×
×

Search in Mata Mata Musik

Rayakan 40 Tahun Walkman TPS-L2, Sony Adakan Ekshibisi Di Tokyo!

#009 Walkman In The Park yang diadakan di Tokyo menjelajah bagaimana perangkat ini menjadi aksesori yang mendefinisikan kehidupan modern.

40 tahun lalu Sony meluncurkan penjualan Walkman TPS-L2, yang selamanya mengubah cara kita mendengarkan dan merasakan musik.

Untuk memperingati hari jadi tersebut, Sony membuka pameran di Tokyo untuk merayakan sejarah ikonik Walkman dan bagaimana perangkat ini menjadi aksesori yang mendefinisikan kehidupan modern.

#009 Walkman In The Park akan berlangsung hingga 1 September 2019.

Rayakan 40 Tahun Walkman TPS-L2, Sony Adakan Ekshibisi Di Tokyo!
Rayakan peluncuran Walkman TPS-L2 40 tahun lalu, Sony gelar pameran di Ginza, Tokyo.

Salah satu pendiri Sony, Masaru Ibuka, adalah orang yang secara tidak sengaja menginspirasi kelahiran Walkman saat dia meminta perangkat yang mudah dibawa yang memungkinkannya mendengarkan opera selama penerbangan panjang.

Divisi alat perekam (tape recorder) Sony mulai bekerja dan mengadaptasi Pressman—alat perekam untuk jurnalis—mereka agar memenuhi permintaan itu.

50.000 unit TPS-L2 terjual dalam waktu dua bulan pertama sejak dirilis pada 1 Juli 1979. Pada saat Walkman memulai debutnya di AS pada tahun 1980, kaset sudah hampir menyalip vinyl dan pada tahun 1983, kaset secara resmi menjadi format musik terlaris.

Seiring bertumbuhnya pasar dan perusahaan elektronik konsumen yang bersaing merilis pemutar kaset portabel mereka sendiri, Walkman menonjol dengan fitur desain yang ikonik dan merek yang diakui, memudahkan Sony untuk menguasai 50% pangsa pasar selama satu dekade.

Dengan lebih dari 80 model Walkman yang dikembangkan sebelum tahun 1990, Sony menjual sebanyak 385 juta unit sebelum perangkat ini secara resmi dilengserkan oleh iPod dari Apple.

Di luar angka-angka yang mengesankan ini, Walkman juga meninggalkan bekas yang tidak dapat dihilangkan pada budaya. Dari meningkatkan semangat gemar olahraga di tahun 80-an hingga menelurkan istilah sosiologis the walkman effect—yang diciptakan oleh profesor asal Jepang Shuhei Hosokawa untuk menggambarkan bagaimana Walkman secara mendasar mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia luar—perangkat ini hanya ketinggalan zaman dalam hal teknologi.

Bertempat di Ginza Sony Park, fitur utama dari pameran ini adalah “Walkman Wall” sepanjang sekitar enam meter dengan 230 jenis yang berbeda, sehingga pengunjung dapat langsung memahami evolusinya.

Pameran ini juga menampilkan kisah-kisah dari lebih dari 40 artis, pencipta, dan selebritas tentang pengalaman pribadi mereka dengan Walkman dan pameran perangkat yang dirancang khusus.

Di area luar, patung model WM-F5 setinggi 2,5 meter menyapa pengunjung dan akan membuat kalian tidak mungkin melewatkan tempat ini kalau sedang berada di dekat persimpangan Sukiyabashi ini.

Keterangan Foto Utama: Sony gelar pameran #009 Walkman in The Park di Ginza, Tokyo. (Foto: Ginza Sony Park)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Ping Pong Club

Ping Pong Club Gelar dua Gigs di Jepang

Menjadi promo dari single “Skylight” yang juga dirilis secara eksklusif di Jepang. Baca Juga: Ping Pong Club Rilis Debutnya! Ping Pong Club  meril

on Jun 24, 2019
IZONE

IZ*ONE Kembali ke Jepang Lewat “Buenos Aires”

IZ*ONE kembali dengan lebih ceria di lagu comeback mereka dalam Bahasa Jepang. Baca Juga: Peringkat Popularitas Grup KPop Mei 2019! IZ*ONE melakukan comeba

on Jun 20, 2019
iKON Akan Tetap Gelar Tur di Jepang Sesuai Jadwal

iKON Tetap Gelar Tur di Jepang Sesuai Jadwal

Setelah kepergian mendadak B.I dari iKON, YG Entertainment mengumumkan bahwa personil yang tersisa akan tetap menjalankan tur mereka di Jepang sesuai rencana.

on Jun 15, 2019
Keterangan Foto Utama: Saturday Night Karaoke (kredit foto: @kibogergaji via @saturdaynightkaraokeblah Instagram account)

Saturday Night Karaoke gelar Promo Tur ke Jepang

Dalam rangka promo album Professional Goofballs yang dirilis di 3 negara Unit pop-punk Saturday Night Karaoke akan menggelar sebuah promo tur ke Jepang,

on Apr 11, 2019