×
×

Search in Mata Mata Musik

P-Bass Milik Mark Hoppus Dilelang Untuk The Trevor Project!

Selain Precision Bass-nya, Mark Hoppus juga melepaskan beberapa alat musik lain andalannya.

Mark Hoppus dari blink-182 melelang Fender Mark Hoppus Precision Bass khusus miliknya yang dia gunakan untuk menulis sebagian besar album blink-182 di 2003, dan menjual beberapa instrumen lain yang dia punya sepanjang kariernya.

Semua hasil pelelangan dan penjualan tersebut akan disalurkan ke The Trevor Project, sebuah organisasi yang berfokus pada upaya intervensi krisis di kalangan kaum muda lesbian, gay, biseksual, transgender, queer, dan questioning—orang yang masih mempertanyakan identitas gender dan orientasi seksualnya.

kalian bisa menemukan semua instrumen yang dijual Hoppus, serta membelinya, jika berminat, di situs resmi Reverb. Tonton video Mark membahas tentang instrumennya di bawah, dan berikut beberapa informasi lebih lanjut:

Pada awal Juni, di awal bulan Pride tahunan yang merayakan orang-orang LGBTQ dan mendorong hak dan kesetaraan kaum gay di seluruh dunia, Mark Hoppus dari blink-182 mengkritik ide parade “Straight Pride” yang direncanakan berlangsung di Boston. Justru, guna mendukung komunitas LGBTQ, dia berjanji akan melelang satu bass dan mendonasikan semua hasilnya untuk The Trevor Project, sebuah organisasi yang berfokus pada upaya intervensi krisis di kalangan kaum muda lesbian, gay, biseksual, transgender, ‘queer’, dan ‘questioning’.

Salah satu Instrumen yang dilelang adalah Fender Mark Hoppus Precision Bass khusus miliknya yang dia gunakan untuk menulis sebagian besar album grup di 2003 yang tidak berjudul (terkadang disebut sebagai album eponim). Dan minggu depan—pada hari pelelangan bass kustom berakhir—Hoppus akan meluncurkan ‘The Official Mark Hoppus of blink-182 Reverb Shop’ untuk menjual hampir 80 instrumen dan bagian peralatan lain dari koleksinya.

“Kami menyebut bass kotak-kotak ini Groundskeeper Willie. Saya menulis banyak riff bass untuk album tanpa judul kami [2003] dengan bass ini. Ada stiker unicorn di bass ini dan gantungan kunci Famous Stars and Straps warna pink yang sudah ada di bass ini selama satu setengah dekade terakhir,” kata Hoppus tentang gitar bassnya. “Saya melelang ini untuk mengumpulkan dana untuk The Trevor Project, yang merupakan organisasi hebat yang melakukan pekerjaan besar.”

Fender Precision Bass kustom milik Mark Hoppus yang dilelang untuk organisasi LGBTQ. (Foto via Reverb)

Seperti yang juga dibicarakan Mark dalam video, berikut adalah daftar lengkap alat musik yang dijual:

* Fender Precision Bass yang digunakan dalam tur, yang menampilkan gambar gurita kustom karya Craig Christy dari Ray Gun Tattoo

* Mikrofon kondensor tabung Blue Microphones yang dicat khusus yang menurut Hoppus telah “menjadi bagian penting dalam pengaturan studio saya sejak Jerry Finn menyuruh saya membeli [ini] untuk Enema of the State.”

* Sepasang kotak dan ‘preamp’ Avalon U5 DI yang sering digunakan oleh Hoppus. “Ini adalah suara sebelum dan sesudah dikeraskan langsung dari pertunjukan live saya sejak 2001. Ini sudah keliling dunia beberapa kali,” ujarnya.

* Amp Ampeg SVT Classic yang melengkapi setup penampilan live Hoppus selama hampir satu dekade. “Amp ini benar-benar sudah keliling dunia. Itu sudah dibawa ke mana-mana, terdengar hebat, dan sering dipakai dalam tur,” kata Hoppus.

* Selusin ‘preamp’ API 512C dari studio pribadi Hoppus. Menurut Hoppus, ‘preamp’ ini dibawanya ke Inggris dan digunakan untuk merekam album PAWS, No Grace.

* Gitar bass Fender Precision tahun 1972, synthesizer Analog Systems 8000 Modular, dua API 500VPR Lunchboxes, dua kompresor Chandler Limited: LTD-2, dan lainnya

Sementara itu, blink-182 sedang bersiap untuk merilis album baru tahun ini, dan mereka sudah merilis single ketiganya, “Happy Days,” pekan lalu. Mereka juga akan membawakan Enema of the State secara penuh dalam tur mereka bersama Lil Wayne (termasuk di Barclays Center, Brooklyn pada 20 September 2019, dan Riot Fest).

Belum lama ini, band ini juga berbincang dengan  Forbes tentang lagu mana yang masih berkesan bagi mereka dari Enema of the State.

Matt Skiba: “What’s My Age Again,” sebagai penggemar dan personil band. Setiap kali kami memainkan lagu itu, saya selalu berterima kasih pada bintang keberuntungan saya karena saya dibayar untuk menjadi anak-anak dan bersenang-senang.

Hoppus: “Adam’s Song” masih sangat membekas bagi saya. Saya masih berjuang menghadapi masa-masa gelap dan lagu itu adalah pernyataan tentang itu. Kembali tampil dan memainkan kembali semua lagu-lagu ini dan mempelajari kembali lagu-lagu ini, saya masih merasa itu adalah pernyataan yang relevan untuk saat ini sama seperti dulu. Saya merasa Enema Of The State adalah saat Blink benar-benar menemukan tumpuannya dan menemukan suara kami dengan ditambah Travis. Jerry Finn sebagai produser kami benar-benar membantu kami fokus dan berusaha dan menulis lagu-lagu hebat ketimbang hanya mencoba menulis lagu cepat. Dan saya rasa semuanya benar-benar maksimal saat itu. Saya menengok kembali ke tempat latihan kami di San Diego di mana kami menulis album ini dan semua orang datang setiap hari dengan ide-ide mereka, “Bagaimana dengan ini? Bagiamana kalau begini?” Dan itu adalah karya terbaik semuanya di saat yang bersamaan. Jadi saya sangat menyukainya.

Barker: Bagi saya semua yang ada di album ini masih berkesan dan menarik dan mengasyikkan hingga saat ini. Tidak ada lagu di daftar ini yang tidak ingin saya mainkan. Saya rasa, lebih menarik lagi saat mengetahui lagu-lagu seperti “What’s My Age Again” diputarkan di set DJ rap saat ini dan lagu itu lebih populer sekarang di genre musik itu daripada sebelumnya. Musik rap dan jenis musik kami sangat bertolak belakang ketika lagu itu dibuat. Tetapi kamu bisa datang ke pesta apa pun di mana ada DJ hebat dan entah bagaimana dia memainkan “What’s My Age Again” di sana. Kamu tidak pernah bisa memainkan itu di set hip-hop sampai tahun 2018, 2019.

Dan yang tak kalah penting, blink-182 baru saja mengeluarkan Travis Barker‘s Pre-Tour Checkup, yang merupakan teaser untuk tur mereka, yang menampilkan bintang porno, Riley Reid. Tonton videonya di bawah ini.

Artikel asli ditulis oleh Andrew Sacher untuk Brooklyn Vegan dan sudah melalui proses penyaduran serta pengeditan oleh redaksi Mata Mata Musik.

Keterangan Foto Utama: Mark Hoppus di salah satu sesi latihan bersama Blink-182. (Foto: Robert Noise/Instagram)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Konser Mendatang BTS di Arab Saudi Picu Amarah Warganet!-1

Konser Mendatang BTS di Arab Saudi Picu Amarah Warganet!

Septet ini akan menjadi grup asing pertama yang menggelar konser stadion di negara itu. Boyband ikonik BTS dijadwalkan tampil di Arab Saudi pada 11 Oktober

on Jul 16, 2019
Nicki Minaj Putuskan Batal Tampil di Arab Saudi

Nicki Minaj Putuskan Batal Tampil di Arab Saudi

Sang rapper membatalkan penampilannya di Jeddah World Fest, menyatakan dukungannya terhadap wanita dan komunitas LGBT. Nicki Minaj mundur dari lineup festiv

on Jul 10, 2019
Apple Music Rilis 16 Mix DJ Eksklusif

Apple Music Rilis 16 Mix DJ Eksklusif

Meski bulan Pride sudah berlalu, layanan streaming ini masih bersemangat rayakan bulan khusus komunitas LGBTQ+ ini. Apple Music terus merayakan Gay Pride de

on Jul 10, 2019
Halsey Tanggapi Tuduhan Gunakan LGBTQ Sebagai ‘Strategi Pemasaran’-1

Halsey Tanggapi Tuduhan Gunakan LGBTQ Sebagai ‘Strategi Pemasaran’

Jangan macam-macam dengan ikon biseksual ini. Sabtu (6/7) kemarin, bintang berusia 24 tahun ini mengunggah foto candid dari konsernya di Brasil ke Instagram

on Jul 8, 2019