×
×

Search in Mata Mata Musik

Pemerintah Inggris Suntik Dana Bantuan Rp 28 Triliun Untuk Industri Hiburan

Posted on: 07/7/20 at 7:30 am

Pemerintah Inggris Suntik Dana Bantuan Rp 28 Triliun Untuk Industri Hiburan
Konser duo elektronik Justice di O2, Brixton Academy, London, Inggris, 29 September 2017. (Foto: Luke Dyson).

Pemerintah Britania Raya telah mengungkapkan paket bantuan darurat senilai £ 1,57 miliar (Rp 28 trilun) untuk sektor industri hiburan di tengah krisis virus Corona.

Uang itu akan didistribusikan ke berbagai venue musik, teater, galeri, bioskop independen, museum, dan situs-situs warisan dalam bentuk pinjaman dan hibah.

Baca juga: Recording Academy dan MusiCares Siapkan Dana Bantuan Virus Corona Untuk Industri Musik

Inggris akan menerima bagian terbesar dari uang tunai itu: £ 880 juta (Rp 15,7 triliun) dalam bentuk hibah dan £ 270 juta (Rp 4,8 triliun) dalam bentuk pinjaman, sedangkan dana lebih lanjut senilai £ 100 juta (Rp 1,7 triliun) akan menguntungkan English Heritage Trust dan lokasi kultural lainnya di Inggris. Tambahan dana sebesar £ 120 juta (Rp 2,1 triliun) juga telah ditandai untuk memulai kembali proyek-proyek konstruksi dan infrastruktur di seluruh negeri.

Skotlandia akan menerima total £ 97 juta (Rp 1,7 triliun), Wales menerima £ 59 juta (Rp 1 triliun) dan Irlandia Utara menerima £ 33 juta (Rp 589 miliar).

Paket dukungan ini datang setelah kampanye #LetTheMusicPlay diluncurkan minggu lalu, di samping surat terbuka yang ditandatangani oleh lebih dari 1.400 artis, yang menyerukan Sekretaris Budaya Oliver Dowden dan pemerintah Britania Raya untuk segera mengambil langkah-langkah untuk mengamankan masa depan scene musik live Inggris yang sedang berjuang melalui krisis.

Pemerintah telah mengatakan bahwa paket itu adalah “investasi satu kali terbesar dalam kultur Inggris”.

Perdana Menteri Boris Johnson menambahkan: “Dari teater ikonik dan acara musikal, berbagai pameran memikat di galeri kelas dunia kami, hingga konser yang diadakan di berbagai venue bawah tanah lokal, industri kultur Inggris adalah detak jantung negara ini”.

“Uang ini akan membantu melindungi sektor ini untuk generasi mendatang, memastikan kelompok seni dan venue seni di seluruh Inggris dapat tetap bertahan dan mendukung staf mereka sementara pintu dan gorden mereka tetap tertutup”.

Selaku CEO UK Music, Tom Kiehl telah merespons berita tersebut, dengan mengatakan (melalui Music Week): “Paket dukungan £ 1,57 milyar untuk seni adalah langkah besar ke depan dan pasti akan menjadi penyelamat bagi banyak venue musik”.

Dia kemudian menambahkan: “Industri musik adalah salah satu sektor pertama yang terkena dampak langkah-langkah yang mengatasi Covid-19. UK Music telah lama menyerukan dukungan khusus bagi sektor ini untuk memastikan musik live dapat pulih”.

“Kelayakan untuk mendapatkan hibah dan pinjaman harus seluas mungkin untuk memastikan penerimaan yang maksimum untuk seluruh industri dari mereka yang sangat membutuhkan bantuan. Mereka yang tidak memiliki rekam jejak pendanaan publik juga tidak boleh dirugikan”.

Baca juga: Bagaimana Paket Bantuan Virus Corona Dapat Membantu Tenaga Kerja Industri Musik

Baru-baru ini dilaporkan bahwa 70% venue dan teater musik Inggris berisiko ditutup secara permanen kecuali pemerintah mengambil tindakan.

Peringatan gamblang itu mengikuti kampanye #saveourvenue dari Music Venue Trust pada bulan April untuk membantu mendukung 556 venue musik yang terancam ditutup secara permanen di seluruh negeri.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Industri Hiburan

    Surat Terbuka Untuk Presiden Jokowi Tentang Lumpuhnya Industri Hiburan

    JogjaROCKarta Festival, salah satu ikon industri hiburan kota Yogyakarta. (Foto: dok. Rajawali Indonesia). Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Setahun

    on Mar 3, 2021
    Live Nation

    Saham Live Nation Capai Titik Tertinggi Saat Pendapatannya Capai Titik...

    Live Nation Entertainment baru-baru ini mempublikasikan hasil laporan finansial tutup tahun 2020 mereka. Pendapatannya menurun 92% pada kuartal keempat dib

    on Feb 26, 2021
    Konser

    Uji Konser Tanpa Social Distancing Primavera Sound Hasilkan 0% Terinfe...

    PRIMA-CoV. (Foto: via Primavera Sound). Pakar penyakit menular Dr. Anthony Fauci berharap konser di Amerika Serikat (AS) bisa kembali digelar pada musim gug

    on Jan 19, 2021
    Konser

    Pakar Penyakit Menular Dr. Fauci Optimis Konser Kembali Digelar Pada T...

    Dr. Fauci. (Foto: dok. Consequence of Sound). Pada konferensi virtual yang diselenggarakan oleh Association of Performing Arts Professionals, Dr. Anthony Fa

    on Jan 12, 2021