×
×

Search in Mata Mata Musik

Nominasi Grammy 2021 Dianggap Lalai Karena The Weeknd Sama Sekali Nggak Masuk

Posted on: 11/25/20 at 11:00 am

Nominasi Grammy 2021 Dianggap Lalai Karena The Weeknd Sama Sekali Nggak Masuk
The Weeknd di AMA 2020. (Foto: Emma McIntyre/AMA2020/Getty Images for dcp).

Boleh dibilang, After Hours adalah album full length terbaik selama karier The Weeknd, dan tahun ini lagu mega hit-nya, ‘Blinding Lights’ ada di mana-mana ke mana pun lo pergi, terdengar tuh lagu pemancing dansa. Banyak penggemar maupun pengamat musik yang mengharapkan dan memprediksi penyanyi bernama asli Abel Tesfaye ini meraih banyak penghargaan Grammy 2021. Makanya, ketika daftar nominasi Grammy 2021 itu diumumkan kemarin, The Weeknd sama sekali nggak masuk dalam kategori apa pun, Grammy seperti benar-benar menutup pintu untuk artis pengusung dark R&B itu.

Baca juga: Yuk Intip Daftar Nominasi Grammy 2021: Taylor Swift, Beyonce, Fiona Apple, Dll!

Seperti yang ditunjukkan Variety, ada beberapa kemungkinan yang bisa dijelaskan. Pertama, mungkin perwakilan The Weeknd di Republic Records lupa mengirimkan musiknya untuk dipertimbangkan di komite Grammy Awards. Memang, mereka berhasil menangani dokumen Taylor Swift, membantunya dalam perjalanan menuju lima nominasi, tetapi itu bisa diduga lah. Kedua, kemungkinan lainnya adalah sebagian dari organisasi The Recording Academy nggak tahu apa yang dilakukan bagian organisasi lainnya, bahwa komite R&B menganggap The Weeknd sebagai pop, sedangkan komite pop mengira The Weeknd digolongkan sebagai R&B, sehingga dua-duanya nggak lolos. Atau seharusnya dua-duanya lolos, mengingat musikalitas dan prestasi ‘Blinding Lights’ di berbagai tangga lagu dan lainnya. Entahlah, nampaknya sesuatu yang aneh sedang terjadi.

Dalam sebuah Tweet yang diposting Selasa malam, The Weeknd menulis, “Grammy tetap korup. Kalian berhutang kepada gue, penggemar gue, dan transparansi industri…”

Adapun Grammy, Presiden interim/CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. nggak mengkonfirmasi atau menyangkal bahwa The Weeknd telah diajukan untuk dipertimbangkan. Tapi doi mempertahankan “proses” yang menghasilkan nominasi, mengatakan kepada Variety bahwa,

“Prosesnya ada agar kami bisa terus memantau keunggulan (dari tiap karya artis). Saya berada di ‘ruang inti’ tahun ini (yang menentukan kategori utama) dan saya mengamati, dan orang-orang di dalamnya adalah para profesional musik, dengan keahlian terbaik mereka dalam menulis dan memproduksi lagu serta ada banyak artis. Dan mereka secara kritis mendengarkan setiap lagu yang ada di meja mereka – atau meja virtual – jadi menurut saya itu nggak menunjukkan adanya cacat dalam prosesnya. Ini adalah proses yang panjang dan sulit dan orang-orang bangga karenanya. Orang-orang dalam ruangan itu: nggak ada agenda di sana, nggak ada ‘ayo hindari orang ini’ atau ‘orang itu’. Ini tentang, ‘Mari kita coba dan temukan keunggulan'”.

Harvey Mason nggak mengkonfirmasi apakah ini adalah komitmen yang sama terhadap “keunggulan” yang membuat Recording Academy menganugerahkan penghargaan Best Hard Rock/Metal Performance (Vocal or Instrumental) kepada Jethro Tull pada saat Grammy 1989 yang mengalahkan Metallica dengan mahakarya …And Justice For All, …hello memangnya Jehtro Tull bergenre hard rock/heavy metal? Demikian pula saat Grammy memberi penghargaan kepada Milli Vanilli setelah duo ini ketahuan menipu semua orang dengan lip sync, atau mengangkat Macklemore mengalahkan Kendrick Lamar.

Baca juga: The Weeknd ‘After Hours’ Bertahan No. 1 Di Chart Billboard 200 Selama Sebulan!

Selain itu, masih segar di ingatan, ketika Megadeth diumumkan sebagai pemenang Best Metal Performance di Grammy 2017, ketika Dave Mustaine ce-es berjalan menuju podium untuk menerima piala dan berpidato, latar lagu yang mengiringi perjalanan mereka ke sana malah Metallica ‘Master of Puppets’, itu seperti penghinaan secara nggak langsung. Ajang musik sekaliber Grammy kok masih terlihat bodoh ya, katanya komitenya terdiri dari orang-orang profesional di bidang musik, para pakar musik, namun hingga kini Grammy seperti mempertahankan kebodohannya.

Kalau kata mendiang Jeff Hanneman (gitaris Slayer): Fuck the Grammy!

Penulis & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    kehlani

    Kehlani Suguhkan Pop R&B Segar Via Lagu 'Altar' Dari Album Mendatang

    Kehlani (Foto: Brianna Alysse). Tiap ketukan dram yang terdengar renyah diiringi synthsizer dan gitar yang turut membangun nuansa lagu. Sampailah di penggal

    on Sep 16, 2021
    The Weeknd

    The Weeknd Rilis 'Take My Breath', Single Baru Dari Album Mendatang

    Foto: dok. The Weeknd. The Weeknd akhirnya meluncurkan single barunya yang sangat diantisipasi, 'Take My Breath' hari ini melalui XO/Roc Nation Records. Lo

    on Aug 6, 2021
    MMM Playlist

    MMM Playlist Juli 2021 #3: 20 Lagu Hits Internasional Pencakar Chart

    MMM Playlist edisi bulan Juli 2021 minggu ketiga untuk 20 lagu internasional teratas. Daftar lagu dari artis manca negara yang dirilis dalam kurun waktu b

    on Jul 25, 2021
    iHeartRadio Music Awards 2021

    iHeartRadio Music Awards 2021: Inilah Daftar Lengkap Pemenangnya!

    iHeartRadio Music Awards 2021 telah sukses digelar! Usai sukses memborong 10 piala di Billboard Music Awards, The Weeknd kembali memboyong sejumlah piala d

    on May 28, 2021