×
×

Search in Mata Mata Musik

Obscura Bakar Semangat Fans Via ‘Solaris’ Untuk Album “A Valediction”

Posted on: 07/3/21 at 2:00 pm

Obscura Bakar Semangat Fans Via MV 'Solaris' Untuk Album "A Valediction"
Obscura (Foto: Vincent Grundke).

Obscura meluncurkan konsep trilogi di album barunya yang memukau, A Valediction. Album studio keenam sekaligus yang pertama di bawah bendera Nuclear Blast Records yang akan dirilis pada 19 November 2021. Progresif, elegan, dan menyegarkan, A Valediction merangkum karya masa lalu seraya menatap dengan tujuan dan keyakinan mereka ke masa depan.

Baca juga: Obvurt, Band Death Metal Kanada Konser Edukasi Pada Anak-Anak SD

Mereka terkenal di kalangan penggemar dan diakui secara kritis karena selalu menantang dan memperluas norma musikalnya. Dari album Cosmogenesis (2009), Omnivium (2011), Akroasis (2016) hingga Diluvium (2018), band berkebangsaan Jerman ini berkembang dan membuat kemajuan signifikan dalam genre death metal. A Valediction mempelopori Obscura ke era baru ekstrem metal.

A Valediction Dikerjakan Secara Lintas Negara

Kuartet technical/progressive death metal ini menulis, merekam, dan menyelesaikan A Valediction selama pandemi. Ketentuan kerja selama ini memungkinkan Obscura untuk bekerja lintas negara. Merekam track masing-masing bagian, dram, gitar, dan bass, di studio di Belanda, Austria, dan Jerman. Setelah semua potongan track-nya selesai, hasil rekamannya dikirim ke produser legendaris Fredrik Nordström, Fredman Studio di Gothenburg, Swedia. Tempat di mana Kummerer dan Münzner menyelesaikan track vokal dan gitar akustiknya menggunakan ampli ENGL custom mereka. Nordström juga menggarap mixing dan mastering-nya. Hasil akhirnya adalah produksi yang lebih dalam, lebih cadas, namun lebih bulat.

Secara lirikal, A Valediction memiliki struktur dan makna yang berlapis. Kata ‘valediction’, menurut definisi, berkaitan dengan selamat tinggal dan perpisahan. Di satu sisi, ini adalah auf wiedersehen (bahasa Jerman yang artinya selamat tinggal -Ed.) untuk seri empat album sebelumnya. Di samping itu juga membahas topik kompleks kehidupan pribadi sang vokalis/gitaris Steffen Kummerer. Alih-alih menutupi masalah kehilangan, kematian, dan pengabaian dalam metafora dan kiasan, Kummerer mengungkapkan penderitaannya melalui lagu-lagu seperti ‘Forsaken’, ‘Solaris’, ‘In Unity’, ‘The Neuromancer’, dan ‘In Adversity’. Untuk setiap konten lirik keputusasaan, doi juga menampilkan sisi positivitasnya. Memang, awal yang baru—fisik, emosional, atau lingkungan—dapat memberikan cahaya dalam kegelapan. Seniman beken Eliran Kantor (Testament, Helloween) mendapat tugas menggarap artwork sampul album ini.

Obscura, 2 Personel Comeback dan 1 Personel Baru

Gerombolan metal virtuoso ini baru saja merilis video musik untuk lagu ‘Solaris’ sebagai memancing gairah ekstrem metal para penggemarnya. Lagu tersebut merupakan lagu baru pertama dari Obscura sejak mengalami perubahan formasi pada April 2020 yang membuat tiga anggota keluar dari band. Dua dari anggota band, bassis Jeroen Paul Thesseling dan gitaris Christian Münzner, merupakan anggota lawas yang bergabung kembali sejak 2020. Berbarengan dengan dramer baru, David Diepold yang menggantikan posisi Sebastian Lanser setelah Hannes Grossmann.

Baca juga: Gitaris Virtuoso Christian Munzner Kembali Memperkuat OBSCURA

Silakan lo lihat artwork sampul album dan daftar lagunya, serta MV (Music Video) ‘Solaris’ di bawah ini, bray!

Obscura - a valediction

A Valediction Tracklist:
01. Forsaken
02. Solaris
03. A Valediction
04. When Stars Collide (feat. Björn ‘Speed’ Strid)
05. In Unity
06. Devoured Usurper
07. The Beyond
08. Orbital Elements II
09. The Neuromancer
10. In Adversity
11. Heritage

Penulis, Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Thulcandra

    Thulcandra Rayakan Esensi Black/Death Metal Via Album "A Dying Wish"

    Foto: dok. Napalm Records. Thulcandra kembali membawa berita gembira. Setelah pengumuman album baru mereka, A Dying Wish, bersama dengan single pertamanya '

    on Oct 6, 2021
    Portrayal of Guilt

    Portrayal Of Guilt Lepas MV Lagu Horor Dari Album Mendatang

    Portrayal of Guilt (Foto: Addrian Jafaritabar). Portrayal of Guilt telah merilis lagu baru berjudul '…Where the Suffering Never Ends' dari album full-leng

    on Oct 5, 2021
    Death Metal

    30 Album Klasik Yang Membuat 1991 Sebagai Tahun Terbaik Death Metal

    Death metal. Yup, mendengar namanya saja sudah memberi kesan yang mengerikan. Nama ini memang sangat cocok mewakili segala aspek yang terdapat di genre mus

    on Oct 1, 2021
    Album Klasik

    32 Album Klasik & Esensial Yang Berulang Tahun Di Bulan September

    Album Klasik & Esensial. Yup, usia album-album ini memang sudah cukup dewasa, bahkan tua alias lawas! Usianya dihitung sejak tanggal dirilisnya sebuah

    on Sep 28, 2021