×
×

Search in Mata Mata Musik

Pearl Jam Rilis Versi Tanpa Sensor Video ‘Jeremy’ Untuk Pertama Kalinya

Posted on: 06/8/20 at 9:00 am

Eddie Vedder dalam video Pearl Jam 'Jeremy'.
Eddie Vedder dalam video Pearl Jam ‘Jeremy’. (Foto: YouTube).

Pearl Jam telah merilis versi tanpa sensor dari video lagu ‘Jeremy’ untuk pertama kalinya pada hari Jum’at lalu untuk menandakan National Gun Violence Awareness Day di Amerika Serikat (AS).

Lagu dari album mahakarya band alternative rock itu, Ten dan video musiknya yang disutradarai oleh Mark Pellington – yang memenangkan piala Video of the Year di MTV Video Music Awards 1993 – merincikan kisah asli tentang seorang remaja yang di-bully yang akhirnya secara tragis menembak dirinya sendiri di sekolah di depan teman-teman sekelasnya.

Baca Juga: Red Hot Chili Peppers & Eddie Vedder Duet di Konser Amal Sekolah Musik

Dalam video aslinya yang disensor dari tahun 1992, adegan bunuh dirinya hanya diselipkan sedikit, tetapi dalam versi tanpa sensornya (dan yang baru saja di-remastered) yang diunggah oleh Pearl Jam pada hari Jum’at lalu, karakter inti cerita itu, Jeremy – yang diperankan oleh aktor bernama Trevor Wilson – ditampilkan saat dia meletakkan pistol ke dalam mulutnya. (Ngomong-ngomong, tragisnya lagi, sang aktor Trevor Wilson meninggal pada tahun 2016 setelah tenggelam di Puerto Rico). Ok kamu tonton nih video versi terbaru dari ‘Jeremy’ di bawah ini:

“Peningkatan kekerasan oleh senjata api sejak debut video ‘Jeremy’ sangat mengejutkan. Kami telah merilis versi video tanpa sensornya yang dulu tidak tersedia pada tahun 1992 karena undang-undang sensor TV,” tutur pihak Pearl Jam dalam sebuah pernyataan. “Kita dapat mencegah kematian akibat senjata api baik dari penembakan massal, kematian putus asa, penegakan hukum, atau karena kecelakaan”.

Selain itu, Pearl Jam memperbarui merchandise t-shirt awal era sembilan puluhan mereka, “Choices”, yang sekarang tersedia untuk dibeli dengan keuntungannya akan didonasikan untuk Vitalogy Foundation milik Pearl Jam demi mendukung organisasi yang bekerja untuk mencegah kekerasan senjata api di Amerika Serikat. Bagian belakang t-shirt versi awalnya menyatakan kalimat “9 dari 10 anak lebih suka krayon daripada senjata,” sementara t-shirt versi “Choices 2020” yang terbaru sekarang kalimatnya berbunyi “10 dari 10 anak lebih suka krayon daripada senjata”.

“Peristiwa-peristiwa dalam sepekan terakhir ini telah menggarisbawahi pentingnya masalah ini dan mengingatkan kita bahwa orang kulit hitam AS sepuluh kali lebih mungkin meninggal daripada orang Amerika kulit putih akibat pembunuhan oleh senjata api,” tambah Pearl Jam.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Pas

PAS Band 'Sesungguhnya', Single Baru Setelah 12 Tahun Resesi

Pas Band. (Foto: via Facebook/Pas Band). Penantian para Passer (sebutan fans Pas Band) selama 12 tahun akhirnya terwujudkan melalui single baru Pas Band yan

on Nov 27, 2020
Ruang Kendali

Alt-Rocker Ruang Kendali Ajak Menyelami Ruang Pikir Via Single Debut '...

Ruang Kendali. Berusaha menjadi lebih baik mungkin tujuan semua orang. Dalam beberapa agama pun dianjurkan demikian. Bahkan beragama atau pun tidak, stateme

on Nov 20, 2020
Antartick

Alt-Rocker Asal Bogor Antartick Luncurkan Album Perdana "The Lone Whit...

Antartick. Empat tahun berjalan di scene musik indie, tiba saatnya Antartick merilis album perdana mereka bertajuk The Lone White Wolf. Sebagai pembuka, ban

on Nov 18, 2020
TheMilo

Themilo Siap Arsipkan Album "Let Me Begin" & "Photograph" Ke Platform ...

Dua puluh empat tahun Themilo menyusuri lanskap musik alternatif pop dan rock di scene nasional, dan api untuk tetap menghadirkan sesuatu nggak serta merta

on Nov 13, 2020