×
×

Search in Mata Mata Musik

Beyond The Road, Pertunjukan Interaktif 2 Album UNKLE

Posted on: 06/16/19 at 2:45 pm

UNKLE tawarkan pengalaman menarik menikmati salah satu albumnya di sebuah eksibisi di Saatchi Gallery, London.

Dibangun selama dua tahun, proyek terobosan bertajuk Beyond The Road ini menginterpretasikan dua album UNKLE, The Road: Part I dan The Road: Part II/Lost Highway dalam pengalaman walk-through yang menempati lantai atas Saatchi Gallery di London.

Berkat produser kreatif Colin Nightingale, perancang suara/pengarah kreatif Steven Dobbie dan pentolan UNKLE James Lavelle, ada cara baru menikmati dua album tersebut. Album yang bisa dikunjungi, dikelilingi, dan dicium serta dialami, disaksikan, didengar dan—sesekali—disentuh.

Beyond the Road di Saatchi Gallery, London (Foto: Julian Abrams)

Melangkah ke dalamnya berarti pengunjubg harus meninggalkan realita dan memasuki dunia gaib yang diterangi lampu neon. Elemen lagu-lagu dari album pendampingnya, yang masing-masing dirilis pada 2017 dan 2019, menjadi soundtrack perjalanan ini, dari denyut minimalis seperti trance hingga hiruk-pikuk yang menyeluruh.

Setiap ruangan adalah pengalaman indrawi yang unik, dengan aroma, asap, pameran seni dan efek khusus yang menggambarkan suasana, artwork dan video dari album.

Ada sebuah kapel dengan jendela kaca patri yang memantul di genangan air, ada kotak telepon tua penuh grafiti yang menyanyikan lagu-lagu bagi mereka yang cukup berani untuk memakai handset-nya, dan ada koridor menuju asrama yang tampak seperti penjara di mana dua layar menampilkan film brutal yang meresahkan yang akan membuat sulit untuk mengalihkan pandangan.

Ada meja yang sepenuhnya dilapisi dengan lilin merah muda. Ada patung kepala dan bahu seperti milik manusia yang—secara meresahkan—bergerak mengikuti keliling ruangan. Keseluruhan pengalaman ini merenungkan kematian dan agama dan cinta dan ini, pada dasarnya, adalah mimpi seorang Intagrammer, kenyataan yang dibuat lebih ‘menyenangkan’ karena para pengunjung tidak boleh menggunakan perangkat pintarnya di sana.

Beyond the Road di Saatchi Gallery, London (Foto: Julian Abrams)

Saat berbicara tentang proyek ini dengan NME, Stephen Dobbie menjelaskan bahwa, pada dasarnya, musik adalah intinya dan tujuannya adalah untuk membuat orang mendengarkan musik dengan cara yang baru—untuk menemukan kembali ide suatu album di zaman yang menuntut perhatian. “Sulit membuat orang terlibat pada level yang mendalam,” kata Dobbie. “Kami berusaha menciptakan suasana di mana orang—saya tidak ingin menggunakan kata dipaksa—tetapi didorong untuk melambat dan terlibat dengan apa yang mereka dengarkan.”

“Kalau Anda berada di tempat berbeda, Anda akan mendengar sesuatu yang berbeda,” jelas Dobbie. “Kami berharap orang-orang terus tersesat, dan terus terlibat dengan musik dan visualnya di setiap ruangan dengan cara yang berbeda. Semua orang tampaknya terlibat dengan cara mereka sendiri, yang merupakan hal yang luar biasa.”

Keterangan Foto Utama: Beyond the Road di Saatchi Gallery, London (Foto: Julian Abrams)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Gelar Konser di Wembley, The Who Debut Lagu Baru

Gelar Konser di Wembley, The Who Bawakan Lagu Baru!

“Hero Ground Zero” diperkirakan menjadi lagu dari album studio terbaru The Who yang akan rilis tahun ini. The Who menggelar satu-satunya konser mereka d

on Jul 9, 2019
Tyler, The Creator

Tyler, The Creator Coba Manggung di London Setelah Cekalnya!

Sang rapper menggelar konser dadakan di London namun akhirnya dicegah oleh pihak berwajib! Baca Juga: Tyler, The Creator Umumkan Album Baru IGOR Pada 2

on May 20, 2019
UNKLE Umumkan Album Baru dan Keluarkan Video Baru

UNKLE Umumkan Album Baru dan Keluarkan Video Baru

Album The Road: Part II/Lost Highway akan rilis Maret nanti, berkolaborasi dengan Mark Lanegan, Michèle Lamy, Jon Theodore (QOTSA), Dhani Harrison, dan banyak

on Jan 12, 2019
Paramore Tetap Apik Tampil dengan Gaya Pop Seperti di Masa Emo Dulu-1

Paramore Tetap Apik Tampil dengan Gaya Pop Seperti di Masa Emo Dulu

Hayley Williams mengaku sudah jauh lebih dewasa dibandingkan pada masa ‘emo’ bandnya. Meski begitu, musisi berusia 28 tahun ini tetap tidak kehilangan gaya

on Aug 25, 2018