×
×

Search in Mata Mata Musik

Halsey Tanggapi Tuduhan Gunakan LGBTQ Sebagai ‘Strategi Pemasaran’

Jangan macam-macam dengan ikon biseksual ini.

Sabtu (6/7) kemarin, bintang berusia 24 tahun ini mengunggah foto candid dari konsernya di Brasil ke Instagram. “puncak evolusi perempuan bi[-seksual],” tulisnya sebagai keterangan foto, bersama gambar lainnya—dengan satu tangan memegang mikrofon dan satunya lagi memegang bendera pelangi (lambang LGBTQ).

Sementara banyak yang memuji artis asal New Jersey ini di kolom komentar karena telah menyoroti komunitas LGBTQ, postingannya tidak diterima baik oleh satu pengguna, yang merasa Halsey hanya memanfaatkan komunitas itu.

“pelangi adalah strategi pemasaran baru,” komentar seorang kritikus di postingannya. Namun, peraih nominasi Grammy ini—yang mengidentifikasi diri sebagai biseksual—dengan cepat menanggapi komentar tersebut dan meluruskan semuanya.

“Bendera [pelangi] sudah ada di pertunjukan saya selama 5 tahun terakhir,” jawabnya. “Kamu hanya tidak pernah memperhatikan, dasar anak kecil pengeluh.”

Fans segera bergegas membela penyanyi “Nightmare” ini dan membanjiri kolom komentarnya dengan kata-kata positif.

“ratu,” tulis seorang pengikut. “Ditambah kamu juga bagian dari komunitas ini, bagaimana [menggunakan bendera pelangi] menjadi strategi? Apa mereka belum pernah mendengar beberapa lagumu.”

Pengikut lain menimpali, “sayangku orang ini adalah troll karena penggemar Halsey yang sebenarnya tahu kamu adalah seorang dewi biseksual.”

View this post on Instagram

peak bi gurl evolution

A post shared by halsey (@iamhalsey) on

Halsey di acara Met Gala 2019. (Foto: REX/Shutterstock/Matt Baron)

Ini bukan pertama kalinya Halsey menentang kritikus atau hater. Baru-baru ini, dia menggunakan platform-nya untuk membela Taylor Swift setelah beredarnya kabar bahwa Scooter Braun akan segera memiliki seluruh katalog musiknya.

“Taylor Swift adalah alasan besar mengapa saya selalu bersikeras untuk menulis musik saya sendiri. Dia mengubah stadionnya menjadi terlihat seperti luar angkasa. Dan memuakkan bagi saya karena tidak peduli berapa banyak kekuatan atau kesuksesan yang dimiliki seorang wanita dalam hidup ini, kamu masih rentan dijatuhkan oleh orang yang hanya ikut-ikutan dan membuatmu merasa tidak berdaya karena dendam,” tulisnya di Twitter.

Halsey menambahkan, “Ini berbicara banyak tentang seberapa jauh kita harus berjuang di industri musik. Cara penulis diperlakukan. Bagaimana sebagai penghibur kamu dihormati tetapi sebagai penulis kamu diinjak-injak. Bahkan ketika kamu menjadi keduanya. Saya mendukungnya.” Dengan demikian, jangan main-main dengan Halsey.

Artikel asli ditulis oleh Alyssa Morin untuk E! News dan sudah melalui proses penyaduran serta pengeditan oleh redaksi Mata Mata Musik.

Keterangan Foto Utama: Halsey dalam konsernya di Brasil pada akhir pekan lalu. (Foto: Instagram Halsey)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Taylor Swift

Taylor Swift & Jennifer Hudson di Trailer Resmi Film Cats

Universal merilis trailer resmi untuk adaptasi film baru dari drama Broadway, Cats, yang dibintangi oleh Taylor Swift, Jennifer Hudson dan James Corden. Baca

on Jul 21, 2019
Konser Mendatang BTS di Arab Saudi Picu Amarah Warganet!-1

Konser Mendatang BTS di Arab Saudi Picu Amarah Warganet!

Septet ini akan menjadi grup asing pertama yang menggelar konser stadion di negara itu. Boyband ikonik BTS dijadwalkan tampil di Arab Saudi pada 11 Oktober

on Jul 16, 2019
3 Bintang EDM Masuk Daftar Entertainer dengan Bayaran Tertinggi Versi Forbes

3 Bintang EDM Masuk Daftar Entertainer dengan Bayaran Tertinggi Versi ...

The Chainsmokers, Marshmello dan Calvin Harris menjadi perwakilan EDM yang masuk dalam daftar edisi 2019 tersebut. Setiap tahun, Forbes menerbitkan daftar 1

on Jul 12, 2019
Nicki Minaj Putuskan Batal Tampil di Arab Saudi

Nicki Minaj Putuskan Batal Tampil di Arab Saudi

Sang rapper membatalkan penampilannya di Jeddah World Fest, menyatakan dukungannya terhadap wanita dan komunitas LGBT. Nicki Minaj mundur dari lineup festiv

on Jul 10, 2019