×
×

Search in Mata Mata Musik

Halsey Tanggapi Tuduhan Gunakan LGBTQ Sebagai ‘Strategi Pemasaran’

Posted on: 07/8/19 at 9:09 pm

Jangan macam-macam dengan ikon biseksual ini.

Sabtu (6/7) kemarin, bintang berusia 24 tahun ini mengunggah foto candid dari konsernya di Brasil ke Instagram. “puncak evolusi perempuan bi[-seksual],” tulisnya sebagai keterangan foto, bersama gambar lainnya—dengan satu tangan memegang mikrofon dan satunya lagi memegang bendera pelangi (lambang LGBTQ).

Sementara banyak yang memuji artis asal New Jersey ini di kolom komentar karena telah menyoroti komunitas LGBTQ, postingannya tidak diterima baik oleh satu pengguna, yang merasa Halsey hanya memanfaatkan komunitas itu.

“pelangi adalah strategi pemasaran baru,” komentar seorang kritikus di postingannya. Namun, peraih nominasi Grammy ini—yang mengidentifikasi diri sebagai biseksual—dengan cepat menanggapi komentar tersebut dan meluruskan semuanya.

“Bendera [pelangi] sudah ada di pertunjukan saya selama 5 tahun terakhir,” jawabnya. “Kamu hanya tidak pernah memperhatikan, dasar anak kecil pengeluh.”

Fans segera bergegas membela penyanyi “Nightmare” ini dan membanjiri kolom komentarnya dengan kata-kata positif.

“ratu,” tulis seorang pengikut. “Ditambah kamu juga bagian dari komunitas ini, bagaimana [menggunakan bendera pelangi] menjadi strategi? Apa mereka belum pernah mendengar beberapa lagumu.”

Pengikut lain menimpali, “sayangku orang ini adalah troll karena penggemar Halsey yang sebenarnya tahu kamu adalah seorang dewi biseksual.”

View this post on Instagram

peak bi gurl evolution

A post shared by halsey (@iamhalsey) on

Halsey di acara Met Gala 2019. (Foto: REX/Shutterstock/Matt Baron)

Ini bukan pertama kalinya Halsey menentang kritikus atau hater. Baru-baru ini, dia menggunakan platform-nya untuk membela Taylor Swift setelah beredarnya kabar bahwa Scooter Braun akan segera memiliki seluruh katalog musiknya.

“Taylor Swift adalah alasan besar mengapa saya selalu bersikeras untuk menulis musik saya sendiri. Dia mengubah stadionnya menjadi terlihat seperti luar angkasa. Dan memuakkan bagi saya karena tidak peduli berapa banyak kekuatan atau kesuksesan yang dimiliki seorang wanita dalam hidup ini, kamu masih rentan dijatuhkan oleh orang yang hanya ikut-ikutan dan membuatmu merasa tidak berdaya karena dendam,” tulisnya di Twitter.

Halsey menambahkan, “Ini berbicara banyak tentang seberapa jauh kita harus berjuang di industri musik. Cara penulis diperlakukan. Bagaimana sebagai penghibur kamu dihormati tetapi sebagai penulis kamu diinjak-injak. Bahkan ketika kamu menjadi keduanya. Saya mendukungnya.” Dengan demikian, jangan main-main dengan Halsey.

Artikel asli ditulis oleh Alyssa Morin untuk E! News dan sudah melalui proses penyaduran serta pengeditan oleh redaksi Mata Mata Musik.

Keterangan Foto Utama: Halsey dalam konsernya di Brasil pada akhir pekan lalu. (Foto: Instagram Halsey)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Youtube

Kebijakan Baru YouTube Untuk Video Musik Terlaris Dalam 24 Jam!

Sekarang, raksasa streaming video ini tidak lagi menghitung penayangan lewat iklan berbayar sebagai satu ‘view’. Baca Juga: 5 Klip Musik K-Pop Terpopuler

on Sep 18, 2019
Halsey

Halsey Lepas Lagu Baru dari Album Ketiganya, Manic

“Graveyard” hadir setelah siaran langsung Halsey melukis sampul album Manic. Baca Juga: Halsey Luncurkan “Nightmare” Halsey mengumumkan album studi

on Sep 17, 2019
Taylor Swift

Lover Milik Taylor Swift Raih Sukses Besar!

Sehari setelah peluncurannya pada 23 Agustus lalu, Lover langsung berada di posisi puncak penjualan album tertinggi di Amerika Serikat. Baca Juga: Taylor Sw

on Sep 2, 2019
MTV VMAs 2019

9 Penampilan di MTV VMAs 2019 yang Jadi Sorotan!

Setelah absen tahun lalu, MTV VMAs 2019 hadir dengan berbagai penampilan musisi ternama yang terkonsep dengan matang! Baca Juga: Daftar Nominasi MTV VMAs 20

on Aug 28, 2019