×
×

Search in Mata Mata Musik

Diskoteq Ajak Kalian Berdansa Lewat Grayscale!

Posted on: 07/17/19 at 10:47 am

Setelah dirilis dalam format kaset pita di gelaran Record Store Day 2019, kini debut mini album Diskoteq sudah bisa dinikmati lewat platform digital.

Pertengahan Februari lalu, unit post-punk asal Bogor ini memperkenalkan diri lewat “Graph” yang diunggah ke akun media sosial mereka. Kemudian memanfaatkan momentum Record Store Day 2019 yang digelar April kemarin, mini album pertamanya bertajuk Grayscale dihadirkan dalam format kaset pita oleh La Munai Records.

Berisikan lima lagu, mini album ini menyuguhkan ketukan-ketukan yang enak untuk berdansa, ditambah dengan agresivitas nada punk rock. Terbentuk tahun 2018 lalu, Diskoteq banyak dapatkan pengaruh dari Gang of Four, Public Image Ltd, The Rapture, Grup Pop, Au Pairs, bahkan NWA dan Wu-tang Clan.

“Dari suasana musik, kebetulan memang kami senang dengan lagu-lagu seoerti ‘White Mice’ dari Mo-Dettes, ‘Available’ dari Moving Units, “Out of the Races and onto the Tracks’ dari The Raptute sampai ‘To Hell with Proverty’ dari Gang of Four. Sisanya, masing-masing dari kami, ketika itu lagi dengar lagu apa, kita masukkan ajah,” cerita sang vokalis, Bayu Ramadhan Dwi Azni.

Untuk mendukung promo Grayscale, Diskoteq dijadwalkan melakukan Grayscale Tour yang sudah dimulai sejak 14 Juli kemarin di Bogor. Selanjutnya tur tersebut akan berlangsung di Bekasi (19/7), Jakarta (20/7), Tangerang (21/7), Cileungsi (27/7), dan akan berakhir di Bogor lagi pada awal Agustus.

Datang dari Bogor, unit post-punk ini terdiri dari Bayu Ramadhan Dwi Azni, Melly Aprianty, Dhani Ramdhani, Ahmad Fauzan dan Prayoga Setiawan. “Band ini dimulai sebagai proyek rekaman yang mengadaptasi booming-nya kebangkitan post-punk pertengahan 2000an. Ketika proyek ini mulai mendapatkan daya tarik, semua anggota setuju untuk mengubahnya menjadi band yang utuh,” jelas Bayu.  

Keterangan Foto Utama: Diskoteq, unit post-punk asal Bogor hadirkan mini album perdananya dalam format digital. (Foto: Pramedya Nataprawira/dok. Diskoteq)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Red Velvet

Red Velvet Ungguli Destiny’s Child dengan The ReVe Festival - Finale

Red Velvet baru saja merilis video musik bertema gothic untuk single baru mereka ‘Psycho,’ bersamaan dengan bagian terakhir dari seri mini album ReVe Festi

on Dec 24, 2019
Marka

Marka, Sisi Gelap Post-Punk Yang Menawan

Perkenalkan, Marka adalah proyek musik anyar dari kota Malang dengan racikan musik dark-rock/post-punk yang banyak dipengaruhi oleh band-band seperti Chris

on Dec 20, 2019
Red Velvet comeback

Red Velvet Akhiri Trilogi Album The ReVe Festival Bulan Ini!

Red Velvet akan merilis bagian terakhir dari trilogi 'The ReVe Festival' mereka bulan ini! Girl group ini akan meluncurkan 'The ReVe Festival: Finale' pada

on Dec 12, 2019
GOT7

GOT7 Hampir Sejajar dengan BTS Berkat EP Call My Name

GOT7 kembali memasuki chart dengan pencapaian baru. Call My Name, mini album terbaru dari boyband K-pop ini, debut di No. 5 pada chart World Albums Bi

on Nov 14, 2019