×
×

Search in Mata Mata Musik

NECTURA Merilis Album Baru Tentang Ambiguitas Persaudaraan Metalhead Indonesia

Posted on: 03/16/20 at 9:06 am

Nectura 2020.
Nectura formasi 2020 (Foto: dok. Nectura).

Di tengah pandemi virus Corona yang mengacaukan semua lini kehidupan, bahkan dalam masa ‘social distancing’ ini sama sekali tidak menyurutkan semangat dan niat kuintet metal kelahiran Bandung ini untuk merilis album baru. The show must go on!

Para metalhead pasti juga sudah lama menantikan album terbaru dari mereka setelah beberapa tahun terakhir hanya sempat merilis lagu-lagu single. Yup, NECTURA yang bekerja sama dengan Playloud Records akhirnya berhasil merilis album barunya, Narasi Penantang Dari Lanskap Yang Ditinggalkan (kepanjangan, kita singkat NPDLYD saja, hehe) sejak 13 Maret 2020 lalu. Judul album yang terdengar provokatif untuk berpikir apa makna di balik kalimat tersebut. Unit metal yang tahun ini genap berusia 8 tahun ini menuangkan keresahannya melalui album ini di mana mereka melihat bagaimana nilai pertemanan dan persaudaraan yang selama ini dijaga oleh komunitas metal di Indonesia semakin ambigu. Ambiguitas nilai ini menjadi pesan penting yang ingin disampaikan kepada seluruh pelaku metal Tanah Air Indonesia tercinta ini dengan harapan menjadi otokritik bagi individu yang merasa dirinya pelaku metal.

Secara musikal di album kedua ini NECTURA berhasil keluar dari zona nyaman. Perpaduan American dan European metal masih bisa diidentifikasi dari setiap detail instrumen yang dimainkan. Teriakan vokal berbahasa Indonesia dengan diksi yang lugas akan memudahkan pendengar untuk menangkap pesan setiap lagu dari 8 lagu yang disajikan.  Sedikit bocorannya sudah diunggah di media sosial NECTURA. Semua pelaku metal yang mempunyai keresahan yang sama dengan NECTURA seharusnya bisa tetap bertahan melawan tirani yang lambat laun akan mematikan kita, sudah semestinya kita saling rangkul dan dukung satu sama lain untuk menyatukan kekuatan karena “kita kawan bukan lawan”.

Album ‘NPDLYD’ dirilis dalam format cakram padat (CD) dengan kemasan cover digipak bersamaan dengan beberapa merchandise pendukung lainnya. Dapatkan segera dengan menghubungi Playloud Records via Whatsapp: 0813-1145-6391.

Cover album ‘NPDLYD’ milik Nectura.

Sekilas Nectura

Terbentuk di Ujungberung, Bandung pada tahun 2012, NECTURA kini berwujud menjadi sebuah band yang tegas bersikap mengusung perubahan dalam setiap karyanya. Sesuai makna di balik namanya, NECTURA memang lahir untuk memberikan energi positif bagi para pendengarnya. Selepas album perdananya di tahun 2014 lalu, Awake To Decide, melalui beberapa perombakan formasi sampai pada titik di mana ini bisa menjadi salah satu formasi terbaik dengan adanya dramer Abdul “Abah” Kandris (eks-Burgerkill/Disinfected/Naked Truth) dan bassis Aulia Akbar sebagai penjaga tempo dan energi lagu, NECTURA kini semakin berwarna. Komunikasi musikal antara dua personil baru dan tiga personil lama yang masih dipegang oleh Agung “Owang” Suwandi (vokal), Irvan “Abo” Hardian (gitar), dan Hinhin “Akew” Daryana (gitar) termanifestasikan dalam album rilisan baru mereka di awal tahun 2020 ini.

Tonton video klip single ‘Kawan Bukan Lawan’ yang dirilis pada 2018 lalu, lagu ini termuat di album baru. Selamat headbanging berjamaah!

Penulis & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    The Warning - evolve

    THE WARNING, 3 Rocker Cantik Lagi-Lagi Sukses Meninggalkan Impresi

    Horeee… The Warning nongol lagi!Horeee… tidak banyak "PAUSE" walau masih trauma dengan pemblokiran video akibat penerapan perlindungan copyright yang b

    on Oct 23, 2021
    Lovebites

    LOVEBITES - Holy War (Live at Zepp DiverCity Tokyo 2020) GO-KILL!

    LOVEBITES, salah satu dari deretan band heavy metal Jepang terbaik yang semua anggotanya cewek. Tetapi penampilan mereka yang anggun bak tuan putri hanyala

    on Oct 19, 2021
    Max Portnoy

    Max Portnoy, Putra Mike Portnoy, Menjadi Dramer Baru Code Orange

    Foto: Max Portnoy (via Instagram). Max Portnoy, putra kandung dramer metal legendaris Mike Portnoy, sekarang resmi menjabat sebagai dramer Code Orange. Band

    on Oct 17, 2021
    Burgerkill

    Burgerkill Ft. Ahmad Dhani 'Satu Sisi', Kolaborasi Terepik Sepanjang M...

    Kenapa bisa dibilang kolaborasi paling epik? Yang pertama, karena kolaborasi ini menampilkan mesin metal nomor wahid Indonesia BURGERKILL (BK) dan salah sa

    on Oct 15, 2021