×
×

Search in Mata Mata Musik

Morrissey: “Semua Orang Akhirnya Lebih Memilih Ras Mereka Sendiri”

Posted on: 06/27/19 at 11:32 am

Dia juga kembali menyuarakan dukungan untuk Anne Marie Waters, ketua partai anti-Islam For England.

Sejak menyatakan dukungannya untuk partai anti-Islam For England, Morrissey telah dibanjiri dengan tuduhan rasisme. Hal ini diperkuat setelah dia mengatakan pemberi sertifikasi Halal adalah pendukung ISIS. Namun, dalam pembelaan terbarunya terhadap pelabelan semacam itu, Moz mengklaim dirinya tidak mungkin rasis karena “semua orang pada akhirnya lebih memilih ras mereka sendiri.”

Pernyataan itu diucapkannya dalam wawancara baru yang dilakukan oleh keponakan Morrissey, Sam Etsy Rayner, untuk situs web Moz. Dirilis satu bulan setelah pernyataan anehnya yang membela dukungannya terhadap For England, wawancara yang dikutip langsung itu menampilkan mantan vokalis The Smiths ini mengutarakan retorika yang agresif dan agak membingungkan.

Saat ditanya tentang kecenderungan politiknya, misalnya, Morrissey mengatakan dia “tidak pernah memilih siapa pun dalam hidup saya,” dan sementara dia “tidak tahu apa-apa tentang” sayap kiri Liberal Democrats atau partai Green Inggris, dia memberikan dukungannya untuk For England.

“Saya rasa [pemimpin For England] Anne Marie Waters adalah satu-satunya pemimpin partai Inggris yang dapat menyatukan kelompok kiri dan kanan. Saya tidak tahu pemimpin partai lain yang bahkan INGIN melakukan ini,” kata Morrissey, segera setelah mengakui dia tidak tahu apa-apa tentang partai lain.

“Britania Raya adalah tempat yang penuh kebencian sekarang, dan saya pikir kita membutuhkan seseorang untuk menghentikan kegilaan ini dan berbicara untuk semua orang. Saya melihat Anne Marie Waters sebagai orang ini.”

Tentu saja, dia langsung menentang gagasan berbicara “untuk semua orang” ketika dia menjawab pertanyaan terkait “ras,”

“Jika kamu menyebut seseorang rasis di Inggris modern, kamu memberi tahu mereka kalau kamu kehabisan kata-kata. Kamu menutup perdebatan dan melarikan diri. Kata itu tidak ada artinya sekarang. Semua orang pada akhirnya lebih memilih ras mereka sendiri… apakah ini membuat semua orang rasis?”

“Orang-orang yang mengurangi obrolan menjadi masalah ras dapat dikatakan sebagai ‘rasis’ yang paling tradisional karena segala sesuatu dalam hidup BUKAN semata-mata masalah ras, jadi mengapa membuatnya begitu? Keberagaman tidak mungkin menjadi kekuatan jika setiap orang memiliki ide yang tidak akan pernah sesuai. Jika batasan adalah hal yang begitu mengerikan lalu mengapa mereka ada? Batasan membawa ketertiban.”

Jadi sepertinya Morrissey ingin seseorang untuk berbicara untuk semua orang… yang punya pemikiran seperti dia. Hal lain yang membuktikan dia mungkin salah mengerti terlihat saat Rayner bertanya soal beberapa jurnalis yang mengkritik hak istimewa Moz sebagai orang kulit putih. Rayner mengatakan itu lebih seperti “kerugian orang kulit putih,” yang sendirinya terdengar sangat menjijikan, tetapi Moz kemudian menjawab, “Tetapi bahkan mencaci seseorang karena hak istimewa orang kulit putih itu sendiri adalah komentar yang rasis! Semuanya telah mencapai proporsi yang konyol sekarang.”

Sesi lainnya dalam wawancara ini menampilkan banyak ejekan terhadap surat kabar The Guardian (“Saat kamu mulai berdebat dengan The Guardian, kamu merasa seolah sedang berusaha berargumen dengan orang-orang yang hampir tidak terlatih menggunakan toilet”) dan propaganda anti-daging yang biasanya (“Di AS, kebanyakan orang mati karena mengonsumsi hewan, tetapi tampaknya itu tidak pernah menjadi perhatian pemerintah karena… hal ini baik bagi bisnis untuk membuat orang tetap dalam pengobatan”). Baca keseluruhan hasil wawancaranya di situs web Morrissey.

Keterangan Foto Utama: Moz disorot lagi karena pernyataannya dalam sebuah interview di website-nya. (Foto: Google Images)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Camila Cabello

Camila Cabello Minta Maaf atas Postingan Lama yang Berbau Rasis

Camila Cabello mengeluarkan pernyataan minta maaf atas postingan rasis yang diunggahnya ke platform sosial media Tumblr waktu dia masih berumur 15 tahun. 

on Dec 20, 2019
Stormzy

Stormzy Kecam Politisi Inggris yang Memandang Rendah Rapper

Rapper asal Inggris Stormzy mengkritik keras para politisi yang memandang rendah artis muda setelah dia diejek oleh seorang menteri dari Partai Konservatif, Mi

on Dec 17, 2019
John Legend

John Legend Perpanjang Perkelahiannya dengan Donald Trump

John Legend menghidupkan kembali pertikaiannya dengan Donald Trump, dengan menyebut presiden AS itu “picik dan narsis.” Ia juga membahas kekhawatirannya t

on Oct 28, 2019
Dwagie

Rapper Dwagie Dukung Protes Hong Kong Lewat “Raise My Fist”

Di saat artis-artis China gencar menunjukkan keberpihakan mereka, rapper asal Taiwan ini meluncurkan lagu yang mengandung lirik “They want Hong Kong but not

on Sep 10, 2019