×
×

Search in Mata Mata Musik

Thurston Moore Hadiri Acara Penghormatan Pete Shelley

Posted on: 06/6/19 at 10:00 am

Malam itu menandai pertama kalinya Royal Albert Hall menyelenggarakan malam musik yang menampilkan tiga band dari ranah punk dan new wave tahun 70an.

Buzzcocks mengonfirmasi akan tampil pada Jumat, 21 Juni 2019 di Royal Albert Hall. Setelah kematian tragis vokalis dan personil pendiri mereka, Pete Shelley, personil lainnya merasa malam itu harus menjadi penghormatan bagi Shelley dan perayaan kehidupannya.

“Saya tidak sabar tampil di pertunjukan luar biasa di Royal Albert Hall, London. Ini akan menjadi tempat yang sempurna bagi kami dan penggemar kami untuk memberikan penghormatan kepada Pete Shelley,” kata Steve Diggle dari Buzzcocks dalam sebuah pernyataan.

Buzzcocks akan tampil bersama beberapa vokalis tamu spesial termasuk Dave Vanian dan Captain Sensible (The Damned), Peter Perrett (Only Ones), Thurston Moore (Sonic Youth), Tim Burgess (The Charlatans), Pauline Murray (Penetration), Richard Jobson (The Skids), Steve Garvey dan John Maher (pendiri Buzzcocks) dan Paul Morley—sebagai pembawa acara—dengan tamu lainnya yang akan segera diumumkan.

Kunjungi situs web resmi Royal Albert Hall untuk tiket dan informasi lebih lanjut terkait acara ini.

Beberapa bulan kemudian, mereka menandatangani kontrak dengan United Artists. Mereka menjadi salah satu band ranah punk dan new wave yang paling sukses dan bertahan paling lama. Lagu-lagu hit mereka seperti “Ever Fallen In Love (With Someone You Shouldn’t’ve),” “What Do I Get?,” “Promises” dan “Everybody’s Happy Nowadays” sempat lama menduduki tangga lagu.

Mereka menggelar tur bersama Nirvana dan Pearl Jam, dan bahkan menjadi inspirasi nama acara televisi di BBC, Never Mind The Buzzcocks. Sebuah indikasi umur panjang dan pengaruh mereka.

Band punk veteran, The Damned, memecahkan rekor dua tahun lalu dan menjadi band pertama dari tahun 70an yang tampil di lokasi bergengsi tersebut, menjual habis tiket dan membawakan lagu-lagu hit dari sepanjang karier mereka selama tiga jam.

Kesuksesan seperti itu adalah peristiwa yang membuat publik menuntut penampilan yang serupa di Royal Albert Hall. Tiga band dihubungi dan ketiganya langsung mengambil kesempatan sekali seumur hidup ini untuk tampil di atas panggung yang tidak pernah mereka duga sebelumnya.

Legenda punk gelombang pertama, Buzzcocks, akan menutup malam itu. Dibentuk di Manchester pada Februari 1976 setelah menyaksikan The Sex Pistols tampil, mereka menjadi band punk Inggris pertama yang membentuk label mereka sendiri. Mereka merilis EP debut mereka, Spiral Scratch, via New Hormones di tahun yang sama.

The Skids dari Falkirk adalah salah satu band punk pertama di Skotlandia. Didirikan oleh gitaris Stuart Adamson (yang kemudian bermain di band Big Country) mereka digawangi oleh Richard Jobson, yang sering diingat karena penampilannya di Top Of The Pops yang menggemparkan.

Dukungan radio dari John Peel untuk EP yang dirilis sendiri, Charles, membuat mereka dikontrak oleh Virgin Records pada April 1978, di mana mereka mengeluarkan banyak single sukses termasuk “Masquerade,” “Working For The Yankee Dollar” dan lagu hit Top 10 “Into The Valley,” sebelum mengembangkan musik mereka ke arah yang lebih post-punk.

Pengaruh mereka masih terasa hingga hari ini dengan dua band rock kontemporer terbesar, Green Day dan U2, yang bersatu di 2006 untuk meng-cover lagu The Skids “The Saints Are Coming,” lagu dari EP mereka di 1978 Wide Open sebagai penggalangan dana untuk korban Badai Katrina. Lagu ini meraih peringkat No. 1 di 10 negara dan No. 2 di tangga lagu Britania Raya. Ini akan menjadi konser penuh terakhir The Skids sebagai band untuk waktu yang belum ditentukan.

Penetration, band punk pertama asal timur laut Inggris and salah satu dari sedikit band punk yang digawangi seorang wanita (dalam hal ini Pauline Murray), akan membuka malam itu. Single debut mereka, “Don’t Dictate,” yang dirilis di 1977 melalui Virgin Records, tetap menjadi lagu klasik abadi seperti halnya album debut mereka yang berpengaruh, Moving Targets.

Sebagai salah satu band punk pertama yang bergerak ke arah new wave, Penetration meraih kesuksesan besar mereka melalui single hit “Come Into The Open,” sebelum Pauline Murray hengkang untuk menempuh karier solonya.

Keterangan Foto Utama: Poster konser Buzzcocks, The Skids, dan Penetration di Royal Albert Hall, London. (Foto via uDiscover Music)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Pete Shelley, Vokalis Band Punk Buzzcocks, Tutup Usia

Pete Shelley Tutup Usia

Salah satu pendiri band punk fenomenal Buzzcocks ini, diduga terkena serangan jantung. Oleh: Kevin Rawlinson (The Guardian) Pete Shelley, vokalis utama band pun

on Dec 7, 2018