×
×

Search in Mata Mata Musik

Musisi Angkat Bicara Kerugian Finansial Akibat Pembatalan SXSW 2020 Karena Virus Corona

Posted on: 03/11/20 at 6:00 am

(Foto: Instagram.com/@sxsw).

Pembatalan festival musik SXSW 2020 akibat virus Corona ditanggapi oleh para musisi yang seharusnya tampil. Meski memaklumi kabar pembatalan ini, mereka mengaku rugi uang dalam jumlah banyak untuk persiapan tampil di SXSW.

SXSW Festival menjadi harapan besar bagi musisi seluruh dunia untuk memperkenalkan musiknya. Mereka rela merogoh uang dalam jumlah yang besar untuk biaya perjalanan serta penginapan. Dengan pembatalan ini, maka mereka harus merelakan uang tersebut.

“Saya harus mendanai sendiri dan kehilangan banyak uang. Visaku harus ditolak untuk pertama kalinya (sesuatu yang sering terjadi pada beberapa band) dan harus mengeluarkan banyak uang untuk pengacara visa dan pengajuan kedua. Berpergian sendiri menghabiskan banyak uang dan aku tak ingin itu kembali sehingga aku kehabisan uang,” ujar Katie Malco, musisi dari Northampton, Inggris yang seharusnya tampil di SXSW seperti dilansir dari NME.

Katie mengatakan bahwa pembatalan festival ini akibat virus Corona berdampak besar kepada para penampil. Mereka kehilangan kesempatan untuk unjuk gigi di hadapan publik Amerika yang menjadi harapan untuk kariernya.

“Dampaknya saya kehilangan kesempatan untuk tampil di hadapan industri musik Amerika dan penonton internasional. Sudah menjadi fakta bahwa SXSW menjadi batu loncatan bagi semua musisi,” ujarnya.

Baca juga: SXSW Akhirnya Dibatalkan, Pemerintah Setempat Nyatakan Virus Corona Sebagai Bencana Lokal

Nasib yang sama juga dialami oleh Carrie Hyndman, vokalis dan kibordis dari band Campfire Social yang telah menyiapkan berbulan-bulan untuk berkunjung ke Austin bersama rekan bandnya. Meski separuh biaya perjalanan ditanggung oleh sponsor namun mereka tetap kehilangan sisa uang yang dibayar secara kolektif.

“Kami telah menyiapkan 6 bulan untuk SXSW Festival dan sedikit kecewa dengan pembatalan ini. Hari-hari kami dipenuhi dengan berbagai persiapan seperti latihan khusus, membuat visa dan banyak hal. Meski 50 persen didanai oleh PRS Foundation, namun kita kehilangan separuhnya yang merupakan biaya sendiri,” ujarnya.

Pembatalan SXSW Fest 2020 juga berdampak pada dua band asal Indonesia, Reality Club dan Grrrrl Gang. Mereka harus legowo dengan batal tampil di salah satu festival musik indie paling bergengsi ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak SXSW sempat berencana untuk meneruskan festival yang akan berlangsung pada 13 hingga 22 Maret 2020. Namun akhirnya pemerintah kota Austin memutuskan untuk membatalkan demi keamanan kesehatan semuanya.

Penerjemah: Fajar Nugroho
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Industri Hiburan

    Surat Terbuka Untuk Presiden Jokowi Tentang Lumpuhnya Industri Hiburan

    JogjaROCKarta Festival, salah satu ikon industri hiburan kota Yogyakarta. (Foto: dok. Rajawali Indonesia). Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Setahun

    on Mar 3, 2021
    Live Nation

    Saham Live Nation Capai Titik Tertinggi Saat Pendapatannya Capai Titik...

    Live Nation Entertainment baru-baru ini mempublikasikan hasil laporan finansial tutup tahun 2020 mereka. Pendapatannya menurun 92% pada kuartal keempat dib

    on Feb 26, 2021
    Konser

    Uji Konser Tanpa Social Distancing Primavera Sound Hasilkan 0% Terinfe...

    PRIMA-CoV. (Foto: via Primavera Sound). Pakar penyakit menular Dr. Anthony Fauci berharap konser di Amerika Serikat (AS) bisa kembali digelar pada musim gug

    on Jan 19, 2021
    Konser

    Pakar Penyakit Menular Dr. Fauci Optimis Konser Kembali Digelar Pada T...

    Dr. Fauci. (Foto: dok. Consequence of Sound). Pada konferensi virtual yang diselenggarakan oleh Association of Performing Arts Professionals, Dr. Anthony Fa

    on Jan 12, 2021