×
×

Search in Mata Mata Musik

Panasnya RUU Permusikan

Posted on: 02/4/19 at 3:09 pm

Mencuatnya draft RUU Permusikan beberapa waktu lalu, langsung memancing reaksi banyak pihak, terutama para musisi dalam negeri.

RUU Permusikan sedang menjadi topik panas yang diperbincangkan sekarang. Beberapa waktu lalu, sejumlah musisi mulai bereaksi terhadap pasal-pasal yang tertulis didalam rancangan tersebut, disebut banyak terdapat pasal karet yang dapat membelenggu para musisi dan mematikan kreativitas mereka.

Ketua Konferensi Musik Indonesia (KAMI), Glenn Fredly menjelaskan pembahasan aturan ini sudah mencuat sejak 2015. “Waktu itu ada rapat dengar pendapat DPR dengan industri musik,” jelasnya. Sampai akhirnya di tahun 2017 kemarin, Glenn mengetahui bahwa pembahasan ini berlanjut ketika dia bertemu dengan Anang Hermansyah yang waktu itu menjadi anggota DPR Komisi X. Pada April 2017, Komisi X mengadakan sesi dengar pendapat dengan penggiat musik, mulai dari penyanyi sampai pelaku industri, dan Anang secara resmi menyerahkan draft RUU Permusikan tersebut kepada pimpinan Komisi X.

Senin (28/1), Glenn Fredly, Ryan d’Massiv dan beberapa musisi lain bertemu dengan ketua DPR, Bambang Soesatyo, anggota Komisi X, Maruarar Sirait dan Anang Hermansyah untuk mengutarakan pendapat mereka tentang draft RUU Permusikan ini.

Beberapa pasal yang terdapat di RUU Permusikan ini dirasa bisa berdampak tidak bagus untuk para musisi dalam negeri.

Beberapa pasal yang menjadi masalah antara lain; Pasal 5 yang menyebutkan berbagai larangan untuk para musisi; Pasal 18 yang mengatakan pertunjukan musik harus melibatkan promotor atau penyelenggara yang memilik izin usaha pertunjukan musik; Pasal 32 yang mengatakan kalau pelaku musik harus melakukan uji kompetensi untuk diakui sebagai musisi.

Danilla Riyadi, salah satu musisi yang tidak setuju tentang RUU Permusikan ini langsung membuat sebuah petisi #TolakRUUPermusikan lewat sebuah situs change.org dan mendapat banyak sambutan dari banyak pihak. Saat ini sudah lebih dari 90.000 orang yang menandatangani petisi ini.

tolak ruu permusikan

Danilla mengatakan, “RUU Permusikan: Tidak Perlu dan Justru Berpotensi Merepresi Musisi… Saya Danilla Riyadi, perwakilan dari teman-teman Koalisi Nasional Tolak Rancangan Undang-Undang Permusikan, bersama-sama menyusun petisi ini.” Dan makin banyak penggiat industri musik yang menyuarakan pendapat mereka tentang draft RUU Permusikan ini.

Lewat keterangan tertulis, Bambang Soesatyo, ketua DPR menghimbau agar para musisi tersebut berpartisipasi memberi masukan, “Ketua DPR mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya pekerja seni, untuk dapat berpartisipasi dengan memberikan masukan terhadap materi RUU Permusikan, agar pembahasan RUU Permusikan sesuai dengan yang diinginkan masyarakat pekerja seni musik Indonesia,”

Selain itu, Bambang Soesatyo juga menambahkan, “Mendorong Komisi X DPR RI untuk secara terbuka dan transparan dalam menerima masukan materi RUU Permusikan dari semua pihak, khususnya musisi, agar RUU Permusikan dapat menampung kepentingan dari kelompok musisi dan stakeholder terkait di bidang permusikan.”



Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

RUU Permusikan

RUU Permusikan Akhirnya Dibatalkan!

Diterpa berbagai protes sejak awal isu dihembuskan, RUU Permusikan akhirnya dibatalkan. Baca Juga: Panasnya RUU Permusikan Lewat akun Twitter resminya, Koa

on Jun 18, 2019