×
×

Search in Mata Mata Musik

Universal Music Group Bantah Kehilangan 500 Ribu Rekaman Master

Posted on: 06/12/19 at 4:20 pm

Surat kabar New York Times mengklaim UMG kehilangan 500.000 rekaman master saat kebakaran melanda lahan Universal Studios di Hollywood.

Kemarin (11/6), The New York Times menerbitkan kisah menakjubkan yang mengklaim bahwa Universal Music Group kehilangan sekitar 500.000 rekaman master milik artis-artis ikonik dalam kebakaran yang melahap lahan Universal Studios di Hollywood pada 2008 silam.

Pada waktu itu, UMG mengecilkan kerusakan yang terjadi, setelah mengatakan pada Deadline bahwa hanya ada “sedikit kehilangan dari tempat penyimpanan UMG.” Menggali dokumen hukum dan catatan internal, serta Randy Aronson, mantan karyawan UMG, surat kabar tersebut mengurai kejanggalan dalam pernyataan publik mereka, dan menyatakan ini adalah “bencana terbesar dalam sejarah bisnis musik.”

Kini, UMG membantah laporan Times, dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa artikel tersebut berisi “banyak ketidakakuratan, pernyataan menyesatkan, kontradiksi dan kesalahpahaman mendasar dari lingkup insiden dan aset yang terkena dampak.”

“Walaupun ada kendala yang mencegah kami membahas secara terbuka beberapa detail dari kebakaran yang terjadi di fasilitas NBCUniversal Studios lebih dari satu dekade yang lalu, insiden itu—meski sangat disayangkan—tidak pernah memengaruhi ketersediaan musik yang dirilis secara komersial atau berdampak pada kompensasi artis,” tulis UMG.

UMG lanjut menyebutkan “puluhan ribu rekaman katalog lama yang telah kami terbitkan dalam beberapa tahun terakhir—termasuk versi rekaman berkualitas master, resolusi tinggi, audiophile dari banyak rekaman yang diklaim ‘musnah’ oleh artikel itu. ” Namun, mereka tidak membantah kerusakan yang terjadi pada arsip, dan seorang sumber mengatakan pada Variety bahwa perwakilan UMG “tidak sepenuhnya terus terang tentang tingkat kerusakan” pada saat itu.

Menurut Times, kehilangan tersebut berdampak pada arsip milik label seperti Decca, Chess, Impulse, MCA, ABC, A&M, Geffen dan Interscope, yang semuanya telah diakuisisi atau bermitra dengan UMG selama beberapa tahun. Menurut Times, inilah beberapa arsip yang hilang.

“Di antara dokumen master milik Decca yang terbakar ada rekaman oleh tokoh-tokoh besar dalam musik Amerika Serikat, Louis Armstrong, Duke Ellington, Al Jolson, Bing Crosby, Ella Fitzgerald, Judy Garland. Kaset master untuk katalog Billie Holiday di Decca kemungkinan besar musnah seluruhnya. Master milik Decca juga mencakup rekaman dari artis-artis hebat seperti Louis Jordan and His Tympany Five dan Patsy Cline.

Kebakaran kemungkinan besar melahap sebagian besar master dan multitrack master milik Chuck Berry di Chess, koleksi yang berisi rekaman terbesar Berry. Master Chess yang terbakar mencakup hampir semua musik yang direkam untuk label ini dan anak perusahaannya, termasuk sebagian besar rilisan Chess dari Muddy Waters, Howlin’ Wolf, Willie Dixon, Bo Diddley, Etta James, John Lee Hooker, Buddy Guy dan Little Walter.

Koleksi lainnya yang sangat mungkin hilang yaitu kaset master materi pertama yang dirilis secara komersial milik Aretha Franklin, yang direkam di masa remajanya saat tampil di gereja ayahnya, Rev. C.L. Franklin, yang menciptakan puluhan album untuk Chess dan anak labelnya.

Hampir semua master milik Buddy Holly hilang saat kebakaran. Sebagian besar  master John Coltrane di  Impulse hilang, demikian juga master untuk rilisan berharga Impulse milik Ellington, Count Basie, Coleman Hawkins, Dizzy Gillespie, Max Roach, Art Blakey, Sonny Rollins, Charles Mingus, Ornette Coleman, Alice Coltrane, Sun Ra, Albert Ayler, Pharoah Sanders dan artis jazz besar lainnya.

Hal lainnya yang juga ternyata lenyap yaitu master untuk puluhan single hit resmi, termasuk “Rock Around the Clock” karya Bill Haley and His Comets, “Rocket 88” karya Jackie Brenston and His Delta Cats, “Bo Diddley/I’m A Man” karya Bo Diddley, “At Last” karya Etta James, “Louie Louie” karya The Kingsmen, dan “People Get Ready” karya The Impressions.

Daftar rekaman master single dan album menunjukkan judul dari puluhan artis legendaris, dari berbagai genre musik populer abad ke-20 dan 21. Daftar itu mencakup rekaman milik Benny Goodman, Cab Calloway, the Andrews Sisters, the Ink Spots, the Mills Brothers, Lionel Hampton, Ray Charles, Sister Rosetta Tharpe, Clara Ward, Sammy Davis Jr., Les Paul, Fats Domino, Big Mama Thornton, Burl Ives, the Weavers, Kitty Wells, Ernest Tubb, Lefty Frizzell, Loretta Lynn, George Jones, Merle Haggard, Bobby (Blue) Bland, B.B. King, Ike Turner, the Four Tops, Quincy Jones, Burt Bacharach, Joan Baez, Neil Diamond, Sonny and Cher, the Mamas and the Papas, Joni Mitchell, Captain Beefheart, Cat Stevens, the Carpenters, Gladys Knight and the Pips, Al Green, the Flying Burrito Brothers, Elton John, Lynyrd Skynyrd, Eric Clapton, Jimmy Buffett, the Eagles, Don Henley, Aerosmith, Steely Dan, Iggy Pop, Rufus and Chaka Khan, Barry White, Patti LaBelle, Yoko Ono, Tom Petty and the Heartbreakers, the Police, Sting, George Strait, Steve Earle, R.E.M., Janet Jackson, Eric B. and Rakim, New Edition, Bobby Brown, Guns N’ Roses, Queen Latifah, Mary J. Blige, Sonic Youth, No Doubt, Nine Inch Nails, Snoop Dogg, Nirvana, Soundgarden, Hole, Beck, Sheryl Crow, Tupac Shakur, Eminem, 50 Cent dan the Roots.”

Keterangan Foto Utama: Kebakaran di Universal Studio tahun 2008. (Foto: David McNew)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Taylor Swift

Taylor Swift Dilarang Nyanyi Lagu Lamanya di AMA 2019

Penampilan Taylor Swift di American Music Awards terancam, begitu pula masa depan film dokumenter barunya di Netflix. Menurut sang superstar, perseteruan yang

on Nov 15, 2019
Vevo

Vevo Rayakan 10 Tahun Sebagai Platform Premium Video Musik

Sekarang, video musik tidak lagi mendominasi MTV, tetapi tetap hidup di platform premium sekelas Vevo, yang merayakan ulang tahun ke-10-nya tahun ini. Baca

on Oct 23, 2019
Universal Music

Universal Music Buka Markas di Asia Tenggara, Fokus ke Musik Rap

Korea punya K-Pop. India punya musik Bollywood. Mungkinkah kawasan Asia Tenggara yang terkenal padat dan tumbuh cepat menjadi sarang baru bagi hip-hop? Baca

on Sep 18, 2019
Ariel Nayaka

Ariel Nayaka Gabung Def Jam South East Asia

Def Jam South East Asia dan Astralwerks Asia menjadi divisi label terbaru dari Universal Music Group. Baca Juga: No Handouts, Single Baru Ariel Nayaka, L

on Sep 16, 2019