×
×

Search in Mata Mata Musik

Perjanjian Kesetaraan Gender 50/50 Diperluas di Industri Musik

Posted on: 06/27/19 at 12:04 pm

Tahun lalu, lebih dari 190 festival menandatangani perjanjian untuk mencapai keseimbangan gender 50/50 pada 2020.

Tujuh bulan sudah berlalu sejak perjanjian kesetaraan gender ditandatangani, dan skema ini diperluas ke lebih banyak venue, label, orkestra dan ruang konser.

Vanessa Reed adalah pendiri Keychange dan CEO PRS Foundation, yang mendanai musisi dan artis baru. Dia juga dinobatkan sebagai wanita paling berkuasa ketiga di industri musik oleh program Woman’s Hour dari BBC Radio 4, tepat di belakang Beyoncé dan Taylor Swift.

“Kami memulai perjanjian ini karena kami menyadari kesenjangan gender adalah masalah yang terjadi secara luas di industri, bukan hanya di festival,” kata Reed kepada Radio 1 Newsbeat.

“Kita perlu melihat tenaga kerja yang lebih berimbang.”

Vanessa Reed, pendiri janji Keychange 50/50. (Foto: Ruth Kilpatrick)

“Kami sadar ini benar-benar membuat artis-artis wanita baru hilang semangat kalau mereka hanya dihadapkan dengan pria di studio rekaman atau sebaliknya saat mereka menandatangani kontrak rekaman.”

“Jangan lupa juga di industri rekaman hanya 15 persen label yang mayoritas dimiliki oleh wanita dan hampir tidak ada wanita di studio rekaman.”

Reed mengatakan, panggung festival dan venue harus mencerminkan audiensinya.

“Kalau tidak, kita hanya akan lanjut mengabadikan masyarakat di mana hanya pria kelas menengah kulit putih saja yang punya suara. Kita sekarang sudah sampai di titik di mana semua orang tahu nilai keberagaman saat berkaitan dengan kesuksesan bisnis. Dalam hal merekrut staf baru kita tahu orang-orang sekarang memperhatikan nilai suatu perusahaan saat mereka melamar pekerjaan.”

The Royal Albert telah menandatangani perjanjian keseimbangan gender, serta Opera, tempat penyelenggaraan penghargaan film Bafta. (Foto: Gareth Cattermole)

60 organisasi telah mendaftar ke Keychange termasuk Royal Opera House, English National Opera, label rekaman Bella Union dan venue musik EartH di London Timur.

“Ada tradisi menugaskan lebih banyak komposer pria daripada wanita di dunia klasik. Itulah sebabnya kami mendorong orkestra, label, penerbit, venue, ruang konser untuk mendaftar,” jelasnya.

Dia mengatakan, ini semua bertujuan untuk memastikan wanita muda bisa melihat bahwa tidak mustahil bagi mereka untuk bisa menjadi produser, manajer label atau penampil utama di festival.

“Saya pikir kita hanya perlu benar-benar secara sadar menggeser stereotip yang membatasi cara anak perempuan dan laki-laki melihat masa depan mereka. Ini tentunya tidak spesifik untuk musik saja. Ada prasangka yang tertanam mendalam yang harus kita hilangkan karena kita semua berbakat, ini tentang kesempatan, kesempatan inilah yang tidak di semua tempat ada, tetapi bakatnya ada di mana-mana.”

Rosalia di Primavera Festival, yang merupakan festival besar pertama dengan line-up 50/50. (Foto: Xavi Torrent)

Skema ini telah menghadapi beberapa perlawanan di industri dari orang-orang yang percaya itu adalah sesuatu yang mustahil. Salah satu argumennya adalah tidak ada cukup banyak artis wanita untuk dipilih.

“Saya rasa kita semua perlu bekerja bersama dan mengatakan ada banyak wanita berbakat yang pantas mendapat eksposur, pantas mendapat pekerjaan atau layak mendapat tempat di line up. Kita hanya perlu memikirkan kembali cara kita merekrut orang dan cara kita memutuskan bakat yang akan kita taruh pada tahap mana.”

Keterangan Foto Utama: Cardi B menjadi penampil utama salah satu festival yang mencapai keseimbangan gender 50/50, Way Out West di Swedia. (Foto: Getty Images/Kevin Winter)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Foo Fighters

Foo Fighters Rilis Ulang T-shirt Tur 1995 Mereka Untuk Bantu Venue Mus...

Dave Grohl (Foo Fighters). (Foto: Ryan Johnston). Foo Fighters telah merilis t-shirt tur old school mereka untuk membantu mengumpulkan uang untuk berbagai v

on Aug 15, 2020
Konser Musik

Venue Baru Khusus Social Distancing di Inggris Gelar Konser Musik Pert...

Konser Sam Fender sebagai debut konser di venue physical distancing, Newcastle, Inggris. (Foto: Jonathan Morgan / Twitter). Venue musik outdoor baru di Ingg

on Aug 14, 2020
Melomaniac 4th

Melomaniac 4th Episode: Soulnation Virtual Edition Akan Kembali Pada 2...

Melomaniac 4th Episode: Soulnation Virtual Edition. Acara musik live virtual yang dipersembahkan oleh Java Festival Production, Melomaniac 4th Episode: Soul

on Aug 13, 2020
We The Fest 2020

We The Fest Virtual Home Edition Akan Digelar Gratis. Daftar Di Sini S...

Ismaya Live telah mengumumkan tanggal penyelenggaran We The Fest 2020 Virtual Home Edition melalui kanal Instagram @we.the.fest dengan postingan video yang

on Aug 11, 2020