×
×

Search in Mata Mata Musik

Pearl Jam Tunda Tur ‘Gigaton’ Di AS Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Posted on: 03/11/20 at 5:00 am

Eddie Vedder, pentolan Pearl Jam (Foto: Invision/AP/Shutterstock).

Band rock klasik asal Seattle, Pearl Jam, telah menunda semua jadwal tur Gigaton mereka yang mendatang di Amerika Serikat (AS) untuk mencegah penyebaran virus Corona yang sedang berlangsung.

Baca juga: Pearl Jam Tampil Dalam Bentuk Animasi Di Video Baru ‘Superblood Wolfmoon’

Tur Gigaton Pearl Jam ini seharusnya dimulai pada 18 Maret di Scotiabank Arena, Toronto, Kanada dan berakhir pada 19 April di Oakland Arena, California, AS tetapi sekarang tur itu akan berlangsung di beberapa titik yang tidak menentu sesuai dengan perkembangan di masa mendatangnya.

“Kami telah bekerja keras dengan semua manajemen dan rekan bisnis kami untuk menemukan solusi atau opsi lain tetapi tingkat risiko untuk audiens kami dan komunitas mereka terlalu tinggi untuk tingkat kenyamanan kami,” tulis Pearl Jam dalam sebuah pernyataan. “Selain itu, kami juga memiliki grup penggemar unik yang bersemangat dan rela menempuh perjalanan yang jauh dan luas. Kami selalu merasa rendah hati dengan ini dan menghargai energi dan pengorbanan mereka. Tetapi pada kasus ini, bepergian jauh adalah sesuatu yang harus dihindari”.

“Ini tentu tidak membantu dengan tidak adanya pesan yang jelas dari pemerintah kita mengenai keselamatan masyarakat dan kemampuan kita untuk pergi bekerja,” lanjut Pearl Jam. “Karena tidak ada contoh penanganan yang baik dari departemen kesehatan nasional kita dalam hal ini, kami tidak memiliki alasan untuk percaya bahwa hal itu akan terkendali dalam beberapa minggu mendatang”.

Sampai sekarang, jadwal tur Eropa Pearl Jam pada musim panas mendatang masih tercatat keberadaannya, tetapi, kemungkinan besar tur Eropa itu akhirnya akan ditunda juga dengan adanya wabah virus Corona di Italia dan Perancis.

Baca juga: Canggih! Dengar Lagu Baru Pearl Jam Dengan Mengarahkan Kamera Hp Anda Ke Bulan!

“Sekali lagi, apa yang kami saksikan di sini di Seattle, tidak kami harapkan terjadi kepada siapa pun,” tulis Pearl Jam. “Apa yang kami harapkan dari negara ini adalah mereka dapat menghindari efek negatif yang keras dari hal ini dan mempertahankan rasa kebersamaan mereka dan menjaga satu sama lain. Sama seperti kami yang menantikan pelaksanaan konser kami yang berikutnya dan kemampuan untuk berkumpul bersama dan memainkan lagu-lagu keras yang lebih bersemangat dari sebelumnya. Kami sangat menyesal… Dan sangat sedih… Jika ada orang di luar sana yang merasakan hal yang sama berdasarkan berita ini, kami berbagi perasaan itu dengan Anda”.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Nicki Minaj

    Nicki Minaj Menolak Undangan Met Gala Karena Wajibkan Sertifikat Vaksi...

    Nicki Minaj (Foto: Frazer Harrison/Getty Images). Nicki Minaj, si ratu bokong "geal-geol", kembali menyentak kancah musik arus utama. Menyusul acara prestis

    on Sep 15, 2021
    Eddie Jerome Vedder

    Eddie Vedder Merilis 'Long Way', Single Dari Album Solo Mendatang

    Eddie Vedder (Foto: Danny Clinch). Edward Louis Severson III atau yang lebih familiar dikenal dengan nama Eddie Vedder, pentolan salah satu dedengkot grunge

    on Sep 8, 2021
    Jonathan Davis

    Jonathan Davis Melanjutkan Tur Korn Pasca Isoman Penyembuhan Covid

    Jonathan Davis lebih banyak duduk di kursi selama konser berlangsung. Sebelumnya dikabarkan secara resmi oleh pihak Korn bahwa Jonathan Davis positif mengid

    on Aug 31, 2021
    Eric Clapton dan Brian May

    Brian May Sebut Eric Clapton dan Para Anti-Vaksin Lainnya 'Gila'

    Eric Clapton (Foto: Gareth Cattermole/Getty Images) / Brian May (Foto: Cole Bennetts/Getty Images). Brian May, sang gitaris Queen telah mengomentari pengumu

    on Aug 8, 2021