×
×

Search in Mata Mata Musik

Music For Adventure, Album Kompilasi Musik Inovatif Diluncurkan EIGER

Posted on: 09/24/21 at 3:00 pm

Music For Adventure, Album Kompilasi EIGER Adventure Fitur Iwan Fals, Fourtwnty, Endank Soekamti, Fiersa Besari, Navicula

Music For Adventure memang judul yang sangat pas untuk proyek keren ini. Berangkat dari pemikiran bahwa musik dan alam merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Alam banyak menginspirasi hasil karya musik. Begitu juga musik yang selalu menjadi pelengkap dalam perjalanan atau saat menikmati keindahan alam.

Baca juga: Iwan Fals Tentang Album “Pun Aku”: Refleksi Diri dan Buah Pikirannya

Music For Adventure

EIGER Adventure, brand penyedia perlengkapan kegiatan luar ruang untuk iklim tropis baru saja meluncurkan album kompilasi musik berupa box set berjudul Music For Adventure. Sebuah hasil proyek “cocreaction” (collaboration, create & action) bersama Beli Album Fisik dan enam musisi Tanah Air. Musisi-musisi tersebut adalah Iwan Fals, Fiersa Besari, Endank Soekamti, Alffy Rev, Navicula, Fourtwnty, dan 5 musisi lokal yang merupakan para pemenang audisi “Music for Adventure”. Karya lagu dalam album kompilasi musik ini mengusung tema petualangan dan lingkungan yang selaras dengan semangat EIGER.

Iwan Fals rekaman di alam terbuka.

Dijual terbatas seharga Rp 499.000, album kompilasi ini berisikan CD dengan 12 lagu, DVD yang
menggambarkan proses di balik pembuatan lagu. Serta sertifikat, benih tanaman, photocard beserta lirik, photobook, kaos dan masker eksklusif serta perlengkapan makan berbahan kayu.

Isi box set Music For Adventure.
Isi box set Music For Adventure.

Gerakan EIGER Advernture

Riadi Suwarno, General Manager Marketing EIGER Adventure menjelaskan, tujuan utama dari
pembuatan album musik ini adalah sebagai salah satu bentuk kepedulian EIGER terhadap alam dan lingkungan. Khususnya sebagai brand dengan tagline “Tropical Adventure”, sudah menjadi tanggung jawab EIGER untuk berperan aktif dalam melindungi alam hutan tropis Indonesia.

Music For Adventure adalah album kompilasi musik yang pertama bagi EIGER. Seluruh hasil keuntungan yang didapat dari penjualan album ini akan kami donasikan untuk misi konservasi orangutan yang habitat aslinya di hutan tropis Indonesia,” ujar Riadi Suwarno. Dia melanjutkan, dalam hal ini EIGER bekerja sama dengan Benihbaik.com sebagai wadah penyalur donasi kepada Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).

“EIGER sendiri bagi saya merupakan suatu gerakan, bukan sekadar brand yang menyediakan produk. Jadi tentu benihbaik.com menyambut baik gerakan ini. Kami pun secara transparan akan terus melaporkan dana yang masuk sampai berapa yang sudah disalurkan”, jelas Andy F Noya, Founder Benihbaik.com.

Proses merekam instrumen di alam terbuka.

Dari Alam Dikembalikan Ke Alam

Erix Soekamti sebagai produser dalam proyek ini menjelaskan, “Music For Adventure merupakan proyek yang luar biasa bagi saya pribadi dan untuk kami di Beli Album Fisik. Karena melalui album ini banyak karya yang lahir dari alam dan akan dikembalikan lagi ke alam”.

Di sisi lain, terpilihnya 5 band lokal di album kompilasi musik ini pun melalui proses yang tidak mudah. Ada lebih dari 1.000 band mengirimkan karya yang memiliki relevansi dengan alam. Setelah proses yang cukup panjang, EIGER bersama dengan Beli Album Fisik kemudian memilih 5 band terbaik untuk masuk ke album ini.

Rekaman Di Alam Terbuka

Bagi para musisi pun proyek ini merupakan sesuatu yang baru dan mengesankan. Seperti Fiersa Besari, musisi yang terlibat sekaligus salah satu brand ambassador EIGER Adventure, bercerita bahwa lagu ini diciptakan untuk mengajak pendengar musiknya untuk pergi sejenak, meresapi apa yang alam kasih, dan kembali pulang untuk lebih membumi.

Ari Lesmana saat rekaman vokal.

Sedangkan Ari Lesmana, vokalis Fourtwnty, menceritakan bahwa pengalaman untuk rekaman langsung di alam terbuka adalah hal baru. “Sesuai dengan judulnya Music For Adventure, lagu kami di album ini pun langsung terinspirasi dari alam Ramang-Ramang di Sulawesi Selatan. Harapannya, akan lebih banyak orang yang tahu dan ingin datang menikmati keindahan Ramang-Ramang,” ujar Ari Lesmana.

Rekaman Fisik Music For Adventure

Hadirnya album kompilasi musik ini merupakan suatu inovasi pemasaran yang dilakukan oleh EIGER. Riadi menjelaskan, besar harapannya album kompilasi musik ini dapat menjadi collectible items atau kenang-kenangan bagi Eigerian dan penikmat musik.

“Sebagai brand yang sudah berdiri sejak tahun 1989, proyek ini merupakan salah satu upaya EIGER agar tetap relatable atau sesuai dengan konsumen kami saat ini. Karena kami yakin, alam dan musik merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Inilah salah satu cara kami dalam mengambil peran untuk menyatukan dan mengingatkan kita semua, yaitu melalui musik,” pungkas Riadi Suwarno.

Baca juga: Di Masa ‘Social Distancing’, Endank Soekamti Luncurkan Album ‘Air’ Secara Virtual

Box set Music For Adventure tersedia seharga Rp 499.000. Bisa dipesan secara online melalui situs web: www.eigeradventure.com.

Sumber: Siaran Pers
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Iwan Fals

    Iwan Fals Tentang Album "Pun Aku": Refleksi Diri dan Buah Pikirannya

    Foto: dok. Tiga Rambu. Iwan Fals, sosok dirinya dituturkan melalui nada dan suara di album barunya, Pun Aku. Album yang rampung di tahun 2021 menjadi reflek

    on Sep 7, 2021
    Iwan Fals & Sandrayati Fay

    Iwan Fals Bersuara Lantang & Santuy Di Lagu '16/01' Fitur Sandrayati F...

    Iwan Fals, ikon musik Indonesia, sangat dirindukan suara lantangnya dalam lagu oleh para penggemarnya, OI (Orang Indonesia). Musisi legendaris ini sejak er

    on Aug 1, 2021
    Galang Rambu Anarki & Iwan Fals

    Iwan Fals Mengenang Galang Rambu Anarki & Membuka Tabir Misterinya

    Galang Rambu Anarki / Iwan Fals. (Foto: dok. Ist). Galang Rambu Anarki. Anak sulung ikon musik legendaris Indonesia Iwan Fals. Sosok pemuda ini tentunya mas

    on Mar 26, 2021
    Iwan Fals Mata Dewa

    Iwan Fals Rilis Ulang Album "Mata Dewa" Dalam Format Vinyl

    Sang musisi legenda Tanah Air, Iwan Fals kali ini merilis ulang salah satu album klasiknya yang berjudul Mata Dewa. Reissue album ini dikemas secara fisik

    on Mar 8, 2021