untuk pamit dengan cara yang elegan. Mikrofon digeletakkan, boom, sampai jumpa. Kami keluar. Dan itu saja. Kami sudah selesai. Kami benar-benar tidak berbicara satu sama lain selama mungkin satu tahun. Semua orang pergi dan melakukan hal mereka masing-masing. Dan di sini lah, empat tahun kemudian, (promotor konser) Live Nation bertanya kepada kami apakah kami ingin melakukan tur stadion, dan kami semua, seperti, ‘Ehhh…”. Dan kemudian kami memikirkannya sebentar. Kami, seperti, itu adalah suatu hal yang tidak pernah dilakukan band ini. Ya, kami bermain stadion di festival di semua tempat, tetapi tur stadion kami sendiri? Kami, seperti, ‘Tunggu sebentar. Mari kita pikirkan tentang ini. Oke'”.

Ketika “The Stadium Tour” pertama kali diumumkan pada Desember 2019 lalu, Motley Crue mengatakan film biopik Netflix The Dirt tahun 2019, tentang tahun-tahun awal pembentukan band, memicu minat baru dari para penggemar generasi muda yang ingin menyaksikan konsernya secara langsung.

“Filmnya persis seperti itu – itu benar-benar (mengilhami) generasi baru anak-anak muda yang mungkin… Aku tahu, karena aku sudah berbicara dengan banyak dari mereka; aku tetap berhubungan dengan banyak penggemar, dan mereka, seperti, ‘Men, apakah itu benar-benar seperti di tahun 1980-an ketika kalian masih aktif?'” ungkap sang dramer mengatakan kepada Debatable. “Dan aku, seperti, ‘Seperti itulah rasanya’. Mereka, seperti, “Ya Tuhan”. Generasi yang lebih baru itu merasa seperti mereka ketinggalan, dan mereka memang ketinggalan, karena sekarang kami sudah tidak seperti itu lagi, friend. Itu adalah masa-masa yang bebas untuk semua-semuanya – apa pun yang terjadi. Dan aku pikir mereka ingin menjadi bagian dari itu dan melihat serta menjadi saksinya. Jadi, ya, ada seluruh generasi anak-anak muda yang terbawa oleh film ini sekarang yang sangat bersemangat untuk datang dan melihat apa yang kami lakukan, datang untuk melihat kehidupan yang kami jalani, dan (mereka) mungkin tidak percaya kami semua masih hidup. (Mereka) akan seperti, ‘Orang-orang ini masih melakukan hal-hal ini. Mereka apa sih, kecoak? Kamu tidak bisa membunuh bajingan-bajingan ini'”.

Pada Desember 2019 lalu, bassis Motley Crue Nikki Sixx mengatakan bahwa dia dan teman-teman bandnya “saling merindukan” dalam empat tahun sejak mereka memainkan konser terakhir mereka. Nikki mengungkapkan:

“Jujur, ketika kami berada di ‘The Final Tour’ (tur perpisahan 2014-2015), aku tidak (pernah) merasa salah satu dari kami punya pikiran, bahwa kami bakal kembali bersama lagi. Kami tidak benar-benar bergaul atau berkomunikasi satu sama lain pada saat itu, kami sudah bermain band bareng selama 35 tahun dan bertahun-tahun berada di jalan. Aku merasa kami tidak mengambil banyak waktu untuk diri kami sendiri; kami hanya terus-menerus melakukan tur untuk semua waktu itu. Dan ketika sampai pada akhirnya, kami membubarkan band ini dan semua orang berjalan dengan cara mereka masing-masing. Menurutku kami benar-benar membutuhkan istirahat itu. Dan kemudian, selama pembuatan film The Dirt, kami mulai mengerjakan naskah, mulai berada di lokasi syuting, kami mulai kumpul bareng lagi. Dan aku rasa kami benar-benar mulai menyadari – bahkan tanpa membicarakan musiknya – betapa kami sangat merindukan satu sama lain, dan itu membuat kami pergi ke studio rekaman, di mana semuanya dimulai untuk kami semua, dan kami menulis beberapa lagu baru, dan bersenang-senang di studio. Dan kemudian film itu lepas landas. Dan penggemar kami sangat bersemangat, tetapi kami juga mendapat banyak penggemar generasi baru. Dan memulai pembicaraan semacam itu. Tapi itu benar-benar dari hati. Kami saling merindukan, jujur ​​dengan kamu, dan kami merindukan berada di band ini bersama-sama”.

Awal bulan ini, MÖTLEY CRÜE, DEF LEPPARD, POISON dan JOAN JETT & THE BLACKHEARTS mengumumkan bahwa “The Stadium Tour” telah ditunda hingga musim panas 2021 karena pandemi virus Corona.

“The Stadium Tour” dijadwalkan akan dimulai dalam seminggu – pada 18 Juni di TIAA Bank Field di Jacksonville, Florida – dan berlangsung hingga 5 September di Los Angeles. Band-band ini dilaporkan juga memesan jadwal di VyStar Veterans Memorial Arena di Jacksonville untuk berlatih persiapan untuk tur.

Pada 30 Januari, “The Stadium Tour” telah meraup US$ 130 juta dari satu juta tiket terjual, ditambah lagi $ 5 juta kursi VIP, menurut Billboard.

Harga tiket berkisar dari U$ 150 hingga US$ 400, belum termasuk beberapa harga yang bervariasi yang mencerminkan permintaan sebagai bagian dari “harga dinamis”.

Ketika itu terjadi, “The Stadium Tour” akan menandakan tanggal live pertama Motley Crue sejak mengakhiri tur perpisahan 2014-2015. Motley Crue menjalankan tur bareng Poison pada tahun 2011 dan Def Leppard bekerja sama dengan Poison untuk serangkaian jadwal konser pada tahun 2017 – tetapi tur yang akan datang menandakan pertama kalinya keempat raksasa Glam Rock ini bertempur di jalan bersama untuk tur yang ekstensif. Semoga tidak batal dan mampir ke Indonesia!

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Extreme Moshpit Awards

Daftar Pemenang Penghargaan Spesial Musik Cadas: Extreme Moshpit Award...

Extreme Moshpit adalah media musik cadas Indonesia yang bergerak sejak 2007. Selain mewujudkan gerakan baru tradisi fanzine dan media di ranah musik ekstri

on Dec 3, 2020
Nick Menza

Film Dokumenter Resmi Nick Menza, Alm. Mantan Dramer Megadeth Siap Dil...

Nick Menza. (Foto: Facebook/Megadeth). Screaming Butterfly Entertainment yang berbasis di West Virginia, Amerika Serikat (AS) telah mengumumkan sebuah film

on Dec 1, 2020
AC/DC

Album AC/DC "Power Up" Debut No. 1 Chart Billboard 200 Di AS, Australi...

AC/DC. (Foto: Columbia Records). Meski terbilang rocker gaek, sengatan elektrik AC/DC tetap bervoltase tinggi terhadap blantika musik rock dunia. Legenda ha

on Nov 24, 2020
12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Terbaik

12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Secara Social Distancing Terbaik

Tahun 2020 memang penuh tragedi dan menyebalkan tentunya, terutama sejak dimulainya pandemi Covid-19 alias Kopad-Kopid Kagak Jelas ini, di mana seluruh sek

on Nov 23, 2020