×
×

Search in Mata Mata Musik

Para Demonstran Teriakkan Lagu Rage Against The Machine ke Agen Federal AS

Posted on: 07/30/20 at 10:00 am

Demonstran Teriakkan Lagu Rage Against The Machine ke Agen Federal di AS
Tom Morello (Foto: Amy Harris), Pengunjuk rasa Portland (Foto: via Twitter: Sergio Olmos).

Negara bagian Portland, Oregon di Amerika Serikat (AS) telah menjadi pusat kerusuhan sosial politik di AS dalam beberapa pekan terakhir, dan selama akhir pekan ini, para pengunjuk rasa manfaatkan Rage Against The Machine (RATM) untuk menyampaikan pesan mereka. Sambil meneriakkan lagu terkenal RATM, ‘Killing in the Name’ melalui pengeras suara, para demonstran meneriakkan kalimat terkenal lagu itu “Fuck you, I won’t do what you tell me” kepada para agen federal.

Baca juga: Tom Morello Protes Via Lagu Baru Kolab Dengan Dan Reynolds (Imagine Dragons)

Rekaman dari insiden yang diposting ke media sosial pada hari Sabtu lalu itu terlihat seperti sebuah film pasca-apokaliptik yang heroik, dengan para pengunjuk rasa memakai topeng pelindung gas sambil memompa kepalan tangan mereka dan sambil meneriakkan lirik lagu itu yang penuh kata-kata kasar kepada para agen federal di sisi lain pagar yang mereka kerubungi.

Gitaris RATM Tom Morello telah membagikan video klip tersebut, dan menulis “#PDX mengaktifkan #RATM mereka”. PDX adalah nama panggilan untuk Portland, diambil dari kode bandara internasional kota itu.

Protes di Portland berpusat di sekitar gedung pengadilan federal kota itu, tempat di mana konflik pecah awal bulan ini, membuat Presiden Donald Trump mengirim petugas federal untuk seolah-olah melindungi gedung itu. Beberapa pejabat lokal menyalahkan kehadiran agen federal karena telah memicu kembali kekerasan di daerah itu selama beberapa minggu terakhir.

‘Killing in the Name’, dirilis pada 1992 di album debut self-titled RATM, ditulis setelah terinpirasi oleh kasus pemukulan Rodney King di tangan LAPD (Los Angeles Police Department). Lagu itu, yang mengecam rasisme sistemik dan kebrutalan polisi dalam liriknya, tetap relevan hingga masa kini, bahkan lebih dari sebelumnya, dengan kematian tragis George Floyd baru-baru ini di tangan seorang polisi rasis yang memicu protes anti-rasisme di seluruh AS dan bahkan seluruh dunia.

Baca juga: Cewek 10 Tahun Cover Lagu Rage Against The Machine Dukung ‘Black Lives Matter’

RATM seharusnya sekarang sedang menjalani tur reuni mereka yang sangat dinanti-nantikan jika saja pandemi virus Corona tidak merusuhi industri konser musik live. Sebagai gantinya, band rap metal ini akan berangkat untuk tur Amerika Utara mereka pada tahun 2021.

Saksikan cuplikan alias video klip para pengunjuk rasa di Portland yang menyanyikan lagu ‘Killing in the Name’-nya RATM di bawah ini.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Tom Morello

    Tom Morello Jadi Produser "Metal Lords", Film Netflix Tentang Remaja M...

    Tom Morello. (Foto: Paul R. Giunta Getty Images Entertainment). Sepertinya agenda gitaris Rage Against The Machine Tom Morello bakal lebih padat di tahun in

    on Feb 26, 2021
    Blow Up

    Mari Kita Sambut Blow Up: Konspirasi Rock Pas Band, Dewa 19, Purpose, ...

    Blow Up. (Foto: dok. Blow Up). Empat musisi dari band rock yang berperan penting pada genre spesifiknya masing-masing, berkonspirasi untuk mengibarkan bende

    on Jan 28, 2021
    Rage Against The Machine

    Rage Against The Machine Rilis "Killing In Thy Name", Film Dokumenter ...

    Rage Against The Machine. (Foto: dok. band). Musik Rage Against The Machine (RATM) telah menjadi latar yang sangat pas untuk peristiwa sosial-politik yang g

    on Jan 16, 2021
    Rocker

    Beginilah Reaksi Para Rocker AS Terhadap Aksi Protester Pro-Trump Yang...

    Invasi protester pro-Trump di gedung US Capitol. (Foto: Anadolu Agency via Getty Images). Para rocker beken berikut ini: Paul Stanley (KISS), Tommy Lee (Mot

    on Jan 8, 2021