×
×

Search in Mata Mata Musik

Pakar Hukum Sebut Gugatan Eksploitasi Seksual “Nevermind”: Sembrono

Posted on: 08/28/21 at 11:00 am

Pakar Hukum Sebut Gugatan Eksploitasi Seksual "Nevermind": Sembrono dan Keterlaluan
Nevermind (Foto: via DGC Records), Nirvana (Foto: Gutchie Kojima/Shinko Music/Getty Images).

Nevermind masih ramai menjadi topik perbincangan publik. Para pakar hukum telah mempertimbangkan gugatan baru yang diajukan Spencer Elden terhadap Nirvana dan pihak lainnya. Beberapa pakar hukum tersebut menyebutnya dengan “sembrono” dan “keterlaluan” alias lebay.

Baca juga: Nirvana Digugat Perihal Eksploitasi Seksual Anak Di Album “Nevermind”

Spencer Elden adalah model bayi berusia empat bulan yang berpose di sampul album ikonik Nirvana tahun 1991 Nevermind. Kini, 30 tahun kemudian Elden menuntut 15 terdakwa, termasuk setiap anggota band, Geffen Records. Elden menuntut ganti rugi yang timbul dari setiap pelanggaran para terdakwa terhadap undang-undang pidana federal pornografi anak”.

Setelah berita tentang kasus tersebut menjadi viral minggu ini, rincian lebih lanjut telah muncul ketika gugatan lengkapnya telah dipublikasikan. Lo bisa baca di tautan ini. Sementara itu, para pakar hukum yang terlibat dalam kasus pelecehan seksual anak telah mencemooh kasus Elden saat berbicara dengan New York Post. Mereka menyebutnya “keterlaluan pada banyak tingkatan” dan “sangat menyinggung korban sebenarnya” dari pornografi anak.

“Saya belum pernah melihat gugatan yang lebih ofensif dan sembrono dalam sejarah karier saya,” kata pengacara Jamie White. White mewakili klien yang menjadi korban para Pendeta, pemimpin Pramuka, dan mantan dokter tim Senam AS, Larry Nassar.

“Saya tidak hanya berpikir gugatan ini tidak akan bertahan, saya pikir para pengacara akan diperiksa bahkan untuk mengajukan hal ini,” tambah White. “Gagasan bahwa album Nirvana adalah untuk tujuan kepuasan seksual adalah suatu kebiadaban yang konyol. Ini adalah perampasan uang dan… saya akan mencari pengadilan untuk dibubarkan karena itu sembrono dan benar-benar menyinggung apa yang telah kita semua lakukan dalam mencoba melindungi anak-anak dari bahaya yang mereka tuduhkan di sini”.

Tuntut Sampul Album Nevermind Diubah Untuk Rilisan Mendatang

Diajukan melalui pengadilan federal California, gugatan Elden mengejar ganti rugi moneter dari 15 terdakwa, termasuk Universal Music Group, fotografer Kirk Weddle, harta mendiang Kurt Cobain dan jandanya, Courtney Love, dramer Dave Grohl, bassis Krist Novoselic. Dan bahkan dramer Chad Channing (yang cuma muncul main simbal di lagu ‘Polly’). Elden juga menuntut sampul album Nevermind diubah untuk semua rilisan mendatang.

“Konteksnya tidak menunjukkan bahwa itu pornografi,” kata profesor Sekolah Hukum Fordham James Cohen. “Saya pikir itu gugatan sembrono dan saya memperkirakan itu tidak akan ke mana-mana. Itu bahkan tidak akan sampai ke juri”.

Pembelaan Pengacara Spencer Elden

Di sisi lain, pengacara Elden, James Marsh, dengan keras tidak setuju dengan mereka yang menentang kasus tersebut, saat mengatakan kepada New York Post bahwa reaksi terhadap gugatan tersebut adalah karena “penyembahan berhala” dari Nirvana dan Kurt Cobain.

“Kami berurusan dengan orang-orang nyata, album nyata, gambaran nyata, dan penyebab tindakan nyata, jadi gagasan bahwa ini sembrono… agak menggelikan…,” kata Marsh.

“Ini adalah sesuatu yang terjadi tanpa persetujuannya jauh sebelum dia dalam posisi memberikan persetujuan,” lanjut Marsh. “Ini juga merupakan album yang sangat kontroversial sejak hari pertama. …Kenyataannya adalah pengadilan akan memutuskan apakah ini pornografi anak atau bukan. Juri akan dipanggil untuk memutuskan apakah ini memenuhi syarat sebagai eksploitasi anak atau tidak dan itu adalah masalah faktual”.

Dilansir dari The Associated Press, Maggie Mabie, pengacara Elden lainnya menambahkan: “Jika ada perilisan ulang peringatan 30 tahun Nevermind, dia ingin seluruh dunia tidak melihat alat kelaminnya”.

Baca juga: Dave Grohl Blak-Blakan Soal Isian Dram Nirvana “Nevermind” Ngejiplak

Label rekaman Nirvana, Geffen Records, awalnya keberatan dengan alat kelamin Elden yang terlihat, tetapi Kurt Cobain bersikeras agar tidak disensor. Mendiang vokalis Nirvana itu mengatakan satu-satunya komprominya adalah stiker yang ditempatkan secara strategis bertuliskan, “Jika Anda tersinggung dengan ini, Anda pasti seorang pedofil”. Elden mengklaim bahwa kesepakatan untuk menempelkan stiker kemaluannya tidak pernah dilakukan.

Penulis, Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Toiletsounds

    Toiletsounds Rilis Lagu Penghormatan Terakhir Untuk Steven Kaligis

    Formasi terkini Toiletsounds. (Foto: dok. Toiletsounds). Unit grunge lawas asal Jakarta, ToiletSounds akhirnya kembali setelah sekian lama tidak terdengar k

    on Aug 26, 2021
    Nirvana

    Nirvana Digugat Perihal Eksploitasi Seksual Anak Di Album "Nevermind"

    Sampul Album Nevermind. Spencer Elden adalah sosok yang dikenal sebagai bayi yang tertampang di sampul album bertajuk Nevermind milik ikon alternative rock

    on Aug 25, 2021
    Rock

    Rock Sudah Mati? Kecuali BTS, 10 Best Selling Album 2021 Adalah Rock!

    Lunchbox Records di Charlotte, North Carolina, AS, 29 Juli 2018 (Foto: Luke Taylor/MPR). Rock is dead? Rock sudah mati? Jadi ingat pernyataan Gene Simmons t

    on Jul 28, 2021
    Dave Grohl Nirvana Disko

    Dave Grohl Blak-Blakan Soal Isian Dram Nirvana "Nevermind" Ngejiplak

    Dave Grohl (Foto: via From Cradle to Stage (Paramount+)). Dave Grohl mengungkapkan secara blak-blakan bahwa doi menjiplak dari musik disko lawas dan R&B

    on Jul 5, 2021