×
×

Search in Mata Mata Musik

Sampul Houses of the Holy Led Zeppelin Dilarang Beredar di Facebook!

Posted on: 06/22/19 at 1:00 pm

Sampul album ikonik ini tampaknya memicu filter penyensoran otomatis Facebook.

Siapa pun yang mencoba memposting sampul album klasik Led Zeppelin dari tahun 1973, House of the Holy, di Facebook kemungkinan akan mengalami masalah penyensoran.

Menurut majalah Classic Rock, situs media sosial itu tampaknya melarang pengedaran gambar sampul ikonik yang menampilkan anak-anak telanjang yang sedang naik batu di Giant’s Causeway di Irlandia Utara, yang dibuat dari kolase foto karya Aubrey Powell dari Hipgnosis.

Michelle Kaotic, yang mengurus halaman Facebook Led Zeppelin, menggunakan sampul album ini untuk halaman acara di 2011. Delapan tahun kemudian, gambar acara tersebut dilarang oleh Facebook.

Laporan lebih lanjut dari pengguna lain dan operator halaman penggemar menghasilkan hasil yang serupa, dengan gambar mereka ditandai dan dihapus. Beberapa pengguna bahkan diblokir dari akun mereka selama tiga hari.

Sebuah petisi di Change.org bahkan sudah dibuat, meminta Facebook untuk menghapus penyensoran itu. Saat Kaotic berusaha membagikan petisi, itu pun mengakibatkan reaksi karena gambar thumbnail-nya.

“Sekitar 30 menit setelah memposting petisi di halaman saya, saya menerima pemberitahuan bahwa postingan itu bertentangan dengan standar komunitas,” katanya. “Saya kemudian membuat postingan lain, menyebutkan bagaimana petisi itu dihapus. Tidak lama kemudian, semua orang berkomentar, mengatakan mereka telah membagikan petisi dan juga diberi peringatan. Tautan ke petisi dihapus oleh siapa saja yang membagikannya. Semua ini karena gambar thumbnail-nya adalah sampul album itu. Bahkan ada anggota halaman yang mengirim pesan ke saya untuk menunjukkan mereka diberi larangan selama 24 jam. Beberapa bahkan menerima larangan selama tiga hari.”

Sampul itu kemungkinan menjadi korban filter otomatis Facebook yang menggunakan algoritme yang dipasangkan dengan suara manusia dari karyawan penyensoran untuk menyaring konten yang diunggah dan menjauhkan pedofilia, gambar mengerikan, serta konten ilegal dan cabul lainnya dari Facebook.

Menurut Facebook, 96 persen konten yang berisi ketelanjangan tidak ditampilkan. Secara bersamaan, album Houses of the Holy dikelompokkan dengan konten yang dilarang ini. Terlepas dari keunggulan artistiknya, masuk akal kalau gambar tersebut ditandai oleh moderator yang belum pernah mendengar tentang Led Zeppelin, memblokir gambar karena secara teknis gambar tersebut memang menampilkan anak-anak yang telanjang.

Facebook juga pernah melarang sampul Nevermind milik Nirvana dan Nothing Shocking dan Ritual De Lo Habitual milik Jane’s Addicition, dan kemudian membatalkan larangan mereka. Dengan petisi dan liputan berita terkait larangan sampul Led Zeppelin, mungkin saja situs itu dapat secara khusus menghapus gambar dari firewall kontennya.

Menurut kabar terbaru yang diturunkan Kamis, 20 Juni, Facebook resmi mencabut larangannya terhadap sampul album Houses of the Holy milik Led Zeppelin.

Sampul House of the Holy milik Led Zeppelin. (Foto via CoS)

Keterangan Foto Utama: Led Zeppelin. (Foto: Redferns/Dick Barnatt)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Led Zeppelin

Kerennya Led Zeppelin di Mata George Harrison

Tahun 1973, tidak ada band yang lebih besar daripada Led Zeppelin. Buat kalian yang masih ragu, band ini memecahkan rekor jumlah penonton konser yang dicetak T

on Nov 20, 2019
Musik Terlaris

Artis Musik Terlaris Tahun 1969-1996: Dari The Beatles Hingga Madonna

Ketenaran, kekayaan dan fans yang setia—ini sering kali adalah mimpi yang jadi kenyataan bagi para artis musik paling populer di dunia. Berkat keahlian kr

on Nov 12, 2019
Band

10 Band yang Ternyata Pernah Ganti Nama

Seymour? The Hype? On A Friday? The Rain? Siapa sih mereka? Baca juga: 5 Band Fiksi Ini Terlalu Keren Untuk Dihiraukan! Kamu mungkin tidak sadar kalau ka

on Nov 1, 2019
Dave Grohl

Dave Grohl Ungkapkan Them Crooked Vultures Masih Mungkin Reunian!

Dave Grohl secara halus mengisyaratkan kemungkinan reuni Them Crooked Vultures. Baca Juga: Personil Foo Fighters Mengaku Diintimidasi Dave Grohl Supergroup

on Aug 19, 2019