×
×

Search in Mata Mata Musik

Protes Pedas Dari Pussy Riot di Single Terbaru, “Black Snow”

Posted on: 07/11/19 at 6:29 pm

Lagu baru ini khususnya ditujukan pada perusahaan pertambangan Nornickel dan kerusakan yang disebabkannya di Norilsk, Rusia.

Karena pertandingan tidak diadakan di Rusia kali ini, Pussy Riot absen dari Piala Dunia musim panas ini. Meskipun para aktivis punk ini tidak lagi turun ke lapangan, mereka kembali dengan lagu baru yang penuh dengan protes pedas, berjudul “Black Snow.”

Lewat single terbarunya tersebut, Pussy Riot mengkritik keras perusahaan pencemar lingkungan. Dengan irama musik industrial dan trap yang menyisipkan versi yang seram dari “London Bridge is Falling Down,” Nadya Tolokonnikova dan Mara 37 berteriak tentang salju hitam dan hujan merah yang menimpa beberapa bagian di Rusia.

Red water flows in Russian Russian rivers/ Dust sticks to my eyelids, I’m hanging on a thread,” nyanyi mereka.

Meskipun tidak disebutkan langsung dalam “Black Snow,” sebuah surat terbuka yang menyertai lagu menyatakan bahwa lagu ini ditujukan pada perusahaan pertambangan asal Rusia, Nornickel. Sebagai produsen utama nikel, paladium, platinum, dan tembaga, Nornickel terutama melakukan penggalian di kota industri Norilsk—yang kebetulan merupakan rumah masa kecil Tolokonnikova.

“Pohon-pohon di sekitar Norislk sudah mati,” tulis Tolokonnikova dalam surat yang dialamatkan untuk “Putin dan kroni-kroninya.” “Cabang-cabang hitamnya menembus langit – seperti di film-film pasca-apokaliptik. Daunnya mengalami nekrosis akibat hujan asam.”

Tonton video musik “Black Snow” di bawah ini, dan kunjungi situs web Pussy Riot untuk baca surat terbuka mereka selengkapnya, yang mendetailkan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh Nornickel dan diperbolehkan oleh pemerintah Rusia.

“Black Snow” menyusul “КОШМАРЫ/NIGHTMARES” dan “PONG!” yang dirilis musim panas lalu. Pussy Riot akan tampil di Ottawa Blues Fest akhir pekan ini, serta All Together Now Festival di Irlandia bulan depan.

Keterangan Foto Utama: Pussy Riot di video “Black Snow.” (Foto via CoS)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Napalm Death

Napalm Death Umumkan ‘Throes Of Joy In The Jaws Of Defeatism’, Alb...

Napalm Death formasi terkini, kemana Mitch Harris? (Foto: Gobinder Jhitta). Napalm Death baru saja mengumumkan album studio ke-16 mereka, Throes of Joy in t

on Jul 10, 2020
Antartick & Bogorian Voices.

Antartick & 17 Musisi Bogor Serukan Bangkit Dari Pandemi Lewat ‘Indo...

Antartick & Bogorian Voices 'Indonesia Kita'. Perubahan kini terjadi di segala penjuru. Alih-alih mengeluh dan berhenti berkarya bukankah sebaiknya kita

on Jun 25, 2020
New Found Glory.

Album Baru New Found Glory, ‘FOREVER + EVER x INFINITY’ Bangkitkan...

New Found Glory. Pada 19 Juni, jawara pop-punk New Found Glory akhirnya merilis album studio full-length ke-10 mereka yang monumental, Forever + Ever x Infi

on Jun 22, 2020
Godless Symptoms

Godless Symptoms Bangkit Dari Pertapaan Dengan Single Baru 'Rengkuh Se...

Godless Symptoms. Pada 8 Mei 2020, Godless Symptoms kembali memuntahkan single terbaru yang berjudul 'Rengkuh Semadi'. Single yang dibuat setelah hampir 2 t

on Jun 16, 2020