×
×

Search in Mata Mata Musik

Pemerintahan Donald Trump Pertimbangkan Akan Melarang TikTok di AS

Posted on: 07/8/20 at 10:00 am

Pemerintahan Donald Trump Pertimbangkan Akan Melarang TikTok di AS

Menurut Sekretaris Negara Mike Pompeo, Administrasi Pemerintahan Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk melarang penggunaan TikTok di Amerika Serikat (AS). Ini karena masalah keamanan dan privasi yang potensial.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Mike Pompeo mengatakan bahwa pengguna TikTok menyerahkan informasi pribadi mereka ke “Partai Komunis Tiongkok.”

Baca juga: TikTok Ditegur 20 Advokat Lebih Atas Pelanggaran Hak Privasi Anak-anak

TikTok sudah lebih dahulu dilarang di India. Para pejabat Australia juga mengancam akan mengambil tindakan serupa karena masalah keamanan. Sekarang, sepertinya AS mungkin juga melarang aplikasi berbagi video tersebut.

Mike Pompeo mengungkapkan dalam wawancaranya dengan Fox News mengapa Administrasi Trump “mempertimbangkan” untuk melarang TikTok. Dia memperingatkan bahwa orang AS hanya boleh mengunduh aplikasi “jika Anda ingin informasi pribadi Anda berada di tangan Partai Komunis China”.

“Kami menganggap ini sangat serius dan kami tentu mempertimbangkannya. Kami telah menangani masalah ini sejak lama,” katanya. “Sehubungan dengan aplikasi Cina di ponsel masyarakat, saya dapat meyakinkan Anda bahwa AS akan mendapatkan hak yang ini juga.”

TikTok memiliki lebih dari 65 juta pengguna aktif di AS saja. Selain itu, secara konsisten memiliki peringkat sebagai salah satu aplikasi yang paling banyak diunduh di App Store Apple. Menurut perusahaan analitik Sensor Tower, TikTok diunduh 315 juta kali dalam tiga bulan pertama tahun ini. Itu adalah unduhan triwulanan yang lebih banyak daripada aplikasi lain mana pun dalam sejarah.

Terlepas dari keberhasilannya, para pejabat pemerintah AS telah menyatakan keprihatinan atas jumlah data yang dikumpulkan TikTok dibandingkan dengan platform media sosial lainnya. Ini semua khususnya memprihatinkan bagi pemerintah AS karena TikTok adalah perusahaan Cina. Pada 2019, militer AS melarang personilnya menggunakan aplikasi pada ponsel dan perangkat yang dikeluarkan pemerintah.

Mengikuti komentar Mike Pompeo, juru bicara TikTok merilis pernyataan yang menyatakan bahwa aplikasi tersebut tidak memberikan info pengguna kepada pemerintah Cina.

“TikTok dipimpin oleh CEO Amerika,” kata juru bicara itu. “Dengan ratusan karyawan dan pemimpin utama di bidang keselamatan, keamanan, produk, dan kebijakan publik di sini di AS. Kami tidak memiliki prioritas yang lebih tinggi daripada mempromosikan pengalaman aplikasi yang aman dan aman untuk pengguna kami. Kami tidak pernah memberikan data pengguna kepada pemerintah Tiongkok, kami juga tidak akan melakukannya jika diminta”.

Baca juga: Inilah Cara TikTok Menggunakan Brit Awards 2020 Untuk Menambah Kredibilitas

Jika Administrasi Trump melarang TikTok, itu dapat menyebabkan beberapa implikasi besar dalam industri hiburan. TikTok telah menjadi platform untuk penemuan banyak artis terutama para musisi selama bertahun-tahun. Termasuk Lil Nas X dan Ashnikko pada awalnya ditemukan di aplikasi berbagi video tersebut.

Wawancara lengkap Mike Pompeo dengan Fox News tersedia untuk ditonton di bawah ini.

Apakah kamu pikir Administrasi Trump harus melarang TikTok karena masalah privasi? Beri tahu kami di komentar di bawah.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Kenny Gabriel

Kenny Gabriel Fitur Moneva & Popsickle Semangati Rasa Percaya Diri Via...

Kenny Gabriel, MONEVA, POPSICKLE. Perfomer/Produser/Musisi/Pencipta Lagu/DJ Kenny Gabriel telah mengeluarkan single ketiga bernapaskan pop dan R&B yang

on Oct 27, 2020
Syifa Hadju

Aktris Syifa Hadju Unjuk Bakat Menyanyi Via Single Perdana 'Setia atau...

Syifa Hadju. (Foto: MD Musik Indonesia). Siapa yang nggak kenal Syifa Hadju? Kalau belum ya kenalan dulu. Aktris yang kini sedang naik daun dari kemampuan b

on Oct 26, 2020
Anneth

Anneth Merilis 'Mungkin Hari Ini Esok Atau Nanti', Single Baru Pop Yan...

Anneth. Anneth Delliecia Nasution yang akrab di sapa Anneth, adalah salah satu bintang jebolan ajang pencarian bakat yang terbilang sukses di dunia hib

on Oct 24, 2020
Arfa

Arfa Patahkan Stereotip Via 'Holy', Single Tentang Jenis Cinta Yang Le...

Arfa. Setelah sukses merilis single debutnya, 'Next Flight', Arfa kembali hadir dengan single berjudul 'Holy' pada hari Jum'at, 16 Oktober. Terinspirasi dar

on Oct 19, 2020